MANAGED BY:
KAMIS
25 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Jumat, 01 Januari 2021 15:04
Mengisi Waktu

Mereka menerapkan konsep menghargai waktu yang ditulis dalam Al-Qur’an yaitu “Faidzaa faraghta fanshab”(Maka apabila kamu telah selesai dari satu urusan, maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain). Tidak pernah ada waktu kosong bagi mereka. Transisi kekosongan selalu diisi dengan menghasilkan karya dan nilai manfaat.

Perintah Allah di atas, contoh dari Rasulullah SAW dan sahabat diwarisi oleh para ulama dalam mengisi waktu dan hidup mereka. Tidak mengherankan lahir karya-karya hebat dari para ulama yang sampai kepada generasi selanjutnya.

Di antara ulama yang mendedikasikan hidup dan waktunya untuk berkarya dan beribadah adalah Ibnu Taimiyah. Beliau meninggal pada usia 57 tahun dengan karya tulis sekitar 500 jilid. Ketika sakit, dokter menyarankan banyak istirahat agar cepat sembuh. Bukannya beristirahat banyak, justru beliau banyak membaca dan menulis. Ibnu Taimiyah mendebat dokter, “bukankah diri seseorang akan menguat jika dia bahagia?”

Ucapan ini diiyakan dokter. Ibnu Taimiyah melanjutkan ucapannya, “aku bahagia dengan ilmu, maka aku menjadi semangat”. Dokternya mengatakan, ini di luar kebiasaan kami mengobati pasien.

Al-Hafizh al-Mundziri telah menulis banyak kitab, terdapat 90 jilid dan 700 juz di luar karangannya. Tetangganya memberikan testimoni bahwa setiap malam di rumah al-Mundziri selalu terpancar cahaya lentera yang mengisyaratkan ia dengan buku-buku dan belajar. Bahkan disebutkan, saat makan pun, di hadapannya ada buku.

Ibnu al-Jauzi menyusun lebih dari 500 judul kitab, dengan jumlah jilid yang fantastis; 2.000. Ulama lain, Ibnu al-Wardi mencoba mengalkulasi, jika karya Ibnu al-Jauzi dibagi dengan umurnya, rata-rata per hari dia menulis sembilan buku.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 20 Februari 2021 10:59

Kaya Mendadak

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 12 Februari 2021 12:11

Iklan Pernikahan Dini

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Sabtu, 06 Februari 2021 11:24

NU dan Muhammadiyah Elitis?

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Sabtu, 06 Februari 2021 10:56

Membaca Minggu Pertama Kapolri Baru

Oleh: Rudy Mas'ud Tepat seminggu pelantikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia…

Sabtu, 30 Januari 2021 10:30

Kesempatan dalam Kesempitan Bencana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Kamis, 28 Januari 2021 10:20

Seaglider dan Early Warning System

Oleh: Rudy Mas'ud* Sekira dua pekan lalu, saya menginterupsi Rapat…

Jumat, 22 Januari 2021 12:02

Ramalan Bencana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda.    …

Rabu, 20 Januari 2021 10:08

Keputusan Akhir Legal Standing Wartawan dan Advokat Sebagai Pemohon Informasi Publik

Oleh : Hendra J Kede Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat…

Senin, 18 Januari 2021 10:34

Apakah Benar Indonesia Dijajah oleh Pemerintah Belanda?

Oleh: Dadang IK Mujiono Mahasiswa S3 Departemen Asia Tenggara National…

Jumat, 15 Januari 2021 13:14

Mengundang dan Mengusir Banjir

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers