MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 01 Januari 2021 13:50
Menikah Perlu Persiapan, Termasuk Vaksinasi
PERSIAPKAN DIRI: dr Dirga Sakti Rambe (kanan) bersama juru bicara pemerintah untuk Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro.

PROKAL.CO,

Vaksin diberikan tidak hanya pada saat kondisi terjadi pandemi. Ada beberapa kondisi masyarakat seharusnya mendapatkan vaksinasi untuk alasan menjaga kesehatan dan pencegahan terhadap penyakit tertentu. Kendati begitu masih ada masyarakat yang belum memiliki pemahaman akan pentingnya vaksinasi pada kondisi tertentu, seperti untuk persiapan pernikahan dan perjalanan.

“Karena menikah butuh persiapan dan terkait dengan kesehatan, ada vaksin yang disediakan untuk diberikan kepada calon pengantin,” terang dr Dirga Sakti Rambe, vaksinolog dan spesialis penyakit dalam.

Lebih lanjut Dirga menyebut, menikah terkait juga dengan kehamilan, yang kehamilan juga perlu dipersiapkan agar berjalan lancar. “Vaksin yang direkomendasikan untuk pernikahan di antaranya vaksin Hepatitis B, vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks, vaksin tetanus toxoid untuk melindungi agar kelak anak tidak terkena tetanus neonatorum, dan vaksin MMR untuk mencegah infeksi rubella pada kehamilan yang bisa menyebabkan cacat janin,” paparnya.

Selain melakukan vaksinasi untuk mempersiapkan pernikahan, masyarakat juga dianjurkan untuk vaksinasi saat merancanakan perjalanan ke luar negeri. Biasanya vaksin ini ditetapkan oleh negara tujuan. Dan yang perlu diketahui masyarakat, vaksin paling cepat bekerja setelah dua minggu penyuntikan. Oleh karena itu apabila ada rencana untuk melakukan perjalanan luar negeri, maka harus mempersiapkan vaksinasi dua minggu sebelumnya, sehingga setelah tiba di negara tujuan maka sudah terlindungi.

“Vaksinasi biasanya dilakukan saat berangkat umrah atau naik haji maka wajib vaksinasi meningitis. Kalau ingin ke beberapa negara di Afrika, wajib untuk vaksin yellow fever. Oleh karena itu sebelum berangkat pastikan adakah persyaratan tertentu terkait vaksinasi yang harus diberikan ke negara tujuan”, tutup Dirga. (pen/ssw/vjy/dwi)


BACA JUGA

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…

Rabu, 03 Maret 2021 13:08

Setahun Covid-19, Tes Masih Rendah

Setahun Covid-19 masuk ke Indonesia sejak 2 Maret 2020, angka…

Selasa, 02 Maret 2021 11:17
Lanjutan Sidang Pembuktian MK

Saksi Soroti Batalnya Diskualifikasi Petahana

JAKARTA– Tidak dijalankannya rekomendasi Bawaslu Nias Selatan (Nisel) yang mendiskualifikasi…

Selasa, 02 Maret 2021 11:07

Revisi UU ITE, Undang Ahmad Dhani sampai Baiq Nuril

JAKARTA– Tim Kajian Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi…

Selasa, 02 Maret 2021 09:47

Insentif dan Tunjangan Nakes Berpotensi Bemasalah

JAKARTA– Ketua Terpilih PB IDI dr Adib Khumaidi SpOT menuturkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers