MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 01 Januari 2021 13:49
Bulan Ini Mulai Distribusikan Vaksin Sinovac
DATANG LAGI: Pekerja memindahkan dan mengikat cold storage container berisi vaksi Sinovac di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (31/12). Hanung Hambara/Jawa Pos

PROKAL.CO,

JAKARTA – Sebanyak 1,8 juta vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, kemarin (31/12). Artinya, sudah ada 3 juta vaksin Sinovac yang masuk ke Indonesia setelah yang pertama datang sebanyak 1,2 juta pada awal Desember lalu.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi memantau langsung kedatangan vaksin tersebut di Bandara Soetta pada pukul 11.55. Vaksin yang dikirim dari Beijing, Tiongkok, itu diangkut dengan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-890D.

Sebanyak 1,8 juta vaksin tersebut ditempatkan dalam 11 unit envirotainer. Vaksin lantas dibawa ke warehouse Garuda Indonesia untuk pengisian ulang daya envirotainer. Setelah itu, vaksin akan dibawa dan disimpan di kantor pusat Bio Farma di Bandung. Pengiriman dan penyimpanan dilakukan sesuai dengan standar WHO.

Budi menjelaskan, dalam rapat terbatas bersama presiden Senin (28/12) diputuskan, pelaksanaan vaksinasi nasional Covid-19 dimaksimalkan. Budi juga memaparkan rencana vaksinasi. ’’Insya Allah, dengan doa seluruh rakyat Indonesia, sebelum rakyat kembali bekerja pada Januari, vaksin didistribusikan ke 34 provinsi,’’ katanya.

Sesuai dengan rencana, prioritas pertama vaksinasi adalah para tenaga kesehatan. Dia menyatakan bahwa program vaksinasi tersebut merupakan salah satu strategi utama dalam menyelesaikan pandemi Covid-19. Dibutuhkan waktu lebih dari 12 bulan untuk menuntaskan urusan vaksinasi tersebut. Budi meminta masyarakat tetap disiplin menaati protokol kesehatan.

Menlu Retno mengungkapkan, 15 juta dosis bulk vaccine dari Sinovac juga datang dalam waktu dekat. Bulk vaccine itu bakal dimanufaktur Bio Farma.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:29

Kejar Maling karena HP Miliknya, Miskadi Malah Dikeroyok dan Ditusuk Hingga Tewas

Nasib malang menimpa seorang pria bernama Ahmad Miskadi, 40, asal…

Jumat, 05 Maret 2021 11:19

Politik Uang Mendominasi Sidang Pembuktian MK

Persoalan money politics tampak mendominasi keterangan saksi di sejumlah sidang…

Jumat, 05 Maret 2021 11:18

JPU Tuntut Djoko Tjandra Empat Tahun Penjara

JAKARTA– Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung (JPU Kejagung) sudah menyampaikan…

Jumat, 05 Maret 2021 10:42

Belum Ada Jaminan Vaksin Sinovac Cegah Orang Terinfeksi Varian B117

JAKARTA– Keberadaan mutasi B117 SARS-CoV-2 di Indonesia terus menjadi sorotan.…

Kamis, 04 Maret 2021 11:21

KPK Usut Suap Pajak Puluhan Miliar

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut indikasi suap di…

Kamis, 04 Maret 2021 11:05
DKPP Nilai Sikap KPU Tepat

Eks Koruptor Lolos, Tujuh Penyelenggara Dipecat

JAKARTA– Polemik kelayakan eks terpidana kasus korupsi Yusak Yaluwo yang…

Kamis, 04 Maret 2021 10:37

Disergap saat Patroli, Anggota Brimob Gugur

Di Jawa Timur, Densus 88 Antiteror melakukan serangkaian penangkapan terduga…

Rabu, 03 Maret 2021 14:09

KPU Usul Start Pemilu 2024 di Tahun Ini, Ubah Waktu Tahapan Jadi 30 Bulan

JAKARTA- Tahapan pemilihan umum (pemilu) masih terus digodok untuk mendapat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:37

DPT Jadi Basis Data Vaksinasi

JAKARTA– Data daftar pemilih tetap (DPT) akan digunakan sebagai salah…

Rabu, 03 Maret 2021 13:09

Tambah 10 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19

Total pemerintah telah mendatangkan 38 juta dosis vaksin dari Sinovac.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers