MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 26 Desember 2020 12:17
Tekan Covid-19, Gelontorkan Rp 1,5 Miliar, Pemkot Bontang Beli Alat Donor Apheresis
BERI PELUANG SEMBUH: Alat donor apheresis yang dimiliki Pemkot Bontang untuk membantu pasien Covid-19 sembuh lewat terapi plasma konvalesen.

PROKAL.CO,

Demi meningkatkan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 yang dirawat, Pemkot Bontang membeli alat donor agar bisa melakukan terapi plasma konvalensen. 



BONTANG–Berbagai langkah diambil Pemkot Bontang untuk menekan angka penderita Covid-19. Salah satunya dengan pengadaan alat terapi apheresis. Harganya mencapai Rp 1,5 miliar.

Alat ini bekerja dengan mengambil plasma konvalesen yang mengandung antibodi Covid-19. Diambil dari pasien yang telah sembuh. “Lalu didonorkan ke pasien untuk melawan virus,” kata Humas PMI Bontang Ashar.  Dia menyebut, alat keluaran terbaru dengan daya 1.000 watt itu hanya terdapat di tiga kota. Yakni di Tangerang, Makassar, dan Banjarmasin.

Namun, tidak semua penyintas Covid-19 yang bisa menjadi pendonor. Syaratnya, mesti sembuh paling tidak dua pekan. Serta telah melakukan swab PCR sebanyak dua kali dengan hasil negatif. “Kondisinya sehat. Tekanan darah 110/70, dan trombosit di atas 160,” terangnya.

Pengoperasian alat ini juga mesti dilakukan oleh ahli. Mengingat prosesnya yang memakan waktu tak sebentar, dan biaya yang menguras kocek tebal. Dikatakan Tyas, teknisi pengoperasian terapi apheresis, satu stater kit seharga Rp 3,5 juta. Sedangkan proses pendonoran selama sejam. “Kalau pendonoran gagal, maka starter kit sudah tidak bisa dipakai,” terangnya.

Direncanakan, uji coba donor plasma dilakukan Januari. Sembari menunggu arahan dari Dinas Kesehatan Bontang. (edw/rdh/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Januari 2021 11:51

Sangasanga Dalam Longsor, Sumur Migas Stop Sementara, Puluhan KK Mengungsi

Diduga karena intensitas hujan yang tinggi, ditambah kondisi tanah yang…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:50

ASTAGA.!! Oknum Aparat Kampung Korupsi Berjamaah

SENDAWAR - Di tengah wabah corona yang kian meningkat, kasus…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:47

Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Berau Turun

TANJUNG REDEB- Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sangat menurun…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:44

Tembus Rp 500 Miliar, Pemkab Fokus Lunasi Utang MYC

Program multiyears contract (MYC) atau tahun jamak sangat dibutuhkan dalam…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:42

Anak Baru Lahir Wajib Punya KIA, Disdukcapil Siap Fasilitasi di Tingkat TK

SANGATTA - Sesuai edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), anak baru…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:39

Stok Kantong Jenazah di Berau Habis

TANJUNG REDEB – Persediaan kantong jenazah diBadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD)…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:28

Di PPU, Positif Covid-19 Bertambah 35 Orang

PENAJAM–Kasus pasien positif baru di Penajam Paser Utara (PPU) terus…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:27

PPU Masih Perlu 800 Pegawai Pemerintah

F-ASEP SAIFI KPUSUL KUOTA: Puluhan pegawai Pemkab PPU pensiun tahun…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:26

ASN Tak Boleh Ambil Cuti Tahunan, Dilarang ke Luar Daerah, Perjalanan Dinas Harus Seizin Bupati

Kasus positif Covid-19 di Penajam Paser Utara makin mengkhawatirkan, pemkab…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:17

Pelanggar Prokes Masih Tinggi, Warga Bontang Mulai Jenuh dengan Aturan Ketat

Protokol kesehatan menjadi jurus ampuh dalam melawan paparan virus corona.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers