MANAGED BY:
JUMAT
05 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 18 Desember 2020 13:50
Lebih Serius Garap Wakaf Uang
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA – Potensi wakaf uang di Indonesia sangat tinggi. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) Tarmizi menyebutkan bahwa nominalnya bisa mencapai Rp 180 triliun. Sayang, pemerintah belum maksimal menggarapnya.

Tarmizi menjelaskan bahwa Kemenag akan mengawali gerakan wakaf uang. Rencananya, aparatur sipil negara (ASN) di Kemenag akan didorong untuk menyalurkan wakaf uang atau wakaf tunai pada akhir tahun ini. Selain menjadi contoh, gerakan wakaf ASN Kemenag sekaligus bisa mengedukasi masyarakat.

Menurut Tarmizi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa tentang wakaf uang. Itu bisa menjadi landasan umat Islam untuk membayar wakaf secara tunai. ”Selama ini wakaf uang belum banyak dikenal,” katanya kemarin (17/12).

Tarmizi menjelaskan bahwa wakaf uang pun nanti beragam. Ada yang berbentuk sukuk, saham, atau lainnya. Salah satu skemanya, masyarakat bisa membayar uang wakaf dan kemudian mendapat uangnya kembali setelah periode tertentu. Namun, masyarakat tidak mendapatkan nilai manfaat. Sebab, nilai manfaat dikelola menjadi dana wakaf.

Sejauh ini, masyarakat lebih mengenal wakaf sebagai wakaf tanah. Padahal, untuk membayar wakaf tanah, masyarakat membutuhkan biaya yang besar. Namun, total aset tanah wakaf di Indonesia mencapai 522 juta meter persegi dan tersebar di hampir 400 ribu titik. ”Mulai yang sekian meter sampai yang luasnya berhektare-hektare,” jelas Tarmizi.

Tantangan lain dalam pengumpulan wakaf, menurut dia, adalah keberadaan nazir atau petugas wakaf. Banyak petugas yang menjadikan profesi nazir sebagai pekerjaan sampingan. Itu membuat pengelolaan harta wakaf tidak maksimal.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 22:52

Kondisi Ekonomi Membaik, Inflasi Kaltim Terkendali 0,37% November

SAMARINDA - Provinsi Kaltim November 2020 tercatat mengalami inflasi 0,37%…

Selasa, 01 Desember 2020 12:27

Sempat Dihantam Pandemi, Kontribusi UMKM Perlahan Alami Perbaikan

Sempat mengalami penurunan penjualan hingga 90,10 persen pada April lalu,…

Selasa, 01 Desember 2020 12:26

Lirik Potensi Kaltim, Biznet Investasi Rp 30 Miliar

BALIKPAPAN- Perusahaan infrastruktur digital, Biznet berencana memperluas jaringannya ke Kaltim.…

Selasa, 01 Desember 2020 12:25

Aktivitas Bisnis Bergeliat, Kinerja Perhotelan Pulih

BALIKPAPAN- Kondisi perhotelan di Kota Minyak mulai bergairah. Berbeda dengan…

Selasa, 01 Desember 2020 12:23

Saat Ini, Momen Tepat Beli Rumah

SAMARINDA- Meski turut mendapat tekanan dari virus corona, para pengembang…

Selasa, 01 Desember 2020 12:20

Pengangguran Melonjak, Kritisi Dampak Politik Upah Murah

JAKARTA- Angka pengangguran yang terus bertambah berkorelasi pada banyak faktor.…

Selasa, 01 Desember 2020 09:32

Yamaha Gear 125, Skutik Multifungsi buat Anak Muda

BALIKPAPAN – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru saja…

Minggu, 29 November 2020 12:47

Tiongkok Sepakat Beli 200 Juta Ton Batubara RI Tahun Depan

JAKARTA - Realisasi penjualan batubara Indonesia dipastikan bakal mendapatkan rapor…

Sabtu, 28 November 2020 13:03

Genjot Ekspor Ikan Tuna ke Korsel

JAKARTA–Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan…

Sabtu, 28 November 2020 13:01

Eni Jadi Tumpuan Proyek IDD

Perusahaan minyak asal Italia, Eni, diharapkan bisa menjadi suksesor proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers