MANAGED BY:
SABTU
16 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 12 Desember 2020 13:53
Koalisi Gemuk Tak Jaminan, Faktor Individu dan Mesin Koalisi Menentukan
Pasangan Mahyunadi-Lulu Kinsu yang diusung Golkar, PKB, NasDem, PAN, PDIP dan Gerindra, dengan total 23 kursi parlemen, untuk sementara perolehan suaranya tertinggal.

PROKAL.CO,

KOALISI gemuk bukan jaminan bisa unggul telak di pesta demokrasi. Pemandangan itu sementara terjadi di dua daerah di Kaltim yang menggelar Pilkada Serentak 2020, 9 Desember lalu. Yakni Kutai Timur (Kutim) dan Bontang. Di Pilkada Kutim, pasangan Mahyunadi-Lulu Kinsu yang diusung Golkar, PKB, NasDem, PAN, PDIP dan Gerindra, dengan total 23 kursi parlemen, untuk sementara perolehan suaranya tertinggal.

Dikutip dari laman pilkada2020.kpu.go.id (11/12) sekira pukul 19.57 Wita, pasangan tersebut berada di posisi kedua dengan persentase perolehan suara sementara 36,4 persen. Di posisi teratas, milik pasangan Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang. Calon bupati dan wakil bupati Kutim itu diusung PKS, Demokrat, dan Berkarya dengan jumlah delapan kursi di parlemen. Hingga kemarin, persentase perolehan suara Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang mencapai 47,1 persen.

Di Bontang, koalisi gemuk untuk sementara juga tumbang. Pasangan nomor urut 02, Neni Moerniaeni-Joni yang diusung delapan parpol parlemen, untuk sementara perolehan suaranya tertinggal. Padahal, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota ini diusung Golkar, NasDem, Gerindra, PKS, Hanura, PAN, Berkarya, dan PPP dengan total 20 kursi. Ditambah lima parpol non-parlemen. Yakni Demokrat, PSI, Perindo, PKPI, dan Garuda.

Sementara itu, lawannya, Basri Rase-Najirah hanya diusung oleh dua parpol. Yaitu PDI Perjuangan dan PKB dengan jumlah lima kursi. Meskipun sedikit, tetapi itu sudah memenuhi ketentuan dari KPU. Pengamat politik Universitas Mulawarman (Unmul) Lutfi Wahyudi mengatakan, fenomena ini bersifat insidental. Sebab, tidak dapat diambil kesimpulan bahwa gerbong besar akan kalah di Pilkada Bontang 2020.

“Saya kurang yakin dengan faktor demikian yang terjadi,” kata Lutfi. Menurutnya, besar-tidaknya atau banyak-kecilnya parpol memang tidak menjamin akan memenangkan pertempuran di pesta demokrasi. Dikarenakan dukungan parpol ialah tiket untuk memenuhi persyaratan saat pencalonan. “Kesuksesan selanjutnya berkenaan dengan individu dari paslon itu sendiri,” ucapnya.

Pun dipastikan, hasil pileg tidak dapat menjadi acuan dengan pilkada. Tetapi sering terjadi di pelbagai daerah bahwa pilihan partai politik untuk mendukung paslon tertentu tidak linier dengan pilihan masyarakat terhadap calon kepala daerahnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 15 Januari 2021 15:00

Pembatasan Kegiatan Sudah Tepat, Cuma Dua Pekan, Asosiasi Perhotelan: Ini Bukan Pelarangan

PPKM tidak langsung melumpuhkan roda usaha. Melainkan membatasi interaksi. Pemerintah…

Jumat, 15 Januari 2021 13:12

Bentuk Kekebalan, Kaltim Butuh 4,5 Juta Dosis Vaksin

SAMARINDA-Kaltim memerlukan jutaan dosis vaksin lagi agar terbentuk kekebalan kelompok…

Jumat, 15 Januari 2021 13:10

Usai Belajar Daring, Bocah Diterkam Buaya

SANGATTA–“Monster” Sangatta kembali beraksi Kamis (14/1) sekitar pukul 12.00 Wita.…

Jumat, 15 Januari 2021 12:07

Bantu Gempa di Mamuju, Basarnas dari Balikpapan Kirim 27 Personil

SAMARINDA - Basarnas di Balikpapan mengirimkan 27 personil untuk membantu…

Jumat, 15 Januari 2021 12:06

Berpulangnya Ulama Teduh Syekh Ali Jaber, Bercita-cita Mencetak 1 Juta Penghafal Al-Qur’an

Dakwah-dakwahnya yang sejuk juga mewujud dalam laku keseharian Syekh Ali…

Jumat, 15 Januari 2021 12:02

Gempa di Sulbar Terasa di Kaltim, Banjir Besar di Kalsel

BALIKPAPAN-Gempa bumi mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) kemarin (14/1).…

Jumat, 15 Januari 2021 11:03

Pemerintah Janji Laksanakan Seluruh Rekomendasi Komnas HAM

JAKARTA- Pemerintah menerima laporan penyelidikan peristiwa penembakan enam anggota Laskar…

Jumat, 15 Januari 2021 10:54

Kasus HAM Tugas Penting Kapolri Baru

JAKARTA- Komisi III DPR RI akan melakukan fit and proper…

Kamis, 14 Januari 2021 16:31

Duh Ngeri..Bocah di Sangatta Kembali Diterkam Buaya

Buaya di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, dikabarkan kembali memakan…

Kamis, 14 Januari 2021 13:37

Sengketa Pilkada Balikpapan, Kukar dan Kutim di MK, Jadwal Sidang Diumumkan 18 Januari

TAHAPAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 segera berakhir. Bagi pasangan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers