MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 05 Desember 2020 12:23
Baru Empat Lembaga Survei yang Daftar
Swing Voters di Samarinda Tinggi, Politik Uang Bakal Masif
-ilustrasi

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Pemilihan kepala daerah pada Pilkada Serentak 2020 bakal tersaji lima hari lagi. Minus Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), warga yang tercatat sebagai daftar pemilih tetap di sembilan daerah di Kaltim, bakal memastikan ke mana hak pilihnya mengalir pada 9 Desember nanti.

Meski memiliki akurasi rendah, prototipe hasil pemilu bisa ditakar lewat hasil jajak pendapat beberapa lembaga survei.

Untuk peninjauan arah pemilu itu tak sembarang lembaga survei bisa merilisnya. Harus yang terdaftar di penyelenggaraan pemilu. Di Kota Samarinda misalnya, baru terdapat empat lembaga survei yang sudah mengajukan diri sebagai lembaga jajak pendapat.

“Sejauh ini masih empat. Namun, pendaftaran masih dibuka hingga 8 Desember nanti,” ucap M Najib, komisioner KPU Samarinda Bidang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (4/12). Empat lembaga yang sudah mengajukan diri itu, Poltraking Indonesia, Indo Barometer, Jaringan Isu Publik (JIP), dan Media Survei Nasional. Selain lembaga jajak pendapat, ada pula lembaga pemantau pemilihan yang sudah terverifikasi di KPU.

Untuk lembaga pemantauan ini sudah selesai diverifikasi pada 2 Desember lalu. Terdapat  tiga lembaga yang terdaftar di KPU Samarinda.Yakni Komite Independen Pemantauan Pemilu (KIPP), Samarinda Merah Putih, dan Pilkada Watch.Penentuan siapa saja lembaga pemantau atau lembaga jajak pendapat itu, lanjut Najib, berpedoman pada Keputusan KPU RI Nomor 296/PP.06-Kpt/06/KPU/VI/2020 yang terbit 30 Juni 2020.

Dari surat keputusan itu, entitas ketiga yang turut andil mengawal jalannya pesta demokrasi itu harus bersifat independen dan memiliki kompetensi. “Juga ada sumber dana yang jelas berasal dari mana. Karena ini untuk menentukan independensinya,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 25 Januari 2021 11:30

Pasien Sembuh Capai 798.810 Orang, Kaltim Urutan Kelima

Perkembangan harian penanganan Covid-19 per 24 Januari 2021, jumlah pasien…

Senin, 25 Januari 2021 11:06

Ancaman Krisis Gizi di Tengah Pandemi, Abaikan Pola Asuh Sebabkan Kematian

Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai hal. Salah satu yang menjadi…

Senin, 25 Januari 2021 11:03

Kasus Gizi Buruk di Kaltim, Jangan Kendurkan Pelaksanaan Program

KASUS gizi buruk di Kaltim seolah “tenggelam” selama 2020 akibat…

Senin, 25 Januari 2021 10:47

Ge Nose Akan Dipakai di Kereta dan Bus Mulai 5 Februari

JAKARTA–Pemerintah akan mulai menggunakan alat deteksi Covid-19 Ge Nose untuk…

Senin, 25 Januari 2021 10:22

Indonesia Menuju 1 Juta Kasus Positif Covid-19

INDONESIA diperkirakan bakal mencapai angka 1 juta kasus positif Covid-19…

Senin, 25 Januari 2021 10:21

Ongkos Karantina Jamaah Umrah Rp 9,2 Juta

JAKARTA – Asosiasi travel umrah terus meminta pemerintah membebaskan jamaah…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers