MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 05 Desember 2020 12:20
Transfer Pusat, Kaltim Kebagian Rp 28 Triliun

Gubernur Minta Lelang Dipercepat, Belanja Daerah Digenjot

Isran Noor

SAMARINDA–Anggaran sebesar Rp 28 triliun dipastikan mengucur ke Kaltim pada tahun depan. Uang ini bersumber dari Daftar lsian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) 2021. Meski demikian, dibanding 2020, anggaran ini mengalami penurunan sekira Rp 3 triliun.

Sepanjang tahun ini, DIPA dan TKDD yang ditransfer pusat untuk pemprov dan sepuluh daerah di Kaltim sebesar Rp 31,79 triliun. Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor, anggaran senilai Rp 28 triliun itu diharapkan bisa menggenjot ekonomi Kaltim yang melambat akibat Covid-19. Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, sambung dia, dana yang diterima diharapkan bisa terserap optimal untuk membantu perekonomian masyarakat.

"Saya bersyukur penyerahan DIPA dan TKDD lebih cepat. Sehingga kegiatan bisa dilaksanakan 2021 sejak awal Januari," kata Isran (4/12). Sementara itu, perincian alokasi DIPA dan TKDD untuk Kaltim terdiri dari; pemprov sebesar Rp 4,18 triliun,   Kabupaten Kutai Kartanegara Rp 2,7 triliun, Kabupaten Berau Rp 1, 51 triliun, Kabupaten Kutai Barat Rp 1,43 triliun, Kabupaten Kutai Timur Rp 2,13 triliun, Kabupaten Paser Rp 1,3 triliun, Kabupaten Penajam Paser Utara Rp 851,4 miliar, dan Kabupaten Mahakam Ulu Rp 999 miliar.

Selanjutnya, Kota Balikpapan Rp 1,08 triliun, Kota Bontang Rp 719 miliar, dan Kota Samarinda kebagian Rp 1,35 triliun. Gubernur meminta agar dokumen terkait lelang dan kontrak segera disiapkan agar dana tersebut segera bergulir di masyarakat. Di sisi lain, Isran berharap upaya pemulihan ekonomi dan pembangunan tidak saja bersumber dari APBN/APBD, tetapi pihak swasta juga bisa berperan untuk menggeliatkan ekonomi.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DPJb) Kaltim Midden Sihombing menyampaikan dana alokasi tersebut diberikan ke 425 satuan pada 40 kementerian atau lembaga negara di Kaltim dengan nilai Rp 10 triliun. Kemudian sisanya, berupa alokasi dana TKDD ke pemprov dan 10 kabupaten/kota senilai Rp 18 triliun. "Penyaluran melalui tiga Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dalam wilayah kerja Kanwil DPJb Kaltim," imbuhnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi melambat. Untuk menyiasatinya, salah satu caranya adalah optimalisasi belanja daerah. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Kaltim Tutuk SH Cahyono, pun mengamini hal ini.  “Di sisi pengeluaran, perbaikan kinerja terjadi pada hampir seluruh komponen, terutama pada komponen konsumsi pemerintah seiring percepatan belanja daerah untuk memulihkan ekonomi di Kaltim,” kata Tutuk.

Lanjut dia, secara tahunan, hampir seluruh komponen sisi pengeluaran mengalami perbaikan seiring lebih membaiknya penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah daerah pada Triwulan III 2020. Apabila melihat produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim Triwulan III, terlihat bahwa belanja pemda mampu tumbuh positif.

“Dan belanja pemda ‘kan saat ini banyak diprioritaskan untuk penanganan Covid-19. Jadi, saat kondisi seperti saat ini, peran pemerintah mampu membantu agar kondisi ekonomi membaik. Perkembangan ekonomi Kaltim triwulan III 2020 sudah membaik dibandingkan Triwulan II 2020 dan peran pemerintah berpengaruh,” beber Tutuk. (nyc/riz/k16)


BACA JUGA

Jumat, 22 Oktober 2021 00:07

Sabar, PTM SMA dan SMK di Kaltim Tunggu Izin Gubernur

 Pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas untuk jenjang SMA,…

Rabu, 20 Oktober 2021 19:47

Wacana Terapkan Parkir Berlangganan, Berencana Gandeng Polda Kaltim

SAMARINDA–Karut-marut pengelolaan parkir di berbagai penjuru ruas jalan Samarinda, menjadi…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:24

Proyek Jalan Lingkar IKN Bisa Dimulai 2022

BALIKPAPAN–Perencanaan infrastruktur kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) ibu kota negara…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:21

Imbas Curah Hujan Tinggi dan Pembukaan Lahan, Akses Bandara Lumpuh

SAMARINDA-Lalu lintas di Samarinda Utara nyaris lumpuh Senin (18/10). Banjir…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:18

Fungsi Kaltim “Disunat”, Tak Bisa Banyak Berbuat

  HARGA batu bara lagi tinggi-tingginya. Kondisi itu bisa memicu terjadinya…

Selasa, 19 Oktober 2021 21:12

Membebaskan Pelabuhan Feri Penajam dari Praktik Cashback Perlu Ketegasan dari Regulator

SAMARINDA–Praktik cashback di pelabuhan feri masih terjadi. Terutama kendaraan yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:46

Drama Pencopotan Makmur Bakal Panjang, Berlanjut ke Pengadilan, Golkar Singgung Senioritas dan Legawa

SAMARINDA–Langkah Makmur HAPK untuk mengadang upaya DPD Golkar Kaltim yang…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:44

IKN yang Tanpa Merusak Hutan

Oleh: Dr Isradi Zainal Rektor Universitas Balikpapan   GREEN city merupakan…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Masih Ada Cashback, Operator Diminta Lapor

Pelabuhan Feri Kariangau, Balikpapan diyakini sudah terbebas dari praktik cashback atau uang…

Senin, 18 Oktober 2021 13:55

Bandara APT Pranoto "Hilang", Banjir Tenggelamkan 32 Titik Jalan di Samarinda

SAMARINDA - Hujan yang deras terjadi sejak Senin (18/10/2021) dini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers