MANAGED BY:
SABTU
06 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Jumat, 04 Desember 2020 15:30
Putin Perintahkan Vaksinasi Masal, Kendati Sputnik V Belum Lolos Uji Klinis

Pemerintah Rusia berencana memvaksin 400 ribu personel militer. Pada akhir tahun ini 80 ribu personel divaksin lebih dulu. Guru dan tenaga medis juga masuk skala prioritas, selanjutnya baru penduduk lain. Tidak ada paksaan dan gratis. Ada dua dosis yang disuntikkan dalam rentang 21 hari.

Rusia memang bertaruh dengan Sputnik V karena mereka tidak punya pilihan lain. Mereka duduk di posisi keempat secara global sebagai negara dengan angka penularan tertinggi. Total kasusnya mencapai 2.347.401 dan korban meninggal menembus 41.053 orang.

Kepala Direct Investment Fund Kirill Dmitriyev mengklaim, ada lebih dari 40 negara yang tertarik dengan Sputnik V, tapi tidak disebutkan negara mana saja. Saat ini pesanan awal untuk vaksin tersebut diklaim sudah mencapai 1,2 miliar dosis. Direct Investment Fund ikut berperan mengembangkan Sputnik V.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mendapatkan sorotan. Itu terjadi setelah beredar kabar bahwa dia akan menggelar pesta libur akhir tahun di departemen Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Acara yang akan berlangsung pertengahan Desember tersebut bakal mengundang ratusan orang. Padahal, para pakar sudah mengingatkan agar penduduk AS menghindari kerumunan karena masih pandemi Covid-19. Angka penularan dan kematian masih meroket di AS.

The Washington Post mengabarkan bahwa 900 undangan sudah disebar untuk satu acara pesta. Sekitar 180 undangan lain juga dikirim ke setiap duta besar asing untuk pesta lainnya. Sumber di internal departemen membeberkan bahwa Presiden AS Donald Trump juga menggelar pesta akhir tahun sehingga Pompeo merasa dirinya pun boleh melakukannya.

Berita tersebut mencuat di saat staf sejumlah departemen Kemenlu AS dilarang menggelar pesta. Kebijakan itu berlangsung mulai saat liburan Thanksgiving hingga Januari 2021. Sebagian staf Kemenlu AS bekerja dari rumah karena adanya kasus Covid-19 di gedung tersebut. (sha/c9/bay)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 11:57

Mobil Listrik Otonom Mengaspal 2022

VOLKSWAGEN (VW) siap menghadirkan kendaraan komersial listrik tanpa sopir (otonom)…

Jumat, 05 Maret 2021 11:44

Intelijen Informasikan Ancaman Serangan, Gedung Capitol Kembali Dijaga Ketat

WASHINGTON DC– Pengamanan di ibu kota Amerika Serikat diperketat sejak…

Jumat, 05 Maret 2021 11:28

Pemilu Depan, UMNO-Bersatu Pecah Kongsi

KUALA LUMPUR– Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin harus mencari…

Jumat, 05 Maret 2021 11:20

Markle-Harry Buka Kehidupan Keluarga kepada Oprah

LOS ANGELES- Drama keluarga Kerajaan Inggris diungkap Meghan Markle dan…

Kamis, 04 Maret 2021 10:47
Puluhan Aktivis Hongkong Disidang Maraton

10 Demonstran Myanmar Tertembus Timah Panas

HONGKONG- Tak manusiawi. Itulah yang dirasakan mantan legislator Hongkong Fernando…

Rabu, 03 Maret 2021 14:13
Sarkozy, Eks Presiden Prancis Kedua yang Divonis dalam Kasus Korupsi

Sarkozy, Dari Penguasa Menjadi Terpidana, Dua Tahun Percobaan, Setahun Lagi Dipasangi Gelang Elektronik

PARIS– Dari penguasa menjadi terpidana. Nasib itu dialami mantan Presiden…

Rabu, 03 Maret 2021 13:36

Junta Militer Myanmar Tangkap Paksa Jurnalis, Demonstran Kembali Tertembak Peluru Tajam

YANGON– Ribuan orang mengantar kepergian Nyi Nyi Aung Htet Naing…

Rabu, 03 Maret 2021 13:34

Tuntut MBS di Pengadilan Jerman

Mohammed bin Salman (MBS) tak akan mudah lolos dari jerat…

Rabu, 03 Maret 2021 13:19

Robot Penyelamat Orang Tenggelam

ADA sebuah robot baru yang dirancang untuk menyelamatkan perenang. Purwarupa…

Selasa, 02 Maret 2021 11:58

Dakwaan untuk Suu Kyi Bertambah, Sudah 30-an Warga Jadi Korban Junta Militer

YANGON– Junta militer Myanmar menempuh segala cara agar tetap berkuasa.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers