MANAGED BY:
RABU
27 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 03 Desember 2020 12:25
Pemantau Boleh Masuk TPS dan Gugat ke MK, Khusus di 25 Daerah Pilkada Paslon Tunggal

PROKAL.CO,

JAKARTA- Kebijakan baru diambil Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait pilkada dengan satu pasangan calon (paslon). Dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2020, KPU memberikan hak tambahan kepada lembaga pemantau independen menjadi representasi kotak kosong.

Ketua KPU RI Arief Budiman menyatakan, khusus di daerah dengan paslon tunggal, pemantau diperbolehkan masuk ke TPS. Di situ, pemantau bisa menjadi saksi untuk kotak kosong. ’’Tapi (khusus) pemantau yang telah terakreditasi,’’ ujarnya dalam sosialisasi kemarin (2/12).

Sebagai implikasinya, pemantau berhak mendapatkan dokumen seperti halnya saksi. Mulai formulir daftar pemilih tetap (DPT) hingga formulir C-Hasil-KWK. Jika ada proses pemungutan dan penghitungan suara yang dinilai melanggar, pemantau juga bisa mengajukan keberatan. ’’Yang berhak masuk TPS satu orang perwakilan dari pemantau,’’ imbuhnya.

Arief menjelaskan, pemantau independen juga memiliki legal standing di Mahkamah Konstitusi. Jika nantinya pemantau menemukan indikasi kecurangan atau ketidaksesuaian dalam penetapan paslon terpilih, mereka memiliki hak mengajukan sengketa perselisihan hasil pilkada (PHP).

Tenaga ahli Bawaslu Sulastio menyoroti ketentuan tersebut. Dia menjelaskan, berdasar pasal 128 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, pemantau tidak termasuk dalam pihak yang masuk dalam TPS. ’’Kalau diperbolehkan, ini dasar ketentuannya apa,’’ ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, ketentuan yang hanya memberikan satu perwakilan pemantau di TPS bisa memunculkan problem teknis di lapangan. Sebab, bisa saja ada beberapa pemantau di daerah. ’’Nah, mana yang diperbolehkan. Karena tidak mungkin semua masuk ke sana karena dibatasi,’’ imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 27 Januari 2021 19:52

Wakil Wali Kota Terpilih Balikpapan Meninggal Dunia, Ini Kesan Kolega...

SAMARINDA - Wakil Wali Kota Balikpapan Thohari Aziz meninggal dunia…

Rabu, 27 Januari 2021 14:41

Tembus 1 Juta Kasus Covid-19, Menkes Janji Perkuat 3T

JAKARTA– Selasa (26/1) akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia sejak…

Rabu, 27 Januari 2021 14:15

Pam Swakaras Bentukan Polri, Yakinkan Tak Akan Sewenang-Wenang

JAKARTA-  Polri terus berupaya meyakinkan Pam Swakarsa bentukannya berbeda dengan…

Rabu, 27 Januari 2021 13:32

Katanya Untuk Perlindungan Jamaah, Pemerintah Inisiasi Pembentukan Rekening Penampung Uang Umrah

JAKARTA – Pemerintah sedang menggodok peraturan pemerintah (PP) tentang pembentukan…

Rabu, 27 Januari 2021 12:54

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Bontang Terus Bertambah

BONTANG – Paparan virus korona menjadi ancaman warga Kota Taman.…

Selasa, 26 Januari 2021 20:00

Alam Kaltim Kian Terancam, Setelah Batu Bara, Eksploitasi Selanjutnya Nikel

SAMARINDA-Dengan 1.735 lubang tambang, Kaltim memulai 2021 dengan pekerjaan rumah…

Selasa, 26 Januari 2021 20:00
Bala Bantuan Dokter Magang Diharapkan

Tempat Tidur Rumah Sakit di Kaltim Kritis, Jalur Darat Disterilisasi

Selain melarang pengendara masuk ke Balikpapan, pengendara dengan hasil positif…

Selasa, 26 Januari 2021 12:34

Digugat Tommy Soeharto, Proyek Jalan Terus

JAKARTA– Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto melayangkan gugatan pada…

Selasa, 26 Januari 2021 12:17
Mengenang Ihwan Datu Adam yang Dikenal Banyak Bawa Proyek Pusat ke PPU

Yang Berkesan Ajak Menteri ke Penajam, Resmikan Program Jargas

Penajam Paser Utara (PPU) berduka. Salah satu tokoh terbaik mereka,…

Selasa, 26 Januari 2021 12:16

Kabar Baik..!! Pasien Buta Sembuh berkat Kornea Sintetis

BAHAGIA benar Jamal Furani hari itu. Hari ketika dia bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers