MANAGED BY:
MINGGU
07 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 03 Desember 2020 10:42
Tinggi Bangunan di Calon IKN Belum Diputuskan

Ada Isu DAS Dangkal, Khawatir Lebih dari 12 Lantai

ilustrasi

Termasuk sanitasi dan persampahan pada bangunan tersebut. Didominasi jalur pejalan kaki. Lalu 80 persen bangunan berarsitektur nusantara, dan 80 persen bangunan dan koridor jalan tidak menghalangi pergerakan angin. “Sehingga bisa membuat kenyamanan dalam sebuah wilayah,” ucapnya. Selain itu, Kementerian PUPR juga berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk membahas command center dan data center untuk kemudahan transaksi dan mengatur jalur transportasi, komunikasi di IKN nanti.

 “Di IKN, 100 persen ketersediaan wifi di area publik juga menjadi suatu tuntutan. Lalu e-Government untuk public services-nya,” tutur dia.

Pun demikian dengan kompleks perumahan ASN. Kementerian PUPR masih mendiskusikan mengenai jumlah penduduk yang akan berada di IKN. Sebab, jumlah penduduk akan menentukan bagaimana unit residensial untuk ASN yang akan ditugaskan nanti. Di mana KPI tersebut adalah 70 persen untuk total unit residensial ASN, lalu 10 menit pencapaian ke fasilitas umum, fasilitas sosial dan transit, serta 100 persen akses kepada internet rumah tangga.

Dia menegaskan, di atas perumahan harus ada EBT berupa solar panel yang bisa dimanfaatkan. Dengan 80 persen bangunan tidak berorientasi ke barat atau timur. “Hal yang didiskusikan adalah masalah terkait tingginya bangunan. Bersama ATR (Kementerian Agraria dan Tata Ruang) dan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), juga masih menentukan, apakah 8 lantai, 10 lantai, 12 lantai atau maksimal seperti apa. Kita harus menentukan bagaimana kondisi tanah di sana. Karena ada isu-isu DAS (daerah aliran sungai) dangkal dan lainnya,” ungkapnya.

Diana turut memberikan ilustrasi bahwa infrastruktur jaringan utilitas akan diintegrasikan di bawah tanah. Di mana jalan dan beserta tanaman akan berada di atasnya. Sementara semua jaringan seperti gas, saluran pembuangan, telekomunikasi, listrik hingga drainase akan berada di bawah tanah.

Sebelumnya, desain calon IKN mendapat kritikan dari ahli geologi Andang Bahtiar. Desain yang disayembarakan Kementerian PUPR dan dimenangkan oleh Urban Plus dengan konsep Nagara Rimba Nusa dinilai tidak realistis. Walau saat ini, penyempurnaan desain disusun simultan dengan masterplan calon IKN yang dikerjakan Kementerian PPN/Bappenas. Andang Bahtiar menyoroti desain calon IKN yang diumumkan pada 23 Desember 2019 itu. Dia melihat desain yang dirancang tersebut luar biasa. Dengan air yang berlimpah di kawasan calon IKN. Dan masyarakat dapat leluasa berperahu. Ditambah dengan hutan yang sangat lebat. “Saya bilang ini, enggak sesuai dengan kenyataan. Enggak mungkin dibikin kayak gitu, daerah sini (Kecamatan Sepaku, PPU),” kritiknya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 06 Maret 2021 21:00
Tol Balikpapan-Samarinda dan Penantian Empat Dekade Jasa Marga

Sebelas Tahun Kemudian, Tak Disangka Akan Terhubung Ibu Kota Negara

Jika pembangunan tol tidak dilakukan, infrastruktur di Pulau Kalimantan semakin…

Sabtu, 06 Maret 2021 21:00

Lonjakan Penduduk di Samarinda dan Balikpapan, Layanan KTP Berpotensi Malaadministrasi

SAMARINDA-Risiko lonjakan penduduk di Kota Samarinda dan Balikpapan jadi perhatian…

Sabtu, 06 Maret 2021 11:03

Perbaikan Ekonomi Kaltim Bisa Cepat, Terpacu Perbaikan Ekonomi Global

Perbaikan ekonomi Kaltim tahun ini diprediksi bisa semakin cepat. Selain…

Sabtu, 06 Maret 2021 11:01

Produksi Padi di Kaltim Makin Besar

SAMARINDA–Produksi padi di Kaltim makin besar. Pada 2020, petani di…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:54

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, AHY Sebut KLB Ilegal, Polri Tak Keluarkan Izin Kongres

Tsunami politik menghantam Partai Demokrat (PD). Sejumlah kader dan mantan…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:51

Skandal Suap Pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Celah Sempit Korupsi Masih Ada

BALIKPAPAN–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut suap puluhan miliar yang…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:51

Kerusakan Jembatan Dondang Diklaim Lebih Parah

SAMARINDA–Jembatan Dondang di Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara, bukan pertama…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:50

Ilmuwan Kembangkan Drone Lebah

PARA peneliti di Harvard, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:33

Relaksasi setelah Tiga Pekan PPKM Mikro, Objek Wisata Boleh Buka

Zona oranye sudah turun menjadi zona kuning. Karena itu, pemkot…

Jumat, 05 Maret 2021 21:00

Pengawas Lalai, Aktivitas Kapal Seenaknya, Jembatan Dondang Kembali Dihantam Ponton Batu Bara

Perlu tindakan tegas dan konkret. Tak sekadar menerima ganti rugi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers