MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 29 November 2020 09:59
Giliran Eksportir Benur yang Dibidik

Satu Tersangka Calon Besan Ketua DPR

Edhy Prabowo

PROKAL.CO,

JAKARTA–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai melakukan pendalaman kasus dugaan suap perusahaan eksportir benih lobster (benur) kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Pendalaman itu dilakukan dengan menggeledah kantor KKP (27/11). Tidak tanggung-tanggung, KPK menerjunkan tim “gemuk” dalam penggeledahan tersebut.

Total ada 10 kendaraan operasional yang membawa para personel KPK dalam penggeledahan tersebut. Mereka berangkat dari gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian tiba di gedung KKP sekitar pukul 10.30 WIB. Sesampainya di kantor KKP di kawasan Gambir, Jakarta Pusat itu, tim yang melibatkan penyidik senior KPK Novel Baswedan tersebut langsung memulai penggeledahan.

Saat dikonfirmasi, Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, penggeledahan tersebut masih belum selesai sampai pukul 20.00 WIB. Karena itu, dia tidak bisa menjelaskan secara detail apa saja barang-barang yang disita dalam penggeledahan tersebut. ”Masih belum selesai,” ujarnya.

KPK menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami peran tujuh tersangka dalam perkara tersebut. Tidak terkecuali peran Edhy. Sejauh ini, KPK fokus pada penyidikan dugaan penerimaan hadiah terkait perizinan usaha tambak, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. Izin eksportir benur PT DPP salah satu bagian dari perizinan itu.

Komisi antirasuah menggarisbawahi sejauh ini pihaknya menerapkan Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP kepada enam tersangka penerima suap. Sementara kepada tersangka pemberi suap, KPK menggunakan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Dengan menerapkan Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP itu menunjukkan bahwa KPK membuka celah untuk mengusut pihak-pihak lain yang dinilai turut serta. Baik itu sebagai penerima maupun sebagai pemberi hadiah. Sebab, pasal itu menerangkan bahwa orang yang turut serta melakukan perbuatan pidana, dipidana sebagai pelaku pidana.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 19 Januari 2021 19:25

Cinta Segitiga Berakhir dengan Penikaman, Hafis Azhar Tewas Dikeroyok 

SAMARINDA – Selama dua hari melakukan pengepungan di kawasan hutan…

Selasa, 19 Januari 2021 10:20

Audit Pendapatan PI 10 Persen, BPK Kaltim Rekomendasikan Ini ke Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar

SAMARINDA - BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan Laporan Hasil…

Selasa, 19 Januari 2021 09:57

Banjir Kalsel, Jokowi Instruksikan Perbaikan Akses

JAKARTA- Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan lokasi banjir di Kelurahan…

Senin, 18 Januari 2021 22:00

GAWAT..!! Di Balikpapan, Usia di Bawah 30 Tahun Banyak Terpapar

Mengatasi kamar isolasi di rumah sakit penuh, pemkot berencana menambah…

Senin, 18 Januari 2021 21:00

Cerita Kapten Imam Mashuri yang Terlibat dalam Evakuasi Jatuhnya Lion Air JT-610

Proses pencarian korban dan bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang…

Senin, 18 Januari 2021 12:49

Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Tunggu Petugas Datang, Baru Bubar

BALIKPAPAN - Kesadaran masyarakat untuk sementara tidak berkerumun di sejumlah…

Senin, 18 Januari 2021 12:41

Lega dan Duka Haji Sabar yang Tertimbun 12 Jam di Reruntuhan

Kaki Haji Sabar nyaris harus diamputasi sebelum dievakuasi. Dia kehilangan…

Senin, 18 Januari 2021 11:05
Menakar Kemampuan Vaksin Sinovac Menangkal Covid-19

Dua Kali Suntik Vaksin, Kebalnya Setahun

Vaksin Covid-19 sudah tiba di Kaltim. Juga telah didistribusikan ke…

Senin, 18 Januari 2021 11:02

Terapi Plasma Konvalesen Masih Diperlukan

KEDATANGAN vaksin corona di Indonesia termasuk Kaltim memberikan harapan baru…

Senin, 18 Januari 2021 10:48

Masuk Balikpapan Bakal Diperketat, Pemkot Wacanakan Wajib Rapid Test Antigen

SETELAH jalur udara, akses darat menuju Kota Balikpapan di masa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers