MANAGED BY:
SENIN
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Kamis, 26 November 2020 13:13
Status Oknum ASN Dinonaktifkan, Masih Terima Gaji 50 Persen hingga Ada Ketetapan Hukum
DIGIRING: SP dan AMS setelah diperiksa di kantor Kejaksaan Negeri Berau, Selasa (24/11).

PROKAL.CO,

Kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang melibatkan empat tersangka, dua di antaranya adalah aparatur sipil negara (ASN) aktif kini menjadi sorotan kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Berau.

 

TANJUNG REDEB–Kepala Bidang Pembinaan Aparatur BKPP Berau Tuti Eryani menuturkan, pihaknya sedang mengambil bukti surat penahanan oknum ASN dengan inisial SP (55) dan AMS (48) yang tersandung korupsi.

“Hari ini (kemarin) kami lengkapi berkasnya. Anggota juga sedang meminta surat bukti penangkapan oknum ASN sebagai bukti pendukung proses apa yang akan kami lakukan,” ujarnya kepada Berau Post (Kaltim Post Group) saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (25/11).

Langkah selanjutnya, pihaknya akan bertemu dengan bupati untuk melaporkan dan meminta menerbitkan surat keputusan (SK) pemberhentian sementara bagi ASN yang terlibat korupsi dengan dasar surat penahanan kejaksaan, sekaligus sebagai dasar penunjukan pelaksana tugas (Plt) jabatan. “Status ASN masih tetap, hanya diberhentikan sementara sampai perkaranya berkekuatan hukum tetap, atau sampai jatuh sidang vonis,” ujarnya.

Jika oknum ASN terbukti korupsi dan dinyatakan bersalah, akan diberhentikan tidak dengan hormat. “Kalau sekarang kami masih menganut asas hukum praduga tak bersalah. ASN tersebut diberhentikan sementara karena sudah dilakukan penahanan,” jelasnya. Karena masih berstatus diberhentikan sementara, oknum ASN tersebut masih menerima uang bulanan (gaji) pokok 50 persen dari pendapatan sebelumnya. “Berlaku sampai oknum tersebut selesai vonis dan terbukti bersalah,” tandasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Januari 2021 10:33

Bupati Sidak Pasar, Masih Ada yang Mengabaikan Aturan

TANJUNG REDEB–Dalam menekan penyebaran Covid-19, Bupati Berau Agus Tantomo bersama…

Senin, 18 Januari 2021 10:32

Sapras Penanganan Karhutla di Pedalaman Dilengkapi

SANGATTA–Permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang tak bisa dipandang…

Senin, 18 Januari 2021 10:29

Bendungan Karung Porak-Poranda, Danau Eks Tambang Ancam Banjiri Sangasanga

Kondisi lingkungan di Kecamatan Sangasanga memprihatinkan. Sebuah danau eks tambang…

Senin, 18 Januari 2021 10:29

Pengawasan Danau Bekas Tambang Bukan Pengawasan DLH, Tindak Lanjut Sebatas Surat

USAI melakukan kunjungan lapangan di lokasi danau eks tambang di…

Senin, 18 Januari 2021 10:26

Pelanggar Prokes di Kubar Didenda Rp 100 Ribu

SENDAWAR - Hari pertama persisnya 16 Januari 2021, Peraturan Bupati…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:51

Sangasanga Dalam Longsor, Sumur Migas Stop Sementara, Puluhan KK Mengungsi

Diduga karena intensitas hujan yang tinggi, ditambah kondisi tanah yang…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:50

ASTAGA.!! Oknum Aparat Kampung Korupsi Berjamaah

SENDAWAR - Di tengah wabah corona yang kian meningkat, kasus…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:47

Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Berau Turun

TANJUNG REDEB- Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sangat menurun…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:44

Tembus Rp 500 Miliar, Pemkab Fokus Lunasi Utang MYC

Program multiyears contract (MYC) atau tahun jamak sangat dibutuhkan dalam…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:42

Anak Baru Lahir Wajib Punya KIA, Disdukcapil Siap Fasilitasi di Tingkat TK

SANGATTA - Sesuai edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), anak baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers