MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 23 November 2020 12:50
Kawasan DI Panjaitan Terancam Krisis Air
PASRAH: Kondisi drainase di Jalan DI Panjaitan dipenuhi air imbas pipa Perumdam Tirta Kencana yang pecah akibat tergaruk ekskavator proyek peningkatan drainase, Sabtu (21/11).

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Pipa jaringan milik Perumdam Tirta Kencana Samarinda di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, pecah Sabtu (21/11) lalu. Akibat tergaruk ekskavator proyek peningkatan drainase yang tengah dikerjakan bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat PUPR-Pera Kaltim.

Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda Lukman membenarkan kejadian itu dan mengatakan, sejak proyek itu dimulai pertengahan Oktober, sudah tiga titik pipa yang pecah. Pihaknya sigap memperbaiki, mengganti dengan pipa baru agar tidak berdampak terlalu lama terhadap distribusi air ke warga. "Di sana ada pipa 10 inci atau 250 mm, yang bersumber dari IPA Gunung Lingai dan Booster DI Panjaitan. Dampaknya ke warga di daerah Damanhuri sampai Gerilya. Biasanya mereka bergiliran tiap dua hari, kini menjadi empat hari," ucapnya, kemarin (22/11).

Dia berharap warga bisa memahami karena itu proyek pemerintah untuk mengurangi dampak banjir di kawasan tersebut. Serta meminta warga sigap menampung lebih banyak air jika mengalir selama proyek di sana masih dikerjakan. "Makanya kami juga mohon pengertiannya," jelasnya.

Sementara itu, PPTK Peningkatan Drainase Jalan DI Panjaitan H Aspian Noor menjelaskan, pecahnya pipa akibat operasional alat berat karena harus meningkatkan kondisi drainase lama dengan lebar sekitar 4 meter dan kedalaman 2 meter. Meski demikian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Kencana Samarinda, jika terjadi pipa pecah dan siap untuk mengganti.

"Kami mengganti kok, kerusakan utilisasi ada dalam bagian pekerjaan, termasuk instalasi tiang listrik sudah beberapa titik dipindahkan," ucapnya.

Dia menduga, kejadian pipa tergaruk akibat pengerjaan proyek hanya diperbolehkan malam, mulai pukul 19.00–06.00 Wita. Sebab, bila dikerjakan pagi, berpotensi membuat arus kemacetan di jalur tersebut, karena poros utama menuju Bandara APT Pranoto, serta ke akses jalan antarkota menuju Bontang dan Kutai Timur. "Kami sudah bersurat ke Polda Kaltim, mohon agar bisa bekerja pagi sekitar pukul 09.00 Wita agar tidak mengganggu waktu berangkat bekerja. Tetapi sempai saat ini belum ada rekomendasi baru, makanya pola itu (kerja malam) masih dilakukan," jelasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 23:34

Samarinda Terancam Tenggelam, Kawasan Utara Mulai Tergenang, Persiapan Bangun Dapur Umum

Hujan yang mengguyur sejak Ahad (29/11), membuat beberapa kawasan langganan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:30

Kejati Diminta Telusuri Dugaan Korupsi

SAMARINDA–Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan dari Gabungan Mahasiswa Peduli Pembangunan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:25
Reka Adegan Kasus Perampokan di Tepian Sungai Mahakam Syarat Emosi

Terkuak dari Saksi Kunci di Sekitar Lokasi

Gusti Dwi Prasojo (18), korban yang tenggelam di Sungai Mahakam…

Selasa, 01 Desember 2020 23:22

Gara-Gara Kasus Bikin Pil Koplo di Gudang Sekolah, Disdik Surati Seluruh Sekolah

SAMARINDA–Pengungkapan praktik bisnis haram yang dilakukan Satuan Resnarkoba Polresta Samarinda…

Selasa, 01 Desember 2020 23:19

APBD 2021 Samarinda Sebesar Rp 2,57 Triliun

SAMARINDA–Delapan fraksi DPRD Samarinda akhirnya menyetujui APBD 2021 sebesar Rp…

Selasa, 01 Desember 2020 12:03

Kaltim Post Dinobatkan Pers Peduli Pendidikan

Berbagai informasi tentang sekolah tertinggal dan terpencil sering kali dimunculkan…

Selasa, 01 Desember 2020 11:22

Diler Dukung Penggolongan SIM C

SEBAGAI salah satu diler motor dengan pangsa pasar penggemar motor…

Selasa, 01 Desember 2020 11:21

Wacana Penggolongan SIM C, Sesuaikan Keterampilan dan Kapasitas Motor

Bergulir wacana apabila surat izin mengemudi (SIM) C yakni untuk…

Senin, 30 November 2020 18:56

Waspada, Ketinggian Air Waduk Benanga di Level Kuning

SAMARINDA - Ketinggian air di waduk Benanga Samarinda Utara berada…

Senin, 30 November 2020 16:13

27 Adegan Diperagakan, Rekonstruksi Korban Gusti Tewas Didorong ke Sungai Mahakam

SAMARINDA - Sebanyak 27 adegan diperagakan dua pelaku Jusman (22)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers