MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 23 November 2020 12:38
Bendungan Sepaku-Semoi Dibangun Tahun Depan
Rencana pembangunan bendungan Sepaku-Semoi dilaksanakan tahun depan.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Pembangunan fisik Bendungan Sepaku-Semoi telah dimulai. Pekerjaan awal yang dikerjakan adalah pembangunan akses beserta fasilitas pendukung pekerjaan lainnya. Kemudian persiapan MC 0 atau mutual check awal. Yang merupakan kegiatan penghitungan kembali volume item pekerjaan. Untuk disesuaikan antara gambar rencana dengan kondisi lapangan. Simultan dengan proses pembebasan tanah untuk areal kerja yang masih dalam penanganan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Kontrak pembangunan bendungan yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) itu telah dimulai pada 27 Juli 2020. Dengan kontrak senilai Rp 556,421 miliar dan masa pengerjaan selama 1.253 hari kalender. Dikerjakan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) PT Brantas Abipraya, PT SACNA, dan PT BRP. Dengan sumber pembiayaan tahun jamak (multiyears) APBN 2019-2023. Dengan demikian, kontrak pekerjaan bisa dituntaskan pada 2023, dan pada 2024 sudah bisa dimanfaatkan.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Harya Muldianto menuturkan, pembangunan akses merupakan bagian awal dari pekerjaan fisik yang dilaksanakan kontraktor. Dia menerangkan, untuk tubuh bendungan, baru dilaksanakan pada tahun depan. Menunggu luasan lahan yang akan dibebaskan berdasarkan data dari BPN nanti. “Kami berharap sekitar 80-an hektare di Desa Tengin,” kata dia kepada Kaltim Post, Minggu (22/11).

Berdasarkan perencanaan, ada tiga desa di Kecamatan Sepaku yang terdampak proyek Bendungan Sepaku-Semoi ini. Yakni Desa Tengin Baru, Sukomulyo dan Desa Argomulyo. Luas bendungan ini mencapai 443 hektare yang terdiri atas 101 hektare untuk tubuh atau konstruksi bendungan dengan luas genangan 342 hektare. Daya tampungnya sekira 11,6 juta meter kubik dan debit air 2.400 liter per detik. Bendungan ini akan menyuplai air baku ke Balikpapan dan PPU. “Bendungan Sepaku-Semoi utamanya untuk menyuplai air baku ke Balikpapan. Serta sebagian untuk Kecamatan Sepaku, PPU,” ucap dia.

Sementara itu, untuk sumber air baku yang akan didistribusikan ke calon ibu kota negara (IKN) baru, nanti akan ada beberapa sumber air baku. Baik pengambilan langsung dari sungai. Maupun dengan membangun tampungan air berupa bendungan. “Saat ini, masih dalam proses perencanaan,” sambung pria yang sebelumnya menjabat kepala BWS Maluku Utara ini. Pada kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 5 Desember 2019, disampaikan ada delapan sumber air baku yang direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air baku IKN baru.

Selain Bendungan Sepaku-Semoi di PPU, ada pula Bendungan Samboja II (5,09 juta meter kubik), Bendungan Beruas (55,4 juta meter kubik), Bendungan Safiak (22,65 juta meter kubik), Bendungan Batu Lepek (108,13 juta meter kubik) di Kutai Kartanegara (Kukar). Ada juga, Intake Loa Kulu Sungai Mahakam di Samarinda, Bendungan Lambakan (633,89 juta meter kubik) di Paser, dan Bendungan ITCI (657 juta meter kubik) yang akan melengkapi bendungan di PPU. “Pembangunannya, akan dilaksanakan tahun berikutnya (2022). Sambil menunggu UU IKN disahkan. Karena memang peruntukannya untuk support ketersediaan dan kebutuhan air di IKN nanti,” kata anggota Komisi V DPR RI Irwan kepada Kaltim Post, kemarin.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 25 Januari 2021 11:30

Pasien Sembuh Capai 798.810 Orang, Kaltim Urutan Kelima

Perkembangan harian penanganan Covid-19 per 24 Januari 2021, jumlah pasien…

Senin, 25 Januari 2021 11:06

Ancaman Krisis Gizi di Tengah Pandemi, Abaikan Pola Asuh Sebabkan Kematian

Pandemi Covid-19 berdampak ke berbagai hal. Salah satu yang menjadi…

Senin, 25 Januari 2021 11:03

Kasus Gizi Buruk di Kaltim, Jangan Kendurkan Pelaksanaan Program

KASUS gizi buruk di Kaltim seolah “tenggelam” selama 2020 akibat…

Senin, 25 Januari 2021 10:47

Ge Nose Akan Dipakai di Kereta dan Bus Mulai 5 Februari

JAKARTA–Pemerintah akan mulai menggunakan alat deteksi Covid-19 Ge Nose untuk…

Senin, 25 Januari 2021 10:22

Indonesia Menuju 1 Juta Kasus Positif Covid-19

INDONESIA diperkirakan bakal mencapai angka 1 juta kasus positif Covid-19…

Senin, 25 Januari 2021 10:21

Ongkos Karantina Jamaah Umrah Rp 9,2 Juta

JAKARTA – Asosiasi travel umrah terus meminta pemerintah membebaskan jamaah…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers