MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 23 November 2020 12:31
Preman Itu Dorong Korban ke Sungai agar Tak Dikejar
Jusman (22) dan Aspiansyah (21), warga Samarinda Seberang tersangka pendorong Gusti yang menyebabkan korban tewas tenggelam.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Teka-teki meninggalnya Gusti Dwi Prasojo (18) yang tenggelam di Sungai Mahakam, tepatnya di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Samarinda Ulu, akhirnya terpecahkan. Setelah proses autopsi dilakukan Polresta Samarinda pada Kamis (19/11), kemudian pemeriksaan sejumlah saksi, terduga pelaku pembunuhan akhirnya mengerucut kepada dua orang.

Yaitu Jusman (22) dan Aspiansyah (21), warga Samarinda Seberang. "Tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak. Tim gabungan ini tanpa henti melakukan penyelidikan. Alhamdulillah ada petunjuk lain," ungkap Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Yuliansyah (22/11). Perwira menengah berpangkat melati satu di pundaknya itu membeberkan, sebelum menghabisi nyawa Gusti, terduga pelaku adalah spesialis pelaku pencurian handphone (HP). Keduanya, sambung dia, telah merencanakan merampas HP Gusti saat berada di kawasan tepian Sungai Mahakam.

"Keduanya memang sudah ada niat untuk mengambil barang berharga Gusti. Namun, memang sempat terhenti karena rekannya Zidan datang," tuturnya. "Tapi setelah itu, keduanya pura-pura minta rokok, pura-pura tanya foto, alamat. Itu semua hanya modus, setelah itu pelaku mendorong korban," sambung Yuliansyah.

Keduanya yang dikenal preman ini ternyata memiliki peran masing-masing. Jusman misalnya. Berpura-pura melontarkan pertanyaan untuk mengalihkan perhatian. Kemudian mendorong Gusti. Sedangkan Aspiansyah, bertugas mendorong Zidan terlebih dahulu. "Jadi, mereka sengaja mendorong agar mudah mengambil HP korbannya yang berada di turap sungai, setelah itu melarikan diri," imbuh Yuliansyah. Aksi keduanya ternyata tak sampai di situ. Mereka kembali beraksi di kawasan Samarinda Seberang.

Yuliansyah mengungkapkan, HP curian diberikan ke ibu Jusman, kemudian mendapat uang Rp 400 ribu. Aspiansyah mendapat jatah Rp 100 ribu, sedangkan Jusman sisanya. Uang tersebut digunakan Jusman membeli tiket kapal untuk bertolak ke Parepare, Sulawesi Selatan, pada Rabu (18/11) pagi. Dengan dalih menjenguk neneknya yang sedang sakit. Upaya pelarian itu tak berlangsung lama. Tim gabungan dari Polda Kaltim, Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Ulu, melacak kepergian Jusman.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 11:42

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mahulu, Kejari Kantongi Nama Tersangka

Korps Adhyaksa terus mengusut dugaan korupsi dana hibah KPU Mahakam…

Rabu, 20 Januari 2021 10:13
Tragedi Sriwijaya Air dan Tugas Kemanusiaan di Dalam Laut (1)

Tiap Angkut Jenazah, Terbayang Kesedihan Keluarga Korban

Dari pagi sampai sore, para penyelam militer dan sipil bahu-membahu…

Rabu, 20 Januari 2021 09:37
Dari Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Lokasi Banjir di Kalsel

Empat Hari Perbaiki Akses ke Kaltim, Distribusi Logistik Pengungsi

Banjir dahsyat yang melanda 11 kabupaten/kota di Kalsel jadi perhatian…

Rabu, 20 Januari 2021 09:25
Kamar Penuh, RSKD Tolak Pasien Baru Covid-19

Balikpapan Butuh Rumah Sakit Darurat

Masalah yang tak kalah rumit dalam penanganan pandemi ini, kondisi…

Rabu, 20 Januari 2021 09:24

Bupati Maju Pilkada, Kadis Berburu Duit Buat Modal

SAMARINDA–Ismunandar, mantan bupati Kutai Timur (Kutim) periode 2015–2020, tak menepis…

Selasa, 19 Januari 2021 19:25

Cinta Segitiga Berakhir dengan Penikaman, Hafis Azhar Tewas Dikeroyok 

SAMARINDA – Selama dua hari melakukan pengepungan di kawasan hutan…

Selasa, 19 Januari 2021 10:20

Audit Pendapatan PI 10 Persen, BPK Kaltim Rekomendasikan Ini ke Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar

SAMARINDA - BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan Laporan Hasil…

Selasa, 19 Januari 2021 09:57

Banjir Kalsel, Jokowi Instruksikan Perbaikan Akses

JAKARTA- Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan lokasi banjir di Kelurahan…

Senin, 18 Januari 2021 22:00

GAWAT..!! Di Balikpapan, Usia di Bawah 30 Tahun Banyak Terpapar

Mengatasi kamar isolasi di rumah sakit penuh, pemkot berencana menambah…

Senin, 18 Januari 2021 21:00

Cerita Kapten Imam Mashuri yang Terlibat dalam Evakuasi Jatuhnya Lion Air JT-610

Proses pencarian korban dan bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers