MANAGED BY:
SELASA
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Minggu, 22 November 2020 17:46
Pelaku Residivis Bebas Asimilasi Covid-19
2 Pelaku Pendorong Gusti ke Mahakam Ternyata Niatnya Ini....

Mau Merampas Hanphone Milik Korban

Dua pelaku dibeber oleh petugas.

PROKAL.CO, SAMARINDA - Usia melakukan  penyidikan yang intens terhadap jatuhnya korban Gusti ke sungai Mahakam Teluk Lerong pada 17 November lalu. Polisi akhirnya berhasil menangkap dua pelaku, Jusman dan Aspiansyah yang mendorong korban. 

Keduanya sudah berniat mendorong korban Gusti dan Zidan ke sungai pada hari kejadian pukul 02.00 Wita. Agar mudah membawa kabur handphone milik korban. 

Kasat Reskrim Polres Samarinda Kompol Yuliansyah mengatakan pelaku Jusman sempat mengeluarkan senjata tajam badik saat mendorong korban Gusti. 

"Pelaku tidak sempat menghunus badik. Tapi hanya mengeluarkannya saat mendorong korban. Sajam badik selalu dibawa pelaku," kata Yuliansyah. 

Dikatakan Yuliansyah, usai beraksi mencuri handphone korban Gusti, pelaku Jusman dan Aspiansyah di hari yang sama beraksi menjambret ponsel korban di Jl Bung Tomo. 

Pelaku Jusman kemudian memberi handphone korban Gusti kepada ibunya. Keterangan pelaku menyebut ponsel itu hanya dipinjamkan. Ia mendapat Rp 400 ribu. Dari uang itu, Jusman memberi Rp 100 ribu kepada rekannya Aspiansyah. 

Jusman pelaku utama pencurian handphone korban ditangkap di Pelabuhan Pare-pare, hendak kabur. Sedangkan Aspiansyah ditangkap di rumahnya Samarinda Seberang. 

Polisi terpaksa menghadiahkan tembakan timah panas ke kaki Jusman bagian kiri. Karena melawan petugas. 

Kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHP junto pasal 339 KUHP dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. 

Kepada polisi, pelaku Jusman baru bebas penjara dari Lapas Sempaja. Berkat program asimilasi COVID-19. Ia dijatuhi hukuman oleh hakim 3 tahun 2 bulan pencurian motor. 

"Saya bebas penjara bulan Maret 2020, sudah jalani hukuman 1 tahun 11 bulan. Baru 3 kali pak (mencuri ponsel sejak keluar penjara)," kata Jusman. 

Polisi berharap masyarakat merasa aksi jambret dan mencuri pelaku Jusman dan Aspiansyah agar melapor. Hal ini agar penegak hukum bisa memberikan hukuman maksimal kepada pelaku. 

"Kita menghimbau masyarakat agar melapor ke polisi yang pernah merasa jadi korban perbuatan pelaku. Karena, diduga masih banyak aksi pencurian ponsel dilakukan pelaku di Samarinda," kata Yuliansyah. 

Kepada awak media, Yuliansyah menegaskan kasus ini terungkap berkat kerja keras jajaran kepolisian selama 2 hari pasca kejadian dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, bukti dan rekaman kamera CCTV. 

"Kejadian korban didorong ke sungai kita tahu minim saksi karena kejadiannya pukul 02.00 Wita. Tapi berkat kerja keras kepolisian menelusuri semua saksi-saksi, akhirnya dua pelaku ini berhasil ditangkap," katanya. 

Sebelumnya, diberitakan Gusti tewas tenggelam di sungai Mahakam Teluk Lerong usai didorong orang tak dikenal. Rekan Gusti, atas nama Zidan alami hal serupa namun berhasil selamat setelah berpegang ke cor semen PDAM. 

Korban Gusti tercebur ke sungai pada 17 November 2020 lalu. Dan jasadnya baru ditemukan pada Kamis 19 November dini hari. (myn)

loading...

BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 21:14

Hetifah Adakan Workshop Optimalisasi DAK Pendidikan Bagi Tenaga Pendidikan di Samarinda

SAMARINDA - Untuk optimalisasi dalam pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK),…

Senin, 20 September 2021 09:52

Lengkapi Surat Kendaraan, Mulai Hari Ini Polres Samarinda Gelar Operasi Patuh Mahakam 2021

SAMARINDA - Polresta Samarinda menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka…

Senin, 20 September 2021 05:20

Walikota Andi Harun Bawa Persoalan Banjir Samarinda ke Kementerian PUPR di Jakarta

SAMARINDA - Walikota Samarinda, Andi Harun beserta jajaran pemerintah kota…

Minggu, 19 September 2021 16:56

Mahasiswa Farmasi UMKT Teliti Tanaman Bajakah sebagai Antibiofilm

Mahasiswa Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur memanfaatkan tumbuhan asli Kalimantan,…

Minggu, 19 September 2021 15:16

Gubernur Komitmen dengan Pemuda Disabilitas

Raut wajah sumringah terpancar dari para wajah para pengurus Forum…

Minggu, 19 September 2021 14:00

Mayat Mr X Mengapung di Sungai Mahakam 

SAMARINDA - Sesosok mayat tanpa identitas atau Mr X mengapung…

Minggu, 19 September 2021 11:24

Mahasiswa UMKT Samarinda Bikin Terobosan, Nanoemulgel Daun Inai Jadi Penyembuh Luka

Mahasiswa UMKT Samarinda Bikin Terobosan, Nanoemulgel Daun Inai Jadi Penyembuh…

Minggu, 19 September 2021 11:22

Kreatif..!! Mahasiswa UMKT Manfaatkan Pangan Buah Naga dan Nanas Jadi Cemilan Sehat Rendah Gula

Kasus diabetes melitus di Indonesia setiap tahunnya semakin meningkat. Menurut…

Minggu, 19 September 2021 10:27

Dugaan Tambang Ilegal di Lahan Pemkot Samarinda, Ada Pembiaran?

Pengerukan “emas hitam” tanpa izin seakan tak pernah ada habisnya…

Minggu, 19 September 2021 10:24

Drainase Sempit Jalan Diponegoro Dibenahi Tahun Depan

DRAINASE yang sempit di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Bukuan, rencananya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers