MANAGED BY:
SABTU
08 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 21 November 2020 13:35
Melawan Tantangan Industri Sawit
LAWAN KAMPANYE NEGATIF: Gapki memastikan industri sawit Indonesia sudah menciptakan iklim kerja yang kondusif dan layak bagi para pekerjanya, termasuk perempuan.

PROKAL.CO,

Tekanan kepada industri kelapa sawit terus berdatangan. Belum selesai dengan kampanye negatif dari Swiss, salah satu penyumbang devisa negara terbesar ini dituduh melakukan eksploitasi terhadap pekerja perempuan. Padahal, isu ini tidak benar.

 

SAMARINDA–Ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke Swiss terancam terhenti. Sebab, Swiss berencana menggelar referendum untuk menentukan boleh-tidaknya produk kelapa sawit diperdagangkan di Swiss. Bundeskanzlei, Mahkamah Konstitusi Swiss, menyetujui adanya referendum kelapa sawit asal Indonesia. Referendum untuk produk kelapa sawit tersebut diusulkan Uniterre sejak lama. Uniterre adalah LSM pertanian yang berbasis di Lausanne, Swiss Barat.

Dengan referendum, sedikitnya delapan juta rakyat Swiss akan mencoblos dan menentukan setuju atau tidaknya produk kelapa sawit Indonesia masuk negara mereka. Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Bundeskanzlei menjadwalkan referendum kelapa sawit per 7 Maret 2021. Sebelumnya, Juni lalu, Uniterre berhasil mengumpulkan 61.719 tanda tangan petisi penolakan kelapa sawit.

Dari jumlah itu, sebanyak 61.184 dinyatakan sah. Itu artinya, kuota minimal 50 ribu tanda untuk mengusulkan diadakannya referendum, memenuhi syarat. Mengingat, padatnya jadwal referendum di Swiss, yakni empat kali dalam setahun, referendum kelapa sawit baru bisa dilaksanakan Maret tahun depan.

Bagi Kaltim, penolakan di Swiss sebenarnya tidak terlalu berdampak. Sebab, pangsa ekspor crude palm oil (CPO) Bumi Etam ke Eropa hanya sebesar 16,20 persen. Pangsa ekspor terbesar Kaltim masih berasal dari Tiongkok dan India, dengan kontribusi masing-masing mencapai 47,74 persen dan 11,37 persen. Namun, kampanye negatif ini berpotensi menyebar ke negara Eropa lainnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 07 Mei 2021 17:21

Tidak Latah Turunkan Bunga Kredit

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 19-20 April…

Jumat, 07 Mei 2021 17:11

Jumlah Pengangguran Kaltim Menurun

SAMARINDA - Jumlah pengangguran di Kaltim terus mengalami penurunan. Hal…

Kamis, 06 Mei 2021 16:26

PHI Catatkan Kinerja Positif, Produksi Gas dan Minyak Lampaui Target

BALIKPAPAN- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) berhasil mencatat kinerja positif…

Kamis, 06 Mei 2021 16:25

Kepatuhan Wajib Pajak di Kaltim Ditarget 76 Persen

BALIKPAPAN - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara…

Kamis, 06 Mei 2021 15:18

Stok Cabai Perlu Cold Storage

JAKARTA– Sebagai komoditas yang pasokan dan harganya fluktuatif, cabai perlu…

Kamis, 06 Mei 2021 15:12

Indonesia di Jurang Resesi, Pertumbuhan Kuartal I Minus Lagi

JAKARTA– Meski mulai memasuki tahap pemulihan ekonomi, faktanya Indonesia masih…

Kamis, 06 Mei 2021 10:21

Berharap Tempat Rekreasi Boleh Beroperasi

Liburan Idulfitri menjadi asa bagi bisnis rekreasi. Larangan mudik diprediksi…

Kamis, 06 Mei 2021 10:20

Musim Panen Bikin Daya Beli Petani Kaltim Melejit

SAMARINDA – Daya beli petani Kaltim terus menunjukkan peningkatan. Pada…

Kamis, 06 Mei 2021 10:19

Lifting Migas Kalsul Belum Capai Target, Tunggu Kontribusi Lapangan Merakes

BALIKPAPAN- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan…

Kamis, 06 Mei 2021 08:48

King Koil Luncurkan Koleksi Matras Terbaru Signature Gold Response Series

Pertama di Indonesia matras dilengkapi dengan teknologi Auto Body Zoning…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers