MANAGED BY:
RABU
03 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 21 November 2020 13:33
Potensi Mencapai Rp 37 Miliar, DJP Kejar Setoran Pengusaha Walet
BAYAR KEWAJIBAN: DJP Kaltimra meminta pelaku usaha sarang walet mau dengan sadar melaporkan omzet usaha dan membayar pajak. Jika tidak, mereka siap mendatangi.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN–Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) semakin serius mengejar potensi pajak dari sarang walet. Sebab, kegiatan usaha ini dinilai memiliki potensi cukup besar, mencapai Rp 37 miliar.

Kepala DJP Kaltimra Samon Jaya mengatakan, jumlah transaksi dan transfer walet yang telah diolah pihaknya mengalami kenaikan tiap tahunnya. Pada 2019, jumlah transaksi mencapai 181 ton, naik 34 ton dari tahun sebelumnya yakni 147 ton. Jika diasumsikan dengan harga flat, sarang walet Rp 10 juta per kilogram, maka omzetnya mencapai Rp 1,81 triliun pada 2019, dan Rp 1,47 triliun pada 2018.

Dengan omzet sebesar itu, potensi pajak dari sektor usaha burung walet mencapai Rp 37 miliar. "Sektor usaha sarang walet ini kami kejar, karena termasuk sektor pertanian yang PDRB-nya positif di masa pandemi, namun penerimaan pajaknya justru negatif," ujarnya, Jumat (20/11).

Dia menyampaikan, sejauh ini penerimaan dari sarang walet ini sangat kecil. “Tidak sampai 1 persen mungkin. Dari data kami saja di Kaltim dan Kaltara tidak lebih 10 wajib pajak yang menyetor. Sedangkan transaksi yang dicatat mencapai belasan ribu,” sambungnya.

Pihak DJP Kaltimra sudah mengumpulkan informasi, mengenai para pemilik dan lokasi sarang walet yang menjadi objek pajak. "Kita sudah himpun pemilik nama dan CV rumah walet. Dari data yang kami dapat, banyak pengusaha walet ini yang sudah tidak melaporkan atau menyetor pajak dua tahun lebih," ujar Samon.

Pihaknya berharap, pelaku usaha sarang walet mau dengan sadar melaporkan omzet usaha dan melaporkan pajak. Dari data DJP Kaltimra, jumlah transaksi mencapai 15.406 ribu dengan jumlah 821.484 ton. “Potensi pajak ini akan kami incar. Bersama dengan pajak daerah kami juga melakukan sinkronisasi data. Karena pajak daerah dulu yang maju baru kami pajak penghasilan,” tuturnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 22:52

Kondisi Ekonomi Membaik, Inflasi Kaltim Terkendali 0,37% November

SAMARINDA - Provinsi Kaltim November 2020 tercatat mengalami inflasi 0,37%…

Selasa, 01 Desember 2020 12:27

Sempat Dihantam Pandemi, Kontribusi UMKM Perlahan Alami Perbaikan

Sempat mengalami penurunan penjualan hingga 90,10 persen pada April lalu,…

Selasa, 01 Desember 2020 12:26

Lirik Potensi Kaltim, Biznet Investasi Rp 30 Miliar

BALIKPAPAN- Perusahaan infrastruktur digital, Biznet berencana memperluas jaringannya ke Kaltim.…

Selasa, 01 Desember 2020 12:25

Aktivitas Bisnis Bergeliat, Kinerja Perhotelan Pulih

BALIKPAPAN- Kondisi perhotelan di Kota Minyak mulai bergairah. Berbeda dengan…

Selasa, 01 Desember 2020 12:23

Saat Ini, Momen Tepat Beli Rumah

SAMARINDA- Meski turut mendapat tekanan dari virus corona, para pengembang…

Selasa, 01 Desember 2020 12:20

Pengangguran Melonjak, Kritisi Dampak Politik Upah Murah

JAKARTA- Angka pengangguran yang terus bertambah berkorelasi pada banyak faktor.…

Selasa, 01 Desember 2020 09:32

Yamaha Gear 125, Skutik Multifungsi buat Anak Muda

BALIKPAPAN – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru saja…

Minggu, 29 November 2020 12:47

Tiongkok Sepakat Beli 200 Juta Ton Batubara RI Tahun Depan

JAKARTA - Realisasi penjualan batubara Indonesia dipastikan bakal mendapatkan rapor…

Sabtu, 28 November 2020 13:03

Genjot Ekspor Ikan Tuna ke Korsel

JAKARTA–Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan…

Sabtu, 28 November 2020 13:01

Eni Jadi Tumpuan Proyek IDD

Perusahaan minyak asal Italia, Eni, diharapkan bisa menjadi suksesor proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers