MANAGED BY:
JUMAT
27 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 20 November 2020 11:31
Bila Abaikan Instruksi Protokol Kesehatan, Ancam Berhentikan Kepala Daerah
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya telah menerbitkan intruksi penegakan protokol kesehatan kepada kepala daerah terkait pandemi Covid-19 di Indonesia. (istimewa)

PROKAL.CO,

JAKARTA Setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, giliran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang akan memberikan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan. Hari ini (20/11) dia diundang Bareskrim.

“Sebagai warga negara yang taat hukum, undangan ini (panggilan Bareskrim) wajib kita penuhi dengan baik. Besok (hari ini) kami akan hadir di Bareskrim ditemani kepala Biro Hukum,” katanya dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kota Bandung.

Kang Emil, sapaan akrabnya, diminta klarifikasi terkait dugaan pelanggaran pengumpulan massa yang berpotensi menyebabkan persebaran Covid-19 di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Selain dirinya, kata dia, ada beberapa pihak yang diminta klarifikasi. “Kepolisian meminta klarifikasi dari sejumlah pimpinan wilayah tempat peristiwa tadi. Walaupun asal-muasal dan latar belakang situasinya tidak bisa dipersamakan,” ucapnya.

“Pak Anies Baswedan sudah memberikan klarifikasi dan saya sudah menerima surat kemarin sore untuk dimintai keterangan. Jadi, bahasanya bukan diperiksa, tapi dimintai tambahan keterangan terkait acara di Bogor,” imbuh dia.

Menurut Kang Emil, sistem pemerintahan Jabar berbeda dengan DKI Jakarta. Kewenangan teknis, seperti kegiatan masyarakat, berada di level bupati/wali kota. Sementara, hubungan provinsi dan kabupaten/kota bersifat koordinatif. “Kalau di luar DKI Jakarta semua kewenangan teknis ada di bupati/wali kota. Jadi, ada ribuan kegiatan setiap tahun di Jabar itu dikelolanya oleh bupati dan wali kota,” ucapnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 26 November 2020 21:22

Mantan Sekda Kukar Edy Subandi Meninggal, Kasus Meninggal Covid-19 di Kaltim Tembus 577

PROKAL.CO, SAMARINDA - Satgas Penanganan COVID-19 di Kaltim melaporkan hari…

Kamis, 26 November 2020 12:46

Istri Edhy Prabowo Belum Menyandang Status Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat mengamankan Iis Rosita Dewi (IRD)…

Kamis, 26 November 2020 12:43

Jadi Tersangka, Edhy Minta Maaf ke Presiden dan Prabowo

 Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyesal terlibat dalam kasus…

Rabu, 25 November 2020 22:07

Positif Covid-19, Walikota Samarinda Syaharie Jaang Isolasi Mandiri di Rumah Jabatan

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat ini menjalani isolasi…

Rabu, 25 November 2020 13:32

MYC Deadlock, Ditentukan Mendagri

APBD Kaltim pada tahun depan di angka Rp 11 triliun.…

Rabu, 25 November 2020 13:29

Nasib RUU Ibu Kota Negara Diputuskan Hari Ini

BALIKPAPAN-Urgensi rancangan undang-undang (RUU) tentang ibu kota negara (IKN) kembali…

Rabu, 25 November 2020 11:32

Menteri KKP Edhy Prabowo Kena OTT, Ini Komentar Gerindra

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo terkena operasi tangkap tangan…

Rabu, 25 November 2020 10:50

Ditangkap KPK, Segini Total Harta Menteri Edhy Prabowo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap…

Rabu, 25 November 2020 10:45

OTT Menteri Edhy Prabowo Terkait Ekspor Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap…

Rabu, 25 November 2020 10:36

Menteri KKP Edhy Prabowo Kena OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers