MANAGED BY:
SABTU
06 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 20 November 2020 11:29
Yang Terkuak dari Sidang Kasus Gratifikasi Ismunandar
Ternyata Ada Setoran Lain dari Beberapa Pejabat Daerah
Suasana sidang.

PROKAL.CO,

ISMUNANDAR dan Encek Firgasih tertangkap tangan KPK awal Juli lalu. Kala itu, Musyaffa (kepala Bapenda Kutai Timur) turut diangkut karena membawa sejumlah uang. Yang bersumber dari rekanan dan disetorkan ke Ismunandar untuk persiapan Pilkada Kutai Timur 2020. Dua rekanan, Aditya Maharani Yuono dan Deky Aryanto lebih dulu menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Samarinda dan sudah memasuki agenda pembacaan tuntutan. Aditya dituntut selama 2 tahun dan Deky dituntut selama 2 tahun 6 bulan pidana penjara.

Komisi antirasuah menyeret bupati Kutai Timur nonaktif itu dengan tiga pasal sekaligus. Pasal 12 Huruf A dan Pasal 11 disangkakan jadi pasal dugaan suap yang diterimanya atas penerimaan hadiah atau janji untuk melakukan sesuatu yang tak patut atas jabatannya. Tak hanya itu, beskal KPK menyertakan pasal gratifikasi untuk dibuktikan di meja hijau, yakni Pasal 12B di dakwaan kedua. Dari pasal itu, JPU merincikan adanya penerimaan yang diterima Ismunandar sepanjang Maret 2016 hingga Juni 2020 dari berbagai pihak sebanyak Rp 13,55 miliar bersama Musyaffa dan Suriansyah.

“Sejumlah pemberian itu tidak dilaporkan ke KPK,” ungkap JPU KPK.

Padahal, merujuk UU Tipikor, setiap pemberian yang diterima para pejabat pemerintahan wajib dilaporkan ke KPK paling lambat 30 hari kerja terhitung sejak gratifikasi itu diterima. Pemberian itu diurai dalam 12 kejadian dalam dakwaan tersebut dalam berbagai bentuk, barang, uang tunai, hingga transfer dengan nominal bervariasi. (lihat infografis). Menurut JPU, tak hanya lewat Musyaffa dan Suriansyah, ada setoran lain yang dikumpulkan beberapa pejabat lain di lingkungan Pemkab Kutim.

“Terdakwa merupakan penyelenggara negara namun melakukan hal yang tak patut dengan menerima sejumlah uang atau barang yang digunakan untuk kepentingan pribadi,” ucap JPU. Total, gratifikasi yang diterima Ismunandar lewat beberapa pejabat Pemkab Kutai Timur mencapai Rp 13,5 miliar. Atas dakwaan yang dibacakan itu, kelima terdakwa, Ismunandar, Encek URF, Musyaffa, Suriansyah alias Anto, dan Aswandini Eka Tirta memilih tak mengajukan eksepsi. Majelis hakim pun mengagendakan persidangan akan kembali digelar pada 26 November 2020 mendatang untuk pemeriksaan saksi. (ryu/riz/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Maret 2021 11:03

Perbaikan Ekonomi Kaltim Bisa Cepat, Terpacu Perbaikan Ekonomi Global

Perbaikan ekonomi Kaltim tahun ini diprediksi bisa semakin cepat. Selain…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:54

Moeldoko Jadi Ketum Demokrat, AHY Sebut KLB Ilegal, Polri Tak Keluarkan Izin Kongres

Tsunami politik menghantam Partai Demokrat (PD). Sejumlah kader dan mantan…

Sabtu, 06 Maret 2021 10:33

Relaksasi setelah Tiga Pekan PPKM Mikro, Objek Wisata Boleh Buka

Zona oranye sudah turun menjadi zona kuning. Karena itu, pemkot…

Jumat, 05 Maret 2021 21:00

Pengawas Lalai, Aktivitas Kapal Seenaknya, Jembatan Dondang Kembali Dihantam Ponton Batu Bara

Perlu tindakan tegas dan konkret. Tak sekadar menerima ganti rugi…

Jumat, 05 Maret 2021 12:01

Imigrasi Cekal Dua Pegawai Ditjen Pajak, Atas Permintaan KPK, Diduga Terlibat Kasus Suap

JAKARTA–Pengusutan kasus suap yang melibatkan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian…

Jumat, 05 Maret 2021 11:58

Jelang Penerimaan CPNS 2021, Ada Formasi Khusus Penyandang Disabilitas

SAMARINDA–Penyandang disabilitas masih harus berjuang. Pemerintah pun idealnya bisa memberikan…

Jumat, 05 Maret 2021 11:53
Kisah Provinsi Kaya Batu Bara Penikmat Tol Pertama di Kalimantan

Menunggu Rangkaian Jalan-Jalan Bebas Hambatan yang Diidamkan

Puluhan tahun merdeka, mulusnya jalan tol baru dirasa. Pembangunan jalan…

Jumat, 05 Maret 2021 11:52

Barang Bukti yang Disita dari Perkara Pungli Komura, Tunggu Fatwa, Baru Kembalikan

SAMARINDA–Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Koperasi Samudera Sejahtera (Komura)…

Jumat, 05 Maret 2021 11:42

Pekerja Migran Indonesia Terinfeksi Mutasi Vidurs Covid-19, Pelacakan Diperluas

BREBES – Pelacakan terhadap kontak erat pekerja migran Indonesia (PMI)…

Jumat, 05 Maret 2021 11:07

Rekrut 1,3 Juta ASN, Wapres Ingatkan Perbaikan Kualitas dan Integritas

JAKARTA – Wapres Ma’ruf Amin memberikan pengarahan di rapat koordinasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers