MANAGED BY:
JUMAT
27 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Jumat, 13 November 2020 08:02
Perihal Rekomendasi Bawaslu dan Pembatalan Paslon di Pilkada Kukar

PROKAL.CO,

Oleh 

Herdiansyah Hamzah

Melihat informasi yang beredar di media sosial, khususnya WhatsApp Group, yang menyebut "rekomendasi Bawaslu sifatnya tidak mengikat karena hanya rekomendasi" dan "penggunaan pasal 71 ayat (5) UU 10/2016 sebagai dasar pembatalan paslon yang disebut keliru", maka penting bagi saya untuk meluruskan hal tersebut sebagai bagian kewajiban akademisi kami di kampus untuk memberikan informasi yang benar dan memadai bagi publik (namun soal materi atau objek pelanggaran, tetap menunggu keterangan resmi Bawaslu dan KPU).

Kendatipun bentuknya bukan putusan, tetapi "rekomendasi" Bawaslu itu, hukumnya wajib untuk segera ditindaklanjuti oleh KPU Provinsi dan/atau KPU Kabupaten/Kota. Terlebih rekomendasi itu juga sudah melalui tahap klarifikasi dan kajian oleh Bawaslu sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang, untuk memastikan apakah aspek formil dan materil atas objek pelanggaran administrasi tersebut terpenuhi. 

Hal ini diatur dalam ketentuan Pasal 10 huruf b1 UU 10/2016 yang secara eksplisit menyebutkan bahwa, “KPU wajib melaksanakan dengan segera rekomendasi dan/atau putusan Bawaslu mengenai sanksi administrasi Pemilihan”. Hal ini diperkuat dengan ketentuan Pasal 139 ayat (2) UU 1/2015, yang menyatakan bahwa, “KPU Provinsi dan/atau KPU Kabupaten/Kota wajib menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu Provinsi dan/atau Panwaslu Kabupaten/Kota”. 

Dan terhadap rekomendasi Bawaslu itu, KPU Provinsi dan/atau KPU Kabupten/Kota wajib memutus pelanggaran administrasi paling lama 7 hari sejak rekomendasi Bawaslu tersebut diterima (lihat Pasal 140 UU 1/2015). Jadi rekomendasi Bawaslu itu bersifat mengikat kepada KPU, untuk segera dijalankan. Artinya, KPU tidak perlu lagi melakukan apapun, kecuali menjalankan rekomendasi Bawaslu tersebut. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 25 November 2020 13:43
Refleksi Hari Guru 2020

Apakah Peran Guru Akan Tergeser di Era Revolusi Industri 4.0?

Oleh: Kartini Hilmatunnida (Guru SMP 6 Bontang) Brad Henry mengatakan,…

Rabu, 25 November 2020 13:33

Semangat Baru di Hari Guru

Hetifah Sjaifudian Wakil Ketua Komisi X DPR   HARI Guru…

Sabtu, 21 November 2020 20:21

Perbedaan Naga Barat dan Naga Timur

Oleh : FA Yudhistira Yogapratama Mahasiswa Prodi Sejarah Universitas Airlangga …

Jumat, 20 November 2020 11:25

Ahli Ibadah Masuk Neraka dan Pelacur Masuk Surga

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 20 November 2020 11:17

Menakar Pengaruh Munsi III bagi Sastra Kaltim-Kaltara

Oleh: Sunaryo Broto (Karyawan Pupuk Kaltim Bontang, nomine Tokoh Kebahasaan…

Jumat, 20 November 2020 09:38

Membincangkan KIP dalam Debat Pilkada Samarinda

Oleh : Imran Duse   Jika tak ada aral, perhelatan…

Kamis, 19 November 2020 17:55

Bereksperimen lewat Kelas Daring

Oleh: Tika Andriya Guru SMP 6 Loa Kulu, Fasilitator Daerah…

Rabu, 18 November 2020 17:27

Karikatur Nabi, Penyambutan Rizieq Shihab, dan Bahaya Laten Pengultusan

 Oleh Dr H Fuad Fansuri, Lc, MThI Dosen Ilmu Al-Qur’an…

Sabtu, 14 November 2020 12:26

Tak Bisa Instan, Tak Cuma Guru

Oleh             : Siti Chusuning (Kepala SMP…

Jumat, 13 November 2020 11:48

Ayah-Ayah Super

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers