MANAGED BY:
SABTU
17 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 05 November 2020 14:34
Direksi Perusda Diminta Jujur Laporkan Data, Pemprov Siapkan Evaluasi, Dorong Kejaksaan Usut Tuntas
Baharuddin Demmu

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Kasus hukum yang menimpa Perusda Agro Kaltim Utama (AKU) jadi alarm pemprov. Ketika memilih direksi, mengedepankan integritas. Lagi pula, terdapat uang rakyat dalam operasional perusda. Sehingga pengelolaannya seharusnya lebih transparan.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu mengatakan, sejak mereka dilantik jadi legislator September 2019, urusan perusda menjadi salah satu fokus parlemen. Untuk diketahui, Pemprov Kaltim memiliki sembilan perusda. Terdiri dari Perusda Bankaltimtara, Melati Bhakti Satya (MBS), PT Bara Kaltim Sejahtera, PT Migas Mandiri Pratama, Perusda Ketenagalistrikan, Perusda Sylva Kaltim Sejahtera, Asuransi Bangun Askrida, Jaminan Perkreditan Daerah (Jamkrida), dan PT Agro Kaltim Utama (AKU). Perusda terakhir itu, kini tersandung hukum.

Baharuddin menuturkan, ada beberapa perusda yang tidak transparan. Pada saat awal baru dilantik, pihaknya pun memanggil satu demi satu perusda di Kaltim.

"Jadi, waktu itu bergilir, kita undang (direksi perusda) dalam rangka kita melakukan evaluasi, bagaimana dana-dana penyertaan modal itu dimanfaatkan penyertaan modal sesuai dengan tupoksi bisnisnya," terang dia kepada Kaltim Post, Rabu (4/11). Lanjut dia, saat itu ketika mengundang PT AKU, pihaknya kesulitan. Sebab, sudah lama perusahaan tersebut tidak berkantor di Jalan Basuki Rahmat, seperti perusda lainnya.

Sehingga, stafnya pun harus berkeliling untuk menyampaikan surat undangan tersebut. Tetapi, hasilnya nihil. "Akhirnya, kami kan sering bertemu dengan Biro Ekonomi (Kaltim). Nah di situlah kami menanyakan status PT AKU seperti apa. Dan kami minta kepada Biro Ekonomi," kisah Baharuddin. Dia melanjutkan, dari berbagai pertemuan itu, informasi berkembang bahwa ternyata PT AKU ini sudah tidak aktif. Sudah tidak menyumbangkan PAD karena sudah vakum. Mereka pun meminta kepada Biro Ekonomi untuk melakukan evaluasi besar-besaran terhadap PT AKU.

Jika ditemukan penyimpangan dana penyertaan modal, Biro Ekonomi diminta melapor ke kejaksaan. Hingga akhirnya kasus ini terungkap, pihaknya pun mengapresiasi kerja kejaksaan. "Tugas Komisi II ini kan memang mengevaluasi. Ya alhamdulillah, kami bisa menjalankan tugasnya," kata politikus PAN tersebut. Baharuddin melanjutkan, kasus yang menjerat PT AKU menjadi warning bagi seluruh perusda di Kaltim, bahwa tak boleh bermain-main dan harus tertib administrasinya. "Jangan sampai kami sudah minta data ternyata tidak jelas datanya. Hal ini kan dia juga dikeluhkan fraksi-fraksi yang lain. Artinya, ini sudah bukti. Kalau tidak serius mengelola dan ada penyimpangan dana penyertaan modal, akibatnya ya begini," tegasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 17 April 2021 12:09
Mereka Menemukan ’’Rumah” di Indonesia (5-Habis)

Nama Ketiga Anak Jadi Trofi Ajang Sepak Bola

Seorang doktor teologi, selama nyaris tiga dekade di Papua, selain…

Sabtu, 17 April 2021 12:06

Indonesia Tidak Boleh Lengah, Gelombang Ketiga Covid-19 Dunia Membayangi

JAKARTA- Meskipun kasus Covid-19 di Indonesia relatif ‘terkendali’. Namun gelombang…

Sabtu, 17 April 2021 12:05

Segera Disahkan, Rancangan Perpres Zakat ASN Sudah Masuk Setneg

JAKARTA- Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembayaran zakat untuk aparatur…

Sabtu, 17 April 2021 12:02

Kasus Mafia Pertanahan Makin Massif, Diminta Tak Hanya Gertak Sambal

JAKARTA– Panitia Kerja (Panja) Mafia Tanah Komisi II DPR RI…

Sabtu, 17 April 2021 11:59

Lulusan SMA Bisa Daftar Sekolah Kedinasan dan CPNS

JAKARTA- Tahun ini, pemerintah memperluas kesempatan kepada masyarakat lulusan SMA/sederajat…

Sabtu, 17 April 2021 11:35
Vaksin Nusantara Bisa Diporduksi Awal Tahun Depan

BPOM Menunggu Respon Peneliti Vaksin Nusantara

JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jumat (16/4) menyatakan…

Sabtu, 17 April 2021 11:34

Dua Bulan Temukan 200 Ujaran Kebencian

JAKARTA- Media sosial masih menjadi ladang subur ujaran kebencian. Polri…

Sabtu, 17 April 2021 11:19

Ingin Tekan Kasus dan Tak Mengulang Kesalahan Libur Panjang Sebelumnya, Jokowi Larang Masyarakat Mudik

JAKARTA– Pemerintah telah memutuskan untuk melarang mudik karena masih dalam…

Sabtu, 17 April 2021 11:18

Prancis Minta Warganya Tinggalkan Pakistan

ISLAMABAD- Pemerintah Prancis khawatir pada warganya yang tinggal di Pakistan.…

Sabtu, 17 April 2021 10:53
TNI-AD Akui Ada Prajurit Membelot ke KKB

Antar Rokok dan Pinang, Pelajar Tewas Ditembak KKB

JAYAPURA– Di pinggir jalan kampung itu, suara tembakan senjata menyalak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers