MANAGED BY:
SABTU
06 MARET
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM PEMBACA

Jumat, 30 Oktober 2020 12:36
Menelisik Jejak Pengurangan Karbon

Namun, upaya pengurangan jejak karbon tidak hanya berhenti di situ. Penggunaan lebih banyak material daur ulang (upcycling) untuk produk terbaru harus ditingkatkan. Ini juga akan memacu percepatan circular economy pada masa mendatang.

Di samping itu, efisiensi penggunaan energi pada tahap produksi lebih menggunakan energi terbarukan harus diakselerasi. Tidak hanya pada proses produksi, proses distribusi produk, penggunaan kendaraan dengan energi terbarukan harus diutamakan ketimbang menggunakan kendaraan berbahan bakar fossil.

PENGURANGAN DARI HULU

Di samping langkah progresif yang dilakukan oleh produsen, upaya pengurangan jejak karbon dapat bermula di hulu, dari kebiasaan-kebiasaan aktivitas manusia dalam keseharian.

Sebagai contoh, kebiasaan memulai untuk berkebun dari rumah membuat rantai produksi bahan makanan dan distribusi begitu dekat, sehingga potensi emisi yang dipakai kendaraan untuk berbelanja dapat diminimalkan. Dari aktivitas berkebun, kebiasaan untuk memasak–walaupun tetap menggunakan bahan bakar tak terbarukan–kemudian muncul pula. Dari kedua aktivitas ini, residu atau sampah makanan yang dihasilkan akan banyak organik dan mudah terurai oleh alam. Langkah ini jelas mengurangi potensi sampah anorganik dari kemasan plastik atau anorganik.

Upaya pengurangan jejak karbon juga mengisyaratkan pentingnya mendahulukan hal yang penting (primer) dalam pemenuhan kebutuhan dan menegasikan kebutuhan tersier. Bila tidak terlalu penting, mengganti smartphone untuk mengikuti tren terbaru dapat ditunda dan cukup menggunakan gawai yang lama, begitu pula dengan kebiasaan membeli fashion teranyar. Ini sejalan dengan gaya hidup minimalis yang mulai marak belakangan ini.   

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 05 Maret 2021 12:02

Legalisasi Minuman Keras

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Senin, 01 Maret 2021 10:57

Merealisasikan Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka

Oleh: Aldi Pebrian Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kaltim  …

Sabtu, 27 Februari 2021 09:53

Memantaskan Tuhan

Oleh: Bambang Iswanto Dosen IAIN Samarinda   Seorang artis yang…

Sabtu, 20 Februari 2021 10:59

Kaya Mendadak

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Jumat, 12 Februari 2021 12:11

Iklan Pernikahan Dini

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Sabtu, 06 Februari 2021 11:24

NU dan Muhammadiyah Elitis?

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Sabtu, 06 Februari 2021 10:56

Membaca Minggu Pertama Kapolri Baru

Oleh: Rudy Mas'ud Tepat seminggu pelantikan Kepala Kepolisian Republik Indonesia…

Sabtu, 30 Januari 2021 10:30

Kesempatan dalam Kesempitan Bencana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda    …

Kamis, 28 Januari 2021 10:20

Seaglider dan Early Warning System

Oleh: Rudy Mas'ud* Sekira dua pekan lalu, saya menginterupsi Rapat…

Jumat, 22 Januari 2021 12:02

Ramalan Bencana

Bambang Iswanto Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda.    …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers