MANAGED BY:
SABTU
31 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 30 Oktober 2020 11:38
Pengusaha Nilai UMP Tetap Kebijakan Tepat

PROKAL.CO,

JAKARTA - Pengusaha menilai keputusan Kementerian Ketenagakerjaan untuk tidak menaikkan upah minimum di tahun 2021 sebagai langkah yang tepat. Sebab, pelaku usaha yang tahun ini mendapat tantangan sangat berat karena pandemi, tengah menghadapi kendala cashflow.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Benny Soetrisno mengatakan bahwa kebijakan tersebut setidaknya memberikan nafas lega bagi pengusaha. Sebab, jika upah minimum naik, maka pengusaha harus memutar otak agar rasionalisasi keuangan tahun depan lebih ketat. ”Saat ini sudah berjalan setengah tahun, income hampir tidak ada,” ujar Benny, kemarin (29/10).

Benny membeberkan bahwa cashflow pelaku usaha sudah cukup mengkhawatirkan. Jika terpaksa melakukan rasionalisasi lebih ketat, dikhawatirkan akan berdampak pada jumlah PHK. ”Jadi wajar lah, apalagi perusahaan-perusahaan sekarang banyak yang kesulitan,” tambah Benny.

Seperti diketahui, pemerintah secara resmi menyatakan tak ada kenaikan upah minimum pada 2021, baik upah minium provinsi (UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK). Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui surat edaran tentang Penetapan Upah Minimum Baru Tahun 2021 di Masa Pandemi Covid-19. ”Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja atau buruh serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi covid-19,” ujar Ida dalam surat edarannya.

Di sisi lain, pendapat berbeda dilontarkan oleh ekonom. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai bahwa kebijakan Pemerintah tidak menaikan UMP merupakan langkah tidak tepat dalam penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Tauhid, kebijakan untuk tidak menaikan UMP akan berdampak pada daya beli, khususnya pada kalangan pekerja pada tahun depan dengan ketidakpastian meredanya pandemi Covid-19. Lebih lanjut, Tauhid menyatakan bahwa UMP tahun 2021 bisa saja dinaikan sesuai dengan proyeksi inflasi yang telah diperkirakan Pemerintah Indonesia. Menurutnya, UMP tahun 2021 seharusnya bisa naik sebesar dua persen karena telah sesuai dengan proyeksi inflasi. ”Karena kalau tidak naik, daya beli tahun depan akan turun drastis,” pungkasnya. (agf)


BACA JUGA

Sabtu, 31 Juli 2021 12:35
PPKM Berdampak ke Okupansi

Perhotelan Atur Siasat Tetap Bertahan

SAMARINDA-Pusat perbelanjaan memang terpukul setelah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)…

Sabtu, 31 Juli 2021 12:34
Perbankan Pastikan PPKM Tak Ganggu NPL

Pandemi, Diklaim Kredit Macet Masih Terkendali

Potensi kredit macet dinilai selalu ada. Namun, perbankan menilai kondisinya…

Sabtu, 31 Juli 2021 12:33

Pengusaha Berharap Zero ODOL Ditunda

SAMARINDA-Pelaku usaha menegaskan tidak meminta Kementerian Perhubungan (Kemhub) membatalkan aturan…

Jumat, 30 Juli 2021 13:06

Okupansi Hotel di Kaltim Terjun Bebas

Penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menggerus tingkat hunian kamar hotel…

Jumat, 30 Juli 2021 13:04

PHK Menghantui, Pengusaha Tetap Taat

SAMARINDA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri)…

Rabu, 28 Juli 2021 14:05

Pulihkan Pariwisata lewat Konsep Smart Tourism

SAMARINDA- Konsep smart tourism bakal dijadikan solusi untuk mengembangkan kawasan…

Rabu, 28 Juli 2021 14:03

Pembatasan Ketat Mobilitas, Ekonomi Kaltim Diyakini Masih Kukuh

Pembatasan ketat mobilitas masyarakat yang terus berlanjut membuat Bank Indonesia…

Rabu, 28 Juli 2021 11:34

Cash Flow Menipis untuk Tutupi Kerugian Selama 2020, Gelombang PHK Mengintai

Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang penerapan pembatasan aktivitas masyarakat (PPKM) Level…

Rabu, 28 Juli 2021 11:32

Realisasi KUR Capai Rp 143 Triliun

SAMARINDA – Pemerintah mencatat realisasi serapan kredit usaha rakyat (KUR)…

Rabu, 28 Juli 2021 11:21

Bayang-Bayang PHK di Tengah Pemberlakuan PPKM Level 4

Pandemi Covid-19 gelombang kedua memang membuat para pengusaha kembali melakukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers