MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 30 Oktober 2020 10:13
51 Persen Kecewa Kinerja Presiden, 60 Persen Inginkan Reshuffle Kabinet
Presiden Joko Widodo

PROKAL.CO,

JAKARTA– Ketidakpuasan  publik terhadap kinerja presiden dan wakil presiden terus meningkatkan. 51 persen publik tidak puas dengan kinerja Jokowi, dan 67 persen kecewa dengan kinerja Ma’ruf. Sebanyak 60 persen publik menginginkan adanya reshuffle kabinet.

Tingkat ketidakpuasan masyarakat terlihat dari hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis secara virtual (28/10). Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, jika dibandingkan pada survei periode Juli 2020 lalu, kekecewaan kepada kinerja presiden meningkat dari 33.5 persen menjadi 51 persen. “Begitu halnya dengan wapres, dari 42.5 persen responden menyatakan tidak puas, meningkat menjadi 67 persen,” paparnya.

Menurut Dedi, faktor paling berpengaruh terhadap kekecewaan presiden dan wapres adalah faktor kepemimpinan 75 persen, keberpihakan pada rakyat 71 persen, integritas atau ketepatan janji 66 persen, koordinasi antar lembaga 69 persen dan empati atau aspiratif 53 persen.

 Dalam bidang ekonomi, ketidakpuasan  publik atas kinerja pemerintah cukup tinggi. 51 persen publik menilai kinerja bidang ekonomi buruk, dan 6 persen menilai sangat buruk. Jadi, jika diakumulasi ada 57 persen yang tidak puas dengan kinerja bidang ekonomi. Sementara respon positif hanya mampu menyerap 43 persen.

Menko Ekonomi Airlangga Hartarto sendiri mendapat respon kepuasan publik hanya di urutan ke-6 dengan persentase 36 persen. “Persepsi ini cukup menegaskan jika performa Airlangga dianggap mengecewakan,” terang Dedi.

Menurut Dedi, kekecewaan publik atas kondisi ekonomi ini dipengaruhi beberapa hal, diantaranya, persepsi mahalnya harga bahan pokok (58 persen), sulitnya mencari pekerjaan (44 persen), sulitnya melakukan transaksi perdagangan/jual beli (38 persen) dan pengaruh lain (34 persen).

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 05 Desember 2020 12:17

DPD RI Bertandang ke Kaltim Post, Bahas Perbatasan hingga Pilkada

Keluh kesah masyarakat kerap mencuat ke publik berkat peran media.…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:28

Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru

SAMARINDA - Pemprov Kaltim kembali menerbitkan surat edaran (SE) Gubernur…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:00

KPK OTT Pejabat di Kemensos Terkait Dugaan Suap Bansos Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).…

Jumat, 04 Desember 2020 15:36

Kembali Buka, Operasional RSI Samarinda Tidak Mudah

SAMARINDA-Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda tengah bersiap buka kembali. Berbagai…

Jumat, 04 Desember 2020 15:31

Gorong-Gorong Sudah Terpasang, Perbaikan Akses Kutim-Berau Masih Berprogres

BALIKPAPAN-Jalan poros yang menghubungkan Kutim dan Berau, yang ambles Rabu…

Jumat, 04 Desember 2020 15:29
Upaya BNPT Libatkan Perempuan Kaltim Melawan Terorisme

Paham Kekerasan Mulai Menyasar Anak Usia Dini

Dalam riset Setara Institute, tentang kota toleran, Samarinda berada di…

Kamis, 03 Desember 2020 12:41

Kampus Buka, Mahasiswa Boleh Pilih Daring

JAKARTA– Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada…

Kamis, 03 Desember 2020 12:40

Siapkan TPS Khusus bagi Pemilih yang Demam

SEMENTARA itu, sepekan jelang pemungutan suara, logistik Pilkada Balikpapan sudah…

Kamis, 03 Desember 2020 12:39

Sebelum Pilgub, Wagub Optimistis MYC Terwujud

SAMARINDA-Proyek yang dibangun dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyears…

Kamis, 03 Desember 2020 12:36
Melawan HIV/AIDS di Tengah Pandemi Covid-19 (3-Habis)

Singkirkan Stigma Negatif, Keputusan “Sembuh” di Tangan ODHA

Global Solidarity, Shared Responsibility menjadi tema peringatan Hari AIDS Sedunia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers