MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 30 Oktober 2020 10:11
18 Provinsi Tak Naikkan Upah Minimum 2021

Menaker Sebut Sebagian Besar Perusahaan Tak Mampu Bayar Upah

PROKAL.CO,

JAKARTA– Usai dikeluarkannya surat edaran (SE) menteri ketenagakerjaan (menaker) mengenai penetapan upah minimum (UM) 2021, setidaknya sudah 18 provinsi yang telah menentukan sikap terkait UM provinsinya (UMP). Seluruhnya sepakat untuk mengikuti SE tersebut alias tidak akan menaikkan UMP tahun depan.

Jumlah tersebut merupakan data sementara hingga Selasa (27/10), pukul 16.35 WIB. Sebagaimana diketahui, gubernur wajib menetapkan dan mengumumkan UMP 2021 paling lambat 31 Oktober 2020.

Menaker Ida Fauziyah mengatakan, penetapan UMP ini sepenuhnya berada di tangan gubernur meski telah ada SE sebagai acuan. Gubernur bisa menetapkan UMP-nya dengan juga mempertimbangkan kondisi perekonomian daerahnya. ”Saya kira dewan pengupahan daerah juga akan dilibatkan dalam merumuskan upah minimum provinsi,” ujarnya ditemui usai memimpin rapat forum The 26th ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) di Jakarta, kemarin (28/10).

Dia menjelaskan, sebetulnya untuk penetapan UM tahun 2021 itu tetap menggunakan komponen kebutuhan hidup layak (KHL) sebagaimana ketentuan-ketentuan yang ada di peraturan pemerintah (PP) 78/ 2015 tentang pengupahan. Di mana, PP ini bersumber dari undang-undang (UU) 13/2003 tentang ketenagakerjaan. Meski, UU dan PP ini didesain dengan tidak memprediksi adanya kondisi seperti pandemic Covid-19 saat ini. ”Dan kalau kita melihat, penetapan nilai KHL yang kita tetapkan itu akibatnya tidak semua provinsi mengalami kenaikan, tapi tidak semua provinsi juga akan mengalami penurunan,” paparnya.

Ia pun memaparkan latar belakang penetapan SE Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pertama, berkaitan dengan kondisi perekonomian Indonesia serta ketenagakerjaan pada masa pandemi covid 19 yang menurun. Penurunan tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi triwulan kedua yang tumbuh minus 5,32 persen.

Kemudian, merujuk pada data analisis dari hasil survei dampak covid 19 terhadap terhadap pelaku usaha yang dilakukan oleh BPS.  Terdapat 82,85 persen perusahaan yang cenderung mengalami penurunan pendapatan. Kemudian, 53,17 persen usaha menengah dan besar serta 62,21 persen Usaha Mikro dan Kecil mengalami kendala keuangan terkait pegawai dan operasional.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 22:52

Kondisi Ekonomi Membaik, Inflasi Kaltim Terkendali 0,37% November

SAMARINDA - Provinsi Kaltim November 2020 tercatat mengalami inflasi 0,37%…

Selasa, 01 Desember 2020 12:27

Sempat Dihantam Pandemi, Kontribusi UMKM Perlahan Alami Perbaikan

Sempat mengalami penurunan penjualan hingga 90,10 persen pada April lalu,…

Selasa, 01 Desember 2020 12:26

Lirik Potensi Kaltim, Biznet Investasi Rp 30 Miliar

BALIKPAPAN- Perusahaan infrastruktur digital, Biznet berencana memperluas jaringannya ke Kaltim.…

Selasa, 01 Desember 2020 12:25

Aktivitas Bisnis Bergeliat, Kinerja Perhotelan Pulih

BALIKPAPAN- Kondisi perhotelan di Kota Minyak mulai bergairah. Berbeda dengan…

Selasa, 01 Desember 2020 12:23

Saat Ini, Momen Tepat Beli Rumah

SAMARINDA- Meski turut mendapat tekanan dari virus corona, para pengembang…

Selasa, 01 Desember 2020 12:20

Pengangguran Melonjak, Kritisi Dampak Politik Upah Murah

JAKARTA- Angka pengangguran yang terus bertambah berkorelasi pada banyak faktor.…

Selasa, 01 Desember 2020 09:32

Yamaha Gear 125, Skutik Multifungsi buat Anak Muda

BALIKPAPAN – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) baru saja…

Minggu, 29 November 2020 12:47

Tiongkok Sepakat Beli 200 Juta Ton Batubara RI Tahun Depan

JAKARTA - Realisasi penjualan batubara Indonesia dipastikan bakal mendapatkan rapor…

Sabtu, 28 November 2020 13:03

Genjot Ekspor Ikan Tuna ke Korsel

JAKARTA–Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan…

Sabtu, 28 November 2020 13:01

Eni Jadi Tumpuan Proyek IDD

Perusahaan minyak asal Italia, Eni, diharapkan bisa menjadi suksesor proyek…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers