MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KOLOM REDAKSI

Rabu, 28 Oktober 2020 11:32
Tentang Sebuah Kata

Nah sementara, dari penggunaan yang di dalamnya ada pengguna bahasa tutur kata “anjay” bisa bermakna positif, bisa juga bermakna negatif. Semua tentu bergantung pada siapa dan di mana penutur menggunakannya.

Jika dalam bertutur ada yang merasa tersinggung, di situlah terjadi pelanggaran kesantunan. Sebaliknya jika di dalam bertutur dalam kelompok tertentu tidak ada yang tersinggung, maka tentu tidak ada pelanggaran apa-apa.

Misalnya kita ambil contoh kata lain, “jancok”. Bagi orang-orang Surabaya, kata “jancok” itu sudah merupakan simbol keintiman. Bahkan, dirasa akan aneh jika sesama arek Suroboyo tidak menggunakan kata “jancok” dalam komunikasi kesehariannya. Maka dalam hal itu, kata “anjay” tidak bisa digeneralisasi tentunya.

Semua bergantung pada suatu kesepakatan masing-masing kelompok yang akan menggunakan kata tersebut.

Ya, semoga fenomena kata “anjay” itu bisa menjadi pembelajaran kita bersama, bahwa bahasa adalah identitas suatu bangsa. Maka dengan begitu otomatis bahasa menjadi penggambaran suatu bangsa tentunya. Maka bijaklah dalam memilih dan memilah kata dalam bertutur. Agar martabat bangsa kita tetap terjaga. (rom/k8)

 

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 19 Oktober 2012 07:14

Sambaliung-Gunung Tabur Bakal Terhubung

<div> <div> <strong>TANJUNG REDEB</strong> - Selain Pembangunan Jembatan Kelay…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers