MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:14
Produk Prancis Diboikot, Presiden Macron Dikecam
Foto Presiden Prancis Emannuel Macron digambar dengan injakan sepatu.

PROKAL.CO,

PARIS– Di sejumlah negara di Timur Tengah, produk-produk Prancis menghilang dari rak-rak supermarket. Demonstrasi anti-Negeri Anggur itu juga marak, termasuk ajakan untuk menginjak foto Presiden Emmanuel Macron.

Di Kuwait, dewan direksi Al-Naeem Cooperative Society secara terbuka mengumumkan mencabut semua produk Prancis dari jaringan supermarket mereka. Di Qatar juga sama. ’’Sebagai perusahaan nasional, kami akan setia dengan visi dari masyarakat kami dan agama yang dianut,’’ tulis Al Meera Consumer Goods, perusahaan ritel konsumen di Qatar, seperti dikutip Al Jazeera.

Itu semua merupakan reaksi dari kontroversi kartun Nabi Muhammad. Juga, komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menyudutkan Islam dan menggeneralisasi muslim. ’’Di saat dunia harusnya didorong ke arah toleransi kepada semua kepercayaan, pernyataan yang keluar (dari Macron, Red) malah terus-menerus menyakiti komunitas Islam,’’ ujar Sekretaris Jenderal Gulf Cooperation Council (GCC) Nayef al-Hajraf.

Macron memang mati-matian membela sekularisme alias laïcité yang menjadi dasar negara yang dia pimpin. Karena itu, pemerintahannya, seperti rezim sebelumnya, membela publikasi karikatur Nabi Muhammad yang dicetak ulang oleh majalah satire Charlie Hebdo.

Emosi Macron semakin tinggi saat terjadi kasus pemenggalan guru sejarah Samuel Patty yang menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelas yang dia ajar. Tapi, komentar Macron dinilai memojokkan kaum muslim seluruh dunia. ’’Patty dibunuh karena para Islamis ingin menghancurkan masa depan kita. Saya tak akan biarkan itu dan saya tak akan menyerahkan kartun kita,’’ ungkap Macron seperti dikutip AFP.

Islam melarang umatnya menggambarkan sosok atau wajah Nabi Muhammad. Namun, negara sekuler seperti Prancis tak pernah mengindahkan aturan tersebut. Charlie Hebdo berkali-kali menerbitkan edisi kartun Nabi Muhammad. Aparat bahkan rela mengawal staf majalah dan merahasiakan kantor redaksi.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 12:11

Elite Partai Republik Mulai Gerah, Manuver Tim Hukum Trump Dinilai Konyol

WASHINGTON DC– Dukungan Partai Republik untuk Presiden AS Donald Trump…

Senin, 23 November 2020 11:50

Hakim Nilai Alat Bukti Dibuat Sembarangan, Gugatan Trump di Pennsylvania Ditolak

WASHINGTON DC– Asa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertahankan…

Senin, 23 November 2020 11:48

Eropa Segera Cabut Hukuman Boeing 737 Max

PARIS– Boeing mendapatkan kabar baik tahun ini. European Union Aviation…

Senin, 23 November 2020 09:09
Biden-Harris dan Jejak Garis Keturunan Mereka

Irlandia Digadang Jadi Kunjungan Luar Negeri Pertama

Joe Biden dan Kamala Harris menjadi simbol multikulturalisme. Presiden dan…

Kamis, 19 November 2020 17:32
Manuver Jelang Lengser

Keputusan Trump Tarik Pasukan AS, Susutkan Kekuatan Militer Timur Tengah

WASHINGTON DC– Manuver Presiden AS Donald Trump menjelang lengser dari…

Kamis, 19 November 2020 17:15

Zeena Ali, Polisi Wanita Pertama di Selandia Baru Berseragam Hijab

WELLINGTON – Kehormatan itu datang dari nurani yang terguncang. Menjadi…

Rabu, 18 November 2020 10:07

Gugatan Pemilu Trump Masih Lemah, Cabut Sebagian Sengketa di Pennsylvania

WASHINGTON DC– Jalan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencari…

Rabu, 18 November 2020 10:03

SpaceX Sukses Luncurkan 4 Astronot

WASHINGTON DC– SpaceX menorehkan sejarah baru. Untuk kali pertama, mereka…

Sabtu, 14 November 2020 11:31

NLD Menang Lagi di Pemilu Myanmar, Raih 368 Kursi di Parlemen

YANGON– Aung San Suu Kyi dipastikan kembali berkuasa di Myanmar.…

Sabtu, 14 November 2020 10:51

Penyelenggara Pemilu Bantah Ada Kecurangan

WASHINGTON DC– Tuduhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers