MANAGED BY:
SELASA
21 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 27 Oktober 2020 11:51
Gubernur Yakin Serapan Bisa 90 Persen di Ujung Tahun
Isran Noor

SAMARINDA- Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kaltim baru mencapai 50,26 persen dari pagu Rp 10,83 triliun. Serapan tersebut dianggap rendah seiring banyaknya kontraktor yang belum mengambil uang muka. Namun, Pemprov Kaltim optimistis pada pengujung tahun serapan akan lebih dari 90 persen.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, anggaran yang lambat terserap disebabkan banyaknya kontraktor yang enggan mengambil uang muka. Kebanyakan para pemilik proyek ini mengambil uang setelah proyeknya selesai. Hampir 80 persen perusahaan pemilik proyek itu tidak mau mengambil uang muka, sehingga serapan anggaran masih kecil.

“Tapi nanti pada akhir November atau pertengahan Desember itu sudah diambil uangnya. Serapan lebih besar pada akhir tahun,” jelasnya, Senin (26/10). Alhasil pihaknya masih optimistis penyerapan anggaran akan berada di kisaran lebih dari 90 persen dari total pagu. Para pemilik proyek pasti akan mengambil dana pada pengujung tahun setelah proyek-proyeknya selesai.

Artinya para kontraktor ini memiliki modal sendiri, sehingga pada saat proyek selesai baru mendapatkan keuntungan. “Saya rasa demikian, jadi jangan takut anggaran itu terserap sedikit. Tetap mencapai 90 persen, tapi memang agak lambat, apalagi banyak proyek yang sempat tersendat akibat Covid-19,” pungkasnya.

Terpisah, Pengamat Ekonomi Kaltim Aji Sofyan Effendi mengatakan, Pemprov Kaltim harusnya bisa mengantisipasi lambatnya serapan anggaran. Sebab, percepatan penyerapan anggaran merupakan salah satu cara untuk membantu pertumbuhan ekonomi. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, diperlukan peningkatan konsumsi masyarakat, peningkatan investasi, belanja pemerintah, dan ekspor harus lebih tinggi daripada impor.

Di Kaltim, ekspor-impornya sudah cukup baik, meskipun hanya bergantung pada satu sektor dan memiliki risiko sangat besar. Neraca perdagangan Kaltim juga masih bagus, meskipun nilainya terus mengecil tapi masih surplus. “Belanja pemerintah ini yang harusnya bisa bekerja maksimal, tapi sayang jika serapannya masih kecil,” katanya.

Dia menjelaskan, serapan anggaran yang baik bisa menumbuhkan konsumsi masyarakat. Ini membuat pertumbuhan ekonomi di daerah ini bisa terus membaik. Jika penyerapan anggarannya lamban, diikuti tingkat investasi yang masih loyo, dan perdagangan yang belum berkembang, maka akan sulit mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik.

“Serapan anggaran harusnya jangan menumpuk di akhir tahun, sebab serapan anggaran yang cepat bisa menjadi stimulus bagi konsumsi masyarakat yang berujung pada perbaikan ekonomi,” pungkasnya. (ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Senin, 20 September 2021 11:04

Kebun Sawit Rambah Tahura Bukit Soeharto, Program Kemitraan Konservasi Jadi Celah Alasan

TENGGARONG-Selain tambang ilegal, kebun sawit liar juga dituding ikut merusak…

Senin, 20 September 2021 11:01

PI 10 Persen untuk PPU Tunggu Gubernur

PENAJAM-Participating interest (PI) 10 persen pengelolaan blok migas jatah Pemerintah…

Senin, 20 September 2021 11:00

Rosatom Bangun Industri Nuklir, Kerja Sama Batan-Pemprov Kaltim di Buluminung

Perusahaan energi atom Rosatom Rusia bersama Pusat Kajian Sistem Energi…

Minggu, 19 September 2021 14:17

Indeks Keterbukaan Informasi di Kaltim Kategori Sedang

Komisi Informasi Pusat merilis hasil penilaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik…

Minggu, 19 September 2021 11:18
TNI-Polri Kejar KKTB Pembunuh Nakes Papua

Satu Korban Masih Hilang, Komandan OPM Tewas

Kekejaman kelompok kriminal teroris bersenjata (KKTB) pimpinan Lamek Taplo harus…

Minggu, 19 September 2021 10:19

Kondisi Jalan Mantap Masih Rendah, Kemantapan Jalan di Kaltim Hanya 75 Persen

PERBAIKAN ruas jalan trans Kalimantan di Kabupaten Berau, segera dilakukan.…

Minggu, 19 September 2021 10:18

Normalisasi Sungai Solusi Banjir di Kariangau

BALIKPAPAN-Persoalan banjir di Jalan Projakal, Km 5,5, Kelurahan Kariangau, Kecamatan…

Minggu, 19 September 2021 10:17

Realisasi APBD Kaltim Rendah, Dari Rp 11 Triliun, Baru Terserap 36 Persen

Pembahasan APBD Perubahan Kaltim dipastikan molor. Seharusnya, rancangan sudah diserahkan…

Sabtu, 18 September 2021 12:32

300 Nakes Ditarik dari 34 Distrik di Papua

JAYAPURA-Sebanyak 300 Tenaga Kesehatan (Nakes) ditarik dari 34 distrik di…

Sabtu, 18 September 2021 10:18

Balikpapan Siap Jadi Ibu Kota Provinsi

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Provinsi Kaltim, membuka peluang wacana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers