MANAGED BY:
SELASA
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 26 Oktober 2020 14:30
Aisyah Naomisachie, Berkarya lewat Film

Dari Sangatta hingga Jakarta, Raih Banyak Penghargaan

PROKAL.CO,

BERKARYA bukan hal mudah. Banyak cara dilakukan mengikuti kesukaan masing-masing. Namun, dalam perjalanan, banyak tantangan yang harus dilalui. Bahkan saat menuangkan karya masih banyak yang menganggap sebelah mata.

Hal itu bukan menjadi hambatan bagi perempuan bertubuh mungil kelahiran Sangatta, 4 Agustus 1996 silam. Bernama lengkap Aisyah Putri, atau lebih familier dijuluki Naomisachie, mungkin karena wajahnya yang mirip orang Jepang.

Pemilik rambut lurus hitam itu memang menyukai kesenian sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD). Menulis naskah hingga berperan layaknya aktor terus dilakukan hingga kini. Tidak heran, meski hanya putri daerah, dia sudah memiliki banyak film pendek, bahkan beberapa kali meraih penghargaan.

"Saya memang suka menulis sejak SD, kemudian menulis skrip saat SMP, dulu belum ada internet seperti sekarang. Hasilnya banyak yang terbuang gitu aja," ungkapnya saat ditemui di kediamannya.

Menjadi novelis sudah dicita-citakannya sejak kecil. Memang, perempuan berkulit putih itu sangat suka berimajinasi. Dia menyebut butuh wadah. Untuk itu, coba memanfaatkan teknologi menjadi karya yang layak dinikmati. "Saya suka acting, makanya saat masuk SMA ikut teater. Buat naskah, lalu coba bikin film pendek," tambahnya. Tidak mudah menghasilkan karya. Cibiran sana-sini, bujet seadanya, hingga tim yang tidak mumpuni kerap menjadi tantangan tersendiri. Namun, kata Naomi, jika tidak nekat, tidak akan ada karya yang bisa disajikan.

Beberapa film pendek, dia kerap merangkap sebagai pemeran. Seperti cerita yang mengangkat kekayaan alam Kutai Timur, mengenai karst berjudul "Menuju Paru Dunia", pernah menyabet juara 2 se-Kaltim di ajang Parfi Bontang Film Festival. Pada 2012 lalu, film berjudul "Nasib Ku Malang" film edukasi ajakan menolak narkoba. Serta saat ini satu karyanya sedang dipertaruhkan dalam perlombaan film mengenai ajakan melakukan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 berjudul "14 Days". Dia sudah merancang pembuatan film baru mengenai ikon Sangatta.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 10:37

Nyeri Punggung Usai Bangun Tidur, Mesti Perhatikan 5 Hal Ini

Tidur merupakan kebutuhan biologis yang dibutuhkan oleh tubuh khususnya otak.…

Selasa, 24 November 2020 10:35

Usai Bepergian, Jangan Simpan Masker Disembarang Tempat

 Pandemi Covid-19 masih terus membayangi kehidupan masyarakat dunia pada tahun…

Senin, 23 November 2020 09:14

Tren dari Kain Tradisional

SAMANTHA selaku brand fashion lokal Kota Minyak, memiliki ciri khas…

Senin, 23 November 2020 09:13

Penting Belajar Parenting, Membesarkan Anak Bukan Autodidak

LELAH bekerja seharian, namun ketika tiba di rumah justru kondisinya…

Senin, 23 November 2020 09:11

Ingin Tunjukkan Karya, Tak Ingin Dipandang Sebelah Mata

Cukup sulit untuk bergerak sebagai perempuan, bahkan di zaman modern…

Jumat, 20 November 2020 10:11

Terbaru, 4 Gejala Covid-19, Salah Satunya Sakit Perut

Selain batuk, sesak napas, dan demam, peneliti menemukan gejala Covid-19…

Rabu, 18 November 2020 10:42

Ingin Jadi Wanita Karier Masa Kini

BELAJAR jualan sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) ternyata…

Rabu, 18 November 2020 10:31
Termuda Sabet Juara Duta Wisata

Sempat Minder, Orangtua Jadi Penyemangat

JOVYANCA Dina Putri. Dara berparas cantik yang masih duduk di…

Rabu, 18 November 2020 10:25

Gua Lorong Air, Terpukau Hotel Berbintang Alam

Kecamatan Karangan bak surganya para penikmat keindahan alam. Di berbagai…

Rabu, 18 November 2020 10:21

Gaya Simpel dan Santai Jadi Tren

DUNIA fesyen seperti tak ada habisnya. Tiap hari selalu ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers