MANAGED BY:
RABU
25 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 26 Oktober 2020 13:52
Pemanfaatan Hutan Lestari untuk Dikelola Warga, Paser Dapat Jatah 43.000 Hektare
Kabupaten Paser pun mendapatkan jatah 43.000 hektare yang bisa diusulkan oleh kelompok tani hutan (KTH). Ada lima opsi skema yang bisa diberlakukan. Yaitu hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, kemitraan kehutanan, dan hutan adat.

PROKAL.CO,

TANA PASER-Sejak diberlakukannya Peraturan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nomor 83 Tahun 2016 tentang Perhutanan Sosial, warga kini bisa memanfaatkan kawasan yang masih masuk hutan untuk dikelola dengan berbagai opsi. Mulai dari pertanian, hortikultura, perikanan, dan lainnya. Kabupaten Paser pun mendapatkan jatah 43.000 hektare yang bisa diusulkan oleh kelompok tani hutan (KTH). Ada lima opsi skema yang bisa diberlakukan. Yaitu hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, kemitraan kehutanan, dan hutan adat.

Di Kabupaten Paser, ada areal hutan adat yang telah diusulkan oleh masyarakat hukum adat (MHA) Muluy seluas 9.000 hektare di Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam. Kini telah dilakukan verifikasi teknis oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim, dan Pokja Perhutanan Sosial Kaltim.

"Tinggal menunggu Surat Keputusan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan," kata Kasi Pemberdayaan Masyarakat Hutan, Dishut Kaltim, Desmon Hariman Sormin, saat kunjungan ke Paser pekan lalu. Setelah mendapat SK tersebut, maka MHA dapat melakukan pengelolaan kawasan tersebut selama 35 tahun dan dapat diperpanjang. Masyarakat adat juga dapat melakukan aktivitas adat, pengelolaan pertanian, perikanan dan lainnya.

Pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah atau penghasilan dari masyarakat adat, dengan tetap menjadi fungsi kawasan adat yaitu kelestarian lingkungan berbasis sosial kultur, atau rona adat setempat. "Yang terpenting tidak diperjualbelikan atau pun diwariskan," lanjut Desmon.

Peran pemerintah daerah, kata dia, sangat penting. untuk pengusulan pemanfaatan kawasan perhutanan sosial, dokumennya harus lengkap dan klir. Jika telah disahkan, banyak manfaat yang bisa dinikmati masyarakat. Dia mencontohkan, masyarakat ingin menanam tanaman hortikultura, bibitnya bisa diusulkan melalui Dishut Kaltim melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHK) terdekat. Untuk di Paser melalui KPHP Kendilo.

"Bahkan Dishut juga akan membuatkan petanya untuk kawasan tersebut," tutur Desmon. Masyarakat tidak harus selalu berpikir bahwa pemanfaatan hutan hanya untuk menghasilkan kayu, namun kini sudah banyak opsinya. Bahkan bisa ke sektor perikanan dan kelautan. Semisal membangun tambak. Namun, yang terpenting ialah tidak merusak kawasan hutan tersebut, seperti mangrove di sekitar tambak harus tetap dilestarikan. (jib/far/k15)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 24 November 2020 12:00

Beredar Kesimpulan Pleno KPU Kukar di Media Sosial, Rekomendasi Bawaslu RI Ditolak

PROKAL.CO, SAMARINDA - Sebuah kesimpulan dari rapat pleno KPU Kutai…

Selasa, 24 November 2020 11:13

BAH PARAH..!! Gunakan Jalan Umum yang Baru Diperbaiki Pemerintah, Angkutan Batu Bara Disorot

Aktivitas truk angkutan batu bara di Kecamatan Sangasanga menuai sorotan.…

Selasa, 24 November 2020 11:12

Di Kutai Barat, Orangtua Waswas KBM Tatap Muka

SENDAWAR - Keputusan kegiatan belajar-mengajar (KBM) mulai menuai respons dari…

Selasa, 24 November 2020 11:10

Tak Ada Izin Keramaian, Kapolres: Kalau Nekat Melanggar, Ditindak Tegas

Kegiatan yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar, berpotensi menyebarkan virus…

Selasa, 24 November 2020 11:09

Mau Narsis dengan Keindahan Kebun Bunga? Yuk Wisata ke Sini

TANA PASER–Ada tempat menarik yang bisa dikunjungi masyarakat yang suka…

Selasa, 24 November 2020 11:04

RS Tipe D Jadi Alternatif Pengganti Rumah Karantina

Pemkot Bontang mewacanakan pengoperasian bangunan rumah sakit (RS) tipe D…

Selasa, 24 November 2020 10:56

Di PPU 2 Hari Nihil Kasus Positif, Warga Diminta Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

PENAJAM–Perkembangan virus corona atau Covid-19 di Penajam Paser Utara stagnan.…

Selasa, 24 November 2020 10:55

Paser Genjot Persiapan Jelang MTQ Kaltim

TANA PASER–Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Paser mempersiapkan diri untuk…

Selasa, 24 November 2020 10:54

Waspada, Potensi Kerawanan Pilkada di Kabupaten Ini Tinggi

TANA PASER–Indikator Kerawanan Pemilu (IKP) di Paser masuk kategori tinggi.…

Selasa, 24 November 2020 10:51

Legislator Tolak Pembukaan Sekolah, Ini Alasannya

  Tanggapan miring datang dari wakil rakyat. Soal rencana Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers