MANAGED BY:
SENIN
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 24 Oktober 2020 13:57
Cadangan Batu Bara Kaltim 4,6 Miliar Metrik Ton

Hilirisasi Mulai Dilakukan di Kutim, Bakrie Group Bangun Pabrik Methanol

Cadangan batu bara Kaltim masih besar.

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Realisasi produksi batu bara Kaltim dari tahun ke tahun naik-turun. Angka terbesar disumbangkan perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B). Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim melaporkan, pada tahun lalu (semester I) produksi emas hitam PKP2B mencapai 63 juta ton.

Sementara dari pemegang izin usaha pertambangan (IUP) 48 juta ton. Produksi ini menurun jika dibandingkan realisasi 2018. Di mana PKP2B dan IUP masing-masing mencatatkan angka produksi 153 juta dan 103 juta ton. Sementara pada tahun ini, Kementerian ESDM memberi jatah produksi sebesar 82 juta ton.

Gubernur Kaltim Iran Noor menuturkan, kontribusi batu bara yang dihasilkan Kaltim untuk negara cukup tinggi. Sebanyak 62 persen pasokan batu bara nasional berasal dari provinsi ini. Sumber daya yang melimpah ini diharapkan diikuti oleh pengelolaan yang tepat. Sehingga hilirisasi dianggap jadi opsi meskipun berat. Tak mudah, namun hilirisasi batu bara rupanya sudah diinisiasi sebelum diatur dalam Omnibus Law Cipta Kerja.

Pada pertengahan tahun ini, investasi proyek pabrik methanol sebagai produk turunan batu bara di Bengalon, Kutai Timur, senilai USD 2 miliar, diinisiasi Bakrie Capital Indonesia. Perusahaan ini berkolaborasi dengan Ithaca Resources dan Air Products and Chemicals. Investasi pabrik methanol ini diyakini bisa mendongkrak perekonomian Kaltim yang stagnan selama masa pandemi Covid-19. Di samping itu, juga akan menjadi bagian penting dari proses hilirisasi perekonomian yang sedang berjalan di Kaltim.

Gubernur menuturkan, proyek batu bara ke methanol yang akan dibangun di Bengalon sangat prospektif. Karena gas yang dihasilkan batu bara itu sangat banyak. "Apalagi batu bara muda di Kutai Timur khususnya di daerah pedalaman itu mengandung gas yang besar sebagai bahan baku methanol. Pokoknya baguslah, kita tunggu saja. Didukung dengan Kaltim yang punya cadangan batu bara cukup besar, perkiraannya 4,6 miliar metrik ton," kata Isran Noor.

Ekonom Universitas Mulawarman (Unmul) Aji Sofyan Effendi mengatakan, efek batu bara memang tidak secara langsung terhadap APBD. Tetapi, melalui peningkatan pendapatan masyarakat yang bekerja di industri tersebut. Ke depannya, disebut Aji Sofyan, industri hulu harus dialihkan ke industri hilir. "Kita harus kembali ke sumber daya alam yang diperbarui. Kita harus bergerak di entitas industri hilir batu bara. Hanya saja, memang tidak murah membangun bisnis ini. Dibandingkan industri hulu," jelas dia.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Juni 2021 19:42

Soal Pergantian Ketua DPRD Kaltim, Rudy : Untuk Kepentingan Pileg dan Pilpres

Keluarnya surat DPP Golkar tentang pergantian Ketua DPRD Kaltim meramaikan…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:08
SPANYOL VS POLANDIA

Tepikan Morata, Pasang Moreno

SEVILLA– Ada 17 tembakan yang dilepaskan pada matchday pertama kontra…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:03

Jong-un Siap Buka Dialog dengan Biden

PYONGYANG– Korea Utara (Korut) membuka peluang untuk kembali berhubungan dengan…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:48

Aturan Jarak Terdekat Rugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:47

Gubernur Kecele Sikap Menkominfo, Atasi Blank Spot, Pemda Siap Pangkas Birokrasi Investasi

BALIKPAPAN–Harapan agar pusat ikut membiayai 138 desa/kelurahan yang kesulitan akses…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:49

Beredar Surat DPP Golkar, Hasanuddin Masud Gantikan Makmur HAPK Sebagai Ketua DPRD Kaltim

SAMARINDA - Sebuah surat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:25

2 Tersangka Penembak Laskar FPI Kok Tidak Ditahan..? Ini Penjelasan Polri

Mabes Polri tidak mengenakan penahanan kepada 2 anggotanya berinsial FR…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:23
Dokter Minta Segera Tarik Rem Darurat

Covid-19 Kasus Terus Naik, Akhir Juni Diprediksi Membeludak

JAKARTA-Selama beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 di Indonesia terus naik.…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:21

Aturan Jarak Terdekat Merugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:13
Portugal vs Jerman

Stop Tiki Taka Portuguesa

MUENCHEN – Persaingan di grup F Euro 2020 memang dahsyat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers