MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Jumat, 23 Oktober 2020 14:26
Jadi Tersangka Korupsi di PT DI, Dirut PT PAL Ditahan
KPK menahan Dirut PT PAL.

PROKAL.CO,

JAKARTA – Direktur Utama (Dirut) PT PAL Indonesia Budiman Saleh diumumkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia (DI) 2007-2017. Setelah pengumuman itu, Budiman langsung ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang KPK di Gedung Penunjang (K4), kemarin (22/10).

Penetapan tersangka sejatinya sudah dilakukan sejak 12 Maret lalu. Namun, KPK baru mengumumkan status itu bersamaan dengan penahanan tersangka. Selain Budiman, KPK juga telah menetapkan 5 orang lain sebagai tersangka. Dua diantaranya telah ditahan. Yakni eks Direktur Utama (Dirut) PT DI Budi Santoso dan mantan asisten dirut bidang bisnis pemerintah Irzal Rizaldi Zailani.

Sementara tiga tersangka lain belum diumumkan oleh KPK. Merujuk surat panggilan tersangka yang diperoleh Jawa Pos, tiga tersangka yang belum diumumkan itu adalah AW, DL dan FS. Saat dikonfirmasi soal tersangka lain yang belum diumumkan, Deputi Penindakan KPK Karyoto tidak banyak berkomentar. ”Yang jelas masih ada pihak lain,” ungkapnya.

Karyoto menjelaskan Budiman Saleh menjadi tersangka berkaitan dengan jabatannya dulu di PT DI. Yakni Direktur Aerostructure (2007- 2010) ; Direktur Aircraft Integration (2010-2012) ; dan Direktur Niaga dan Restrukturisasi (2012-2017). ”Dan kini yang bersangkutan menjabat sebagai direktur utama PT PAL,” kata Karyoto dalam konferensi pers di gedung KPK.

Dalam perkara ini, Budiman dijerat dengan pasal 2 atau pasal 3 UU Pemberantasan Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sebelum ditahan, Budiman telah beberapa kali diperiksa KPK sebagai saksi. Diantaranya pada 8 Juli dan 12 Agustus lalu. Kala itu, Budiman diperiksa untuk tersangka Budi dan Irzal Rinaldi.

Pengumuman tersangka pertama kali dilakukan pada 12 Juni lalu. Kala itu, KPK mengumumkan Budi dan Irzal sebagai tersangka. Kasus ini bermula pada akhir 2007. Kala itu, Budi dan Irzal bersama Direktur Aircraft Integration Budi Wuraskito, Budiman , serta Arie Wibowo menggelar rapat mengenai keperluan dana PT DI untuk mendapatkan pekerjaan di kementerian lainnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers