MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Kamis, 22 Oktober 2020 17:29
Thailand Mulai Bungkam Media, Siarkan Demo, Dianggap Informasi Palsu
Demo di Thailand. Pemerintahnya mulai gerah. Bahkan yang menyiarkan demo dianggap penyebar hoaks.

Diterbitkannya dekrit darurat tidak berdampak banyak. Pemerintah masih kewalahan menekan aksi massa di berbagai titik Kota Bangkok. Upaya pemerintah saat ini adalah menahan 70 orang, termasuk aktivis kunci. Parit ”Penguin” Chiwarak dan Panusaya ”Rung” Sithijirawattanakul langsung ditangkap atas dakwaan baru setelah pengadilan membebaskan mereka dengan jaminan.

Namun, taktik yang biasanya efektif membungkam aksi protes itu tidak mempan. Demonstran yang didominasi generasi muda tersebut berkomunikasi di dunia maya. Mereka melakukan banyak cara agar aparat tidak bisa menebak langkah selanjutnya.

”Kami sudah membuktikan bahwa demo tanpa pemimpin bisa membuat pemerintah pusing. Tanpa pemimpin pun, aksi akan terus berlanjut,” ungkap Arthitaya Pornprom, salah seorang penyelenggara demo, kepada Bangkok Post.

Hingga kemarin (21/10), massa bermunculan sambil mengacungkan tiga jari. Jari tersebut mewakili tiga permintaan rakyat Thailand. Pembubaran parlemen, termasuk desakan mundur Prayuth, penghentian praktik intimidasi pemerintah, dan perubahan konstitusi atau reformasi kerajaan.

Kubu Prayuth sudah menyetujui untuk mengadakan sesi parlemen darurat pekan depan. Namun, dia menegaskan tidak bakal menyerahkan kursi kekuasaannya. Dia beralasan bahwa penggantinya akan berupaya melemahkan kekuatan kerajaan.

”Tugas pemerintah adalah melindungi kerajaan dan negara. Menghindarkan bangsa ini dari kekacauan dan konflik,” tutur Prayuth. (bil/c14/bay)

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 16 Januari 2021 12:49

Ngeri-Ngeri Sedap..!! Korut Pamer Senjata Terbaru, Sinyal Tak Ramah untuk AS

Korea Utara (Korut) terus mengirimkan sinyal tak ramah kepada Amerika…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:25

Yakin Bantu Kurangi Kematian meski Kemanjuran Hanya 50,4 Persen, Cile Tetap Gunakan Vaksin Sinovac

Cile berada dalam posisi harus menghentikan dampak yang lebih parah…

Sabtu, 16 Januari 2021 11:23

Pusat Makanan Dikunjungi Pasien Covid-19, Singapura Geger..!!

SINGAPURA–Pasar basah dan pusat makanan di Yishun dan pusat perbelanjaan…

Jumat, 15 Januari 2021 10:52

Trump Resmi Cetak Sejarah, Dimakzulkan Lagi, Proses Senat Menanti

WASHINGTON DC– Dewan Perwakilan Amerika Serikat resmi memakzulkan Presiden Donald…

Kamis, 14 Januari 2021 11:37

Republik Pertimbangkan Cerai dengan Trump

WASHINGTON DC– Persentase lolosnya pemakzulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald…

Kamis, 14 Januari 2021 11:21

Manjur Cuma 50,4 Persen, Malaysia Masih Pikir-Pikir Gunakan Sinovac

Singapura saat ini masih akan mencari data tambahan dan meneliti…

Rabu, 13 Januari 2021 13:59

Pandemi Memburuk, Malaysia Status Darurat

KUALA LUMPUR–Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah mengambil keputusan penting. Demi…

Rabu, 13 Januari 2021 10:34

Tiongkok Beri Akses WHO ke Wuhan

BEIJING–Kesempatan mencari asal usul Covid-19 kembali terbuka. Pemerintah Tiongkok akhirnya…

Senin, 11 Januari 2021 13:30

Buntut Serangan di Capitol Hill, Republik Pertimbangkan Pemakzulan Trump

WASHINGTON DC– Posisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump semakin terpojok.…

Senin, 11 Januari 2021 13:24

Se-Pakistan Alami Padam Listrik

ISLAMABAD– Akhir pekan terbaru rakyat Pakistan gelap secara harfiah. Sebanyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers