MANAGED BY:
RABU
16 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 22 Oktober 2020 17:03
Royalti Tambang Hilang, Gubernur Tak Tuntut Pusat, Yakin Ada Kebijakan Lain
Gubernur Kaltim Isran Noor

PROKAL.CO,

Kontribusi Kaltim untuk negara dari sektor pertambangan batu bara saat ini mencapai 62 persen. Persentase besar itu sebatas angka tanpa nilai tambah. Jika yang sejahtera bukan masyarakat Kaltim.

 

SAMARINDA–Penerimaan negara dari sektor tambang batu bara berpotensi menurun tahun depan. Potensi itu mengemuka dari kebijakan pemberian royalti nol persen untuk pelaku usaha yang melakukan hilirisasi. Kaltim yang selama ini mengandalkan belanja daerah dari dana bagi hasil (DBH), terancam kehilangan pendapatan hingga Rp 9 triliun.

Menurut Gubernur Kaltim Isran Noor, akan ada skema baru DBH yang akan ditransfer pusat ke daerah. Seiring berlakunya Omnibus Law Cipta Kerja. "Sistemnya kan berbeda. Dulu royalti. Nanti kan perizinan kewenangan dan statusnya beda. Kalau status lama kan seolah hilang. Tapi nanti akan ada kebijakan lain yang menyubstitusi," jelas Isran, (21/10). Dia pun memaklumi jika kelompok masyarakat masih terus melakukan demonstrasi menyoal Omnibus Law Cipta Kerja.

Mantan bupati Kutai Timur itu melanjutkan, pemerintah daerah berupaya untuk mengatrol DBH. Namun, tidak sekarang. Dalam waktu dekat, tugas pihaknya yang tidak kalah vital adalah meminta kepastian pusat terkait pengurangan nilai transfer APBD 2021. Nilainya lebih Rp 864 miliar. Dikatakan, ada penyesuaian DBH dari yang semula sebesar Rp 2,9 triliun menjadi hanya sekitar Rp 2 triliun. "Sampai sekarang, 62 persen batu bara nasional kontribusinya di Kaltim. Kita setia dan tidak menuntut aneh-aneh. Walaupun tidak dipuaskan, kita enggak macam-macam. Kalau enggak puas kita lakukan tindakan konstitusional," ucapnya.

Gubernur lalu mengajak semua pihak mengingat kejadian pada 2010. Ketika Kaltim minta jadi daerah otonomi khusus agar lebih diperhatikan. Meskipun berakhir penolakan. Dia menambahkan, walau pembangunan di Kaltim tertinggal dibandingkan daerah lain di Jawa, tetapi Kaltim menyumbangkan 8 persen produk domestik bruto (PDB) nasional dari Kaltim. "SDA (sumber daya alam) kita tertinggi. Tetapi, masih lumayan nih walaupun musim Covid-19. Yang surplus perdagangan luar negeri, hanya kita surplus 5,2 miliar dolar. Walaupun batu bara turun, kita surplus," kata Isran.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 15 Juni 2021 13:07

Sita 1,1 Ton Sabu-Sabu Timur Tengah, Masuk Indonesia Libatkan Narapidana, Polri Tetapkan Tujuh Tersangka

Indonesia masih jadi sasaran empuk pasar narkoba jaringan internasional. Salah…

Selasa, 15 Juni 2021 12:54
Prancis vs Jerman

Ego Sesama Skuad Mahal

MUENCHEN– Pesan gelandang Prancis Paul Pogba kepada rekan setimnya untuk…

Selasa, 15 Juni 2021 10:52

Kasus Covid-19 Menurun, IDI Minta Masyarakat Disiplin Prokes

Di saat penularan rendah, pemerintah bisa melonggarkan aturan pembatasan kegiatan…

Selasa, 15 Juni 2021 10:23

Rela Bayar Rp 397 Miliar demi Keluar Angkasa

WASHINGTON DC– Seseorang rela mengeluarkan uang USD 28 juta atau…

Selasa, 15 Juni 2021 10:14

Pertimbangkan Urgensi PPN Sembako, Mestinya Pemerintah Bikin Terobosan Lain

JAKARTA– Rencana pemerintah untuk tidak lagi mencantumkan bahan kebutuhan pokok…

Selasa, 15 Juni 2021 10:11

Kondisi Jalan di Kaltim Timpang, Rusak Berat karena Kendaraan ODOL hingga Penambangan

Tim sinergi bentukan BBPJN yang terdiri dari kejaksaan dan kepolisian,…

Selasa, 15 Juni 2021 10:07

Dua Bersaudara Ini Sepakat, Jembatan Tol Balikpapan-PPU Tak Lagi Prioritas

BALIKPAPAN-Gairah pemerintah membangun jembatan tol Balikpapan-Penajam Paser Utara tak lagi…

Selasa, 15 Juni 2021 10:01

Diskon Pajak Mobil 100 Persen Diperpanjang sampai Agustus

JAKARTA – Pemerintah memperpanjang pemberian insentif untuk pajak pembelian mobil…

Senin, 14 Juni 2021 10:58

Kelayakan Tol Sisi Balikpapan Diuji, Bakal Diresmikan Agustus, Bersamaan Groundbreaking IKN

BALIKPAPAN–Operator Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS)…

Senin, 14 Juni 2021 10:35

Warga Saudi yang Berhaji Bayar Sampai Rp 61 Juta

JAKARTA– Sama seperti tahun lalu, pemerintah Arab Saudi hanya membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers