MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 22 Oktober 2020 16:59
Korupsi, Ahli Waris Tanggung Kerugian Negara

PROKAL.CO,

SAMARINDA–Pemulihan kerugian negara tak dapat terpisahkan dalam pemberantasan korupsi. Menyeret pelaku rasuah ke meja hijau hingga diadili tanpa disertai upaya pengembalian uang rakyat yang sudah digerogoti, hanya memberikan efek jera yang parsial. Menyita harta benda milik pelaku sesuai besaran yang dikorupsi jadi salah satu cara memulihkan keuangan negara yang sudah digerayangi secara lancung.

Tentunya berbekal putusan pengadilan yang inkrah. Lalu, bagaimana dengan kasus korupsi yang belum diadili namun tersangkanya keburu meninggal? Caranya, menggugat keluarga tersangka ke pengadilan seperti yang terjadi di Kejari Samarinda. “Masih disusun materi gugatannya,” ucap Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Samarinda Dwinanto Agung Wibowo yang ditemui media ini, (21/10).

Kasus korupsi itu, dugaan penyalahgunaan hibah senilai Rp 500 juta di LPK Eksekutif Insentif pada 2013 lalu. Perkara besutan Polresta Samarinda itu sudah dilimpahkan, berkas acara pemeriksaan beserta tersangka almarhum Eko Sukasno, ke kejaksaan medio November 2019 lalu. Berkas ditelaah jaksa penuntut umum untuk menyusun dakwaan yang akan digulirkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda. Tersangka pun langsung ditahan di Rutan Klas IIA Sempaja kala itu dan dua hari berselang, selepas penahanan, diketahui meninggal karena memiliki riwayat penyakit jantung.

“Dari kasus ini diduga kerugian negaranya total loss sebesar Rp 500 juta itu,” sambungnya. Dijelaskan Dwi, memang perbuatan pidana tersangka otomatis gugur karena meninggal dunia. Namun, merujuk Pasal 33 UU 31/1999 diperbarui UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), kejaksaan tetap harus menempuh upaya pengembalian kerugian negara. Yang muncul dari perkara tersebut lewat gugatan perdata perbuatan melawan hukum (PMH) ke Pengadilan Negeri (PN) setempat.

Gugatan itu bakal diajukan untuk ahli waris si tersangka yang telah meninggal. Materi gugatan masih disusun, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang dikomandoinya juga berkoordinasi dengan Bidang Intelijen Kejari Samarinda. Untuk melacak aset si tersangka yang bakal menjadi materiil yang diajukan untuk disita dalam gugatan itu nantinya.

Verifikasi aset ini rampung barulah gugatan akan digulirkan ke meja hijau. “Asetnya senilai kerugian negara dari kasus itu,” sebut jaksa pengacara negara itu.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 05 Desember 2020 12:17

DPD RI Bertandang ke Kaltim Post, Bahas Perbatasan hingga Pilkada

Keluh kesah masyarakat kerap mencuat ke publik berkat peran media.…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:28

Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru

SAMARINDA - Pemprov Kaltim kembali menerbitkan surat edaran (SE) Gubernur…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:00

KPK OTT Pejabat di Kemensos Terkait Dugaan Suap Bansos Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).…

Jumat, 04 Desember 2020 15:36

Kembali Buka, Operasional RSI Samarinda Tidak Mudah

SAMARINDA-Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda tengah bersiap buka kembali. Berbagai…

Jumat, 04 Desember 2020 15:31

Gorong-Gorong Sudah Terpasang, Perbaikan Akses Kutim-Berau Masih Berprogres

BALIKPAPAN-Jalan poros yang menghubungkan Kutim dan Berau, yang ambles Rabu…

Jumat, 04 Desember 2020 15:29
Upaya BNPT Libatkan Perempuan Kaltim Melawan Terorisme

Paham Kekerasan Mulai Menyasar Anak Usia Dini

Dalam riset Setara Institute, tentang kota toleran, Samarinda berada di…

Kamis, 03 Desember 2020 12:41

Kampus Buka, Mahasiswa Boleh Pilih Daring

JAKARTA– Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada…

Kamis, 03 Desember 2020 12:40

Siapkan TPS Khusus bagi Pemilih yang Demam

SEMENTARA itu, sepekan jelang pemungutan suara, logistik Pilkada Balikpapan sudah…

Kamis, 03 Desember 2020 12:39

Sebelum Pilgub, Wagub Optimistis MYC Terwujud

SAMARINDA-Proyek yang dibangun dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyears…

Kamis, 03 Desember 2020 12:36
Melawan HIV/AIDS di Tengah Pandemi Covid-19 (3-Habis)

Singkirkan Stigma Negatif, Keputusan “Sembuh” di Tangan ODHA

Global Solidarity, Shared Responsibility menjadi tema peringatan Hari AIDS Sedunia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers