MANAGED BY:
MINGGU
17 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 21 Oktober 2020 12:53
Dampak Omnibus Law, Perusahaan Tambang Bebas Tidak Membayar Royalti, Kaltim Berpotensi Kehilangan Rp 9 Triliun

PROKAL.CO,

Memiliki sumber daya alam yang melimpah, bisa jadi kutukan ketika tak bisa mengelola. Bisa juga jadi nestapa, ketika tak punya kuasa mengelola. Jika begini masyarakatnya bisa menderita.

 

SAMARINDA–Omnibus Law Cipta Kerja masih dianggap sebagai momok. Gelombang protes masih terjadi di mana-mana. Undang-undang sapu jagat yang akan mengurus izin semua masalah investasi disebut bakal banyak merugikan Provinsi Kalimantan Timur. Daerah yang banyak terdapat industri batu bara ini bakal sangat berdampak.

 Tidak hanya masyarakatnya, pekerja, ataupun warga sekitar pertambangan, tetapi juga pemerintah daerah. Lantaran sumber pendapatan dari dana bagi hasil (DBH) bakal berkurang drastis. Hal itu terungkap dalam diskusi peluncuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Samarinda "Apakah Omnibus Law Menjawab Krisis Keselamatan Rakyat di Kalimantan Timur?”, Selasa (20/10).

Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas) Merah Johansyah mengatakan, saat ini kondisi Kalimantan Timur sudah dihantam pandemi dan pilkada. "Sedangkan seperti sebelumnya, pilkada diketahui menjadi ladang subur untuk praktik izin tambang. Pengusaha tambang bisa berinvestasi kepada calon kepala daerah dan ketika kepala daerah itu terpilih, mereka akan dengan mudah melakukan dan menguatkan pertambangan," ungkapnya kemarin.

Kondisi ini diperparah dengan disahkannya Omnibus Law Cipta Kerja. Merah menuturkan, dari para penyusun undang-undang sapu jagat ini saja, sudah ditemukan berbagai konflik kepentingan. Tak sedikit dari para penyusun Omnibus Law Cipta Kerja terafiliasi dengan perusahaan-perusahaan tambang di Kalimantan Timur.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 17 Januari 2021 11:38

Korban Meninggal Dunia Gempa Sulbar jadi 56 Orang

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Minggu (16/1) pukul…

Minggu, 17 Januari 2021 11:31

Manado Dilanda Banjir dan Longsor, 5 Meninggal

Banjir dan tanah longsor yang terjadi di Manado, Sulawesi Utara,…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

RUU IKN Masuk Prolegnas Prioritas 2021

BALIKPAPAN–Roda pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim kembali bergerak.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:29

PERINGATAN..!! di Balikpapan, Anak Muda Paling Banyak Terpapar Covid-19

Dari 167 kasus positif Covid-19 di Balikpapan yang dilaporkan Jumat…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:27
Ketika ’’Orang-Orang Bloomington’’-nya Budi Darma Tembus Penerbit Penguin Classics

Pertanda Baik bagi Karya Klasik Penulis Indonesia dan Asia

Budi Darma menjadi penulis pertama Indonesia yang karyanya diterbitkan Penguin…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Bisa Bepergian Tanpa Rapid, Vaksin Tetap untuk Prioritas

SAMARINDA – Ribuan vaksin sudah datang ke Samarinda dan Kukar.…

Sabtu, 16 Januari 2021 13:25

Kereta Peluru untuk Suhu Minus 40 Derajat

Tahun lalu, Jepang meluncurkan N700S. Yang mampu bertahan dan melindungi…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:45

Gempa Susulan 5,0 Skala Richter Kembali Terjadi di Kabupaten Majene

 Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:41

Gempa Susulan Bisa Picu Tsunami, 42 Korban Meninggal Akibat Gempa M6,2

JAKARTA- Gempa dengan magnitude M=6,2 yang melanda Kabupaten Majane pada…

Sabtu, 16 Januari 2021 12:38

Akses Darat Putus, RS dan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

JAKARTA– Obet terkejut saat bed yang dia tempati di RS…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers