MANAGED BY:
SABTU
05 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 20 Oktober 2020 17:27
Presiden Minta Soal Vaksin Jangan Tergesa-Gesa

Prediksi Persoalan di Lapangan Sangat Komplek

PROKAL.CO,

JAKARTA– Urusan vaksinasi Covid-19 menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Dia meminta persoalan vaksinasi tidak tergesa-gesa. Harus dipersiapkan dengan matang. Sebab dia memperkirakan persoalan vaksinasi di lapangan nanti sangat komplek.

Secara khusus program vaksinasi itu dibahas dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka Jakarta kemarin (19/10). Dia mengatakan informasi soal vaksinasi Covid-19 tidak tergesa-gesa disampaikan di masyarakat. ’’Menyangkut nanti persepsi di masyarakat. Kalau komunikasinya kurang baik, bisa terjadi seperti UU Cipta Kerja,’’ kata Jokowi dalam pidato pengantarnya.

Jokowi meminta persiapan program vaksinasi Covid-19 dipersiapkan dengan baik. Termasuk urusan komunikasi publiknya. Diantaranya menyangkut informasi soal halal dan haram vaksin, harga, kualitas, dan sistem distribusinya seperti apa. Jokowi juga mengingatkan tidak semua informasi soal vaksin itu disampaikan ke publik. Khususnya tentang harga, tidak harus disampaikan ke publik.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, titik kritis vaksinasi Covid-19 adalah pada tahap implementasinya. ’’Jangan anggap mudah implementasinya,’’ kata dia. Penetapan pihak-pihak mana saja yang disuntik vaksin terlebih dahulu harus dipetakan. Kemudian juga wajib disampaikan ke publik kenapa pihak-pihak itu mendapatkan jatah vaksin lebih dahulu.

Kemudian urusan siapa saja yang mendapatkan vaksin secara gratis dan vaksin dengan biaya mandiri, juga harus dijelaskan dengan baik ke masyarakat. Jokowi tidak ingin proses vaksinasi nanti dihantam isu dan dipelintir. ’’(Bisa memicu, Red) Demo lagi. Karena masyarakat dalam masa sulit,’’ jelasnya.

Jokowi menjelaskan program vaksinasi gratis nanti menjadi urusannya Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sedangkan untuk vaksinasi berbayar atau mandiri menjadi urusan Kementerian BUMN dengan perusahaan-perusahaan pelat merah terkait.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 05 Desember 2020 12:17

DPD RI Bertandang ke Kaltim Post, Bahas Perbatasan hingga Pilkada

Keluh kesah masyarakat kerap mencuat ke publik berkat peran media.…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:28

Pemprov Kaltim Tegaskan Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru

SAMARINDA - Pemprov Kaltim kembali menerbitkan surat edaran (SE) Gubernur…

Sabtu, 05 Desember 2020 11:00

KPK OTT Pejabat di Kemensos Terkait Dugaan Suap Bansos Covid-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).…

Jumat, 04 Desember 2020 15:36

Kembali Buka, Operasional RSI Samarinda Tidak Mudah

SAMARINDA-Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda tengah bersiap buka kembali. Berbagai…

Jumat, 04 Desember 2020 15:31

Gorong-Gorong Sudah Terpasang, Perbaikan Akses Kutim-Berau Masih Berprogres

BALIKPAPAN-Jalan poros yang menghubungkan Kutim dan Berau, yang ambles Rabu…

Jumat, 04 Desember 2020 15:29
Upaya BNPT Libatkan Perempuan Kaltim Melawan Terorisme

Paham Kekerasan Mulai Menyasar Anak Usia Dini

Dalam riset Setara Institute, tentang kota toleran, Samarinda berada di…

Kamis, 03 Desember 2020 12:41

Kampus Buka, Mahasiswa Boleh Pilih Daring

JAKARTA– Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada…

Kamis, 03 Desember 2020 12:40

Siapkan TPS Khusus bagi Pemilih yang Demam

SEMENTARA itu, sepekan jelang pemungutan suara, logistik Pilkada Balikpapan sudah…

Kamis, 03 Desember 2020 12:39

Sebelum Pilgub, Wagub Optimistis MYC Terwujud

SAMARINDA-Proyek yang dibangun dengan skema kontrak tahun jamak atau multiyears…

Kamis, 03 Desember 2020 12:36
Melawan HIV/AIDS di Tengah Pandemi Covid-19 (3-Habis)

Singkirkan Stigma Negatif, Keputusan “Sembuh” di Tangan ODHA

Global Solidarity, Shared Responsibility menjadi tema peringatan Hari AIDS Sedunia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers