MANAGED BY:
SENIN
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 20 Oktober 2020 12:24
Jerman-Inggris Akhiri Puasa Gelar
BERTABUR REKOR BARU: Nozomi Okuhara berhasil memanfaatkan momentum minimnya kontestan di Denmark Open untuk merebut gelar juara di sektor tunggal putri. BWF

PROKAL.CO,

ODENSE-Denmark Open 2020 menjadi BWF Super Series pertama yang digelar dalam masa pandemi Covid-19. Karena pandemi pula, sejumlah pemain top memilih mundur dari turnamen level Super 750 itu. Meski demikian, ada beberapa capaian menarik yang diraih para jawaranya.

Nozomi Okuhara, misalnya. Dia berhasil memenangi final tunggal putri setelah mengalahkan Carolina Marin di Odense Sports Park pada Minggu (18/10). Itu merupakan gelar pertama Okuhara setelah tujuh kali final tanpa gelar. Terakhir kali Okuhara memenangi Hongkong Open pada November 2018.

”Saya sangat bahagia. Sekian lama tidak meraih satu pun gelar,” ujar Okuhara seperti dikutip dari situs BWF. Okuhara menyatakan, Marin memang punya kecepatan dan daya serang yang lebih keras.

”Karena itu, saya fokuskan pada pertahanan dan gerakan kaki. Kaki saya bergerak sangat baik. Secara keseluruhan, pertandingan ini berjalan sangat baik buat saya,” ujar pemain ranking keempat dunia itu.

Marcus Ellis/Chris Langridge juga menorehkan catatan menarik. Mereka menjadi ganda putra pertama Inggris yang berhasil menjuarai Denmark Open sejak 1975. Terakhir gelar itu diraih David Eddy/Eddy Sutton pada edisi 1975. Dalam pertandingan final, Ellis/Langridge mengalahkan pasangan Rusia Valdimir Ivanov/Ivan Sozonov dalam rubber game 20-22, 21-17, 21-18. Ellis merasa bangga bisa memenangi turnamen level Super 750. ”Ini merupakan salah satu kemenangan terbesar kami. Yang jelas, kami gembira,” ungkapnya.

Waktu yang lebih lama diperlukan Jerman untuk bisa naik podium Denmark Open. Setelah 49 tahun, akhirnya Mark Lamsfuss/Isabel Herttrich bisa mengibarkan bendera Jerman. Mereka mengalahkan Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan skor 18-21, 21-11, 21-14. Sebelumnya gelar tersebut diraih Wolfgang Bochow/Marielouse Wackerow pada 1971.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 20 Juni 2021 20:28
Kalah 2-4 dari Jerman

Portugal Bikin 2 Gol Bunuh Diri, Kutukan Awet

Misi Portugal menghapus kutukan dari Jerman gagal total. Justru kutukan…

Minggu, 20 Juni 2021 20:22

Lewandowski Bikin Spanyol Kembali Gagal Menang

Spanyol kembali harus puas dengan hasil seri dalam laga lanjutan…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:00

Cegah Pemain Geser Minuman Sponsor, Federasi Yang Kena Hukuman Denda

’’AGUA (air mineral, Red),’’ ucap kapten Portugal Cristiano Ronaldo setelah…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:57

Akui Sering Merasa Sendiri

PROBLEM lini depan juga melanda Polandia. Robert Lewandowski yang punya…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:56

Gangguan di Kamp Jerman, Teror dari Bus Tak Dikenal

LINGKUNGAN yang nyaman, tenang, serta mirip seperti kamp latihan Campo…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:53
BRASIL LOLOS KE PEREMPAT FINAL

Neymar Ingin Lewati Pele

RIO DE JANEIRO– Brasil berhasil memanfaatkan status tuan rumah ”dadakan”…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:52
HUNGARIA VS PRANCIS

Mencari Celah Gol Alternatif

BUDAPEST– Beberapa tim unggulan seperti Italia, Belgia, dan Belanda sudah…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:41

Liga 1 Dipastikan tanpa Suporter

JAKARTA– Liga 1 musim 2021–2022 dipastikan tidak akan dihadiri penonton…

Sabtu, 19 Juni 2021 11:46

Imbangi Kroasia, Ceko Jaga Peluang

Tim nasional Republik Ceko terus menjaga peluang untuk melangkah ke…

Sabtu, 19 Juni 2021 11:40

Perbesar Peluang Swedia Lolos ke 16 besar

Tendangan penalti yang sukses dikonversi Emil Forsberg memperbesar asa Swedia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers