MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 19 Oktober 2020 15:58
Buruh Minta Upah Minimum 2021 Tetap Naik

Nah, bagi sektor tertentu yang memang tidak mampu untuk menaikkan upah minimum, Elly merekomendasikan adanya bipartit dengan serikat pekerja/buruh. Perusahaan bisa berdiskusi mengenai alasan ketidakmampuan tersebut. Apabila terkait pendapatan, maka wajib menjabarkan posisi keuangan perushaaan. Sehingga, ada solusi bersama yang dapat disepakati. "Jadi ada win-win solution. Tapi jangan juga dibohongi pekerjanya dengan bilang rugi padahal tidak," keluhnya.

 Namun, apabila pengusaha dan pemerinath sepakat tak ada kenaikan, Elly mengatakan, bisa jadi membuat semua tidak nyaman. Gelombang aksi turun ke jalan bisa lebih masif lagi.  Desakan kenaikan upah ini juga disampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Dia bahkan secara tegas menolak permintaan kalangan pengusaha yang meminta agar di tahun depan tidak ada kenaikan upah minimum. 

Menurutnya, jika upah minimum tidak naik maka akan membuat situasi semakin panas. Mengingat saat ini para buruh masih memperjuangkan penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Di mana seiring dengan penolakan omnibus law, buruh juga akan menyuarakan agar upah minimum 2021 tetap naik. "Sehingga aksi-aksi akan semakin besar," tegasnya. 

Menurut Iqbal, alasan upah tidak naik karena saat ini pertumbuhan ekonomi minus tidak tepat. Terlebih ketika dibandingkan dengan apa yang terjadi pada tahun 1998, 1999, dan 2000. Sebagai contoh, di DKI Jakarta, kenaikan upah minimum dari tahun 1998 ke 1999 tetap naik sekitar 16 persen. Padahal pertumbuhan ekonomi tahun 1998 minus 17,49 persen. Begitu juga dengan upah minimum tahun 1999 ke 2000, upah minimum tetap naik sekitar 23,8 persen, padahal pertumbuhan ekonomi tahun 1999 minus 0,29 persen. 

"Jadi tidak ada alasan upah minimum tahun 2020 ke 2021 tidak ada kenaikan karena pertumbuhan ekonomi sedang minus," ujarnya. Di tahun depan, Iqbal mengatakan, kenaikan upah yang ideal adalah sebesar 8 persen. Hal ini didasarkan pada kenaikan upah rata-rata selama 3 tahun terakhir.

 Lebih lanjut dia menyatakan, bila kenaikan tidak dipenuhi maka daya beli masyarakat juga akan semakin turun. Akibatnya, tingkat konsumsi juga akan jatuh. "Ujung-ujungnya berdampak negatif buat perekonomian," katanya.  

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:55

Iklim Kerja Kaltim Turun, Pengangguran Naik

PERINGATAN: Jumlah pengangguran di Kaltim tahun lalu menunjukkan kenaikan sebesar…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:52

Berhasil Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Bank Dunia Beri Apresiasi Kaltim

BALIKPAPAN–Bank Dunia bakal memberikan kompensasi kepada Pemprov Kaltim sebesar USD…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:09

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Masuk Tahap Finalisasi

Rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:07

GAWAT INI..!! Kasus Meninggal Covid-19 di Kaltim Capai 921, Penularan Semakin Tinggi

SAMARINDA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim merilis…

Jumat, 22 Januari 2021 12:55

Masih Terima Bonus Demografi, Penduduk Kaltim Didominasi Generasi Z dan Milenial

SAMARINDA – Tahun ini, Kaltim masih menerima bonus demografi. Ditandai…

Jumat, 22 Januari 2021 12:43

Polisi Hentikan Kasus Pelanggaran Prokes Raffi, Ini Alasan Polisi

JAKARTA– Kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang menyeret presenter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers