MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 19 Oktober 2020 15:50
Alotnya Repatriasi Barang-Barang Bersejarah Indonesia di Belanda
Akankah Berlian Banjarmasin Kembali ke Indonesia?
SENJATA DARI JAWA: Berbagai senjata dari Perang Jawa 1825-1830 di Museum Bronbeek, Arnhem, Belanda. Sealin milik Pangeran Diponegoro, juga ada senjata Kiai Mojo dan Sentot Alibasah. (ADRIAN PERKASA FOR JAWA POS)

Komite tersebut memang telah setahun melakukan riset, termasuk mewawancarai banyak orang di bekas negeri negeri jajahan. ’’Tapi, saya khawatir soal eksekusinya,’’ kata Van Beurden seperti dikutip Associated Press.

Repatriasi barang-barang bersejarah Indonesia dari Belanda sebenarnya terjadi sejak 1970-an. Jika ditotal, sudah ada 1.500 koleksi bersejarah yang pulang kembali ke tanah air. Pemerintah, kata Fitra, juga tak bisa sembarangan mengajukan klaim atau permintaan pengembalian. Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan: nilai benda budaya tersebut dan lokasi penyimpanan di Indonesia. Sebagaimana yang tercantum dalam UU 11/2010 tentang Cagar Budaya dan UU 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

’’Sekarang sedang kami  cek dan pilih juga oleh Tim Ahli CBN (Cagar Budaya Nasional, Red),’’ paparnya. Dia melanjutkan, nilai itu bisa berkaitan dengan sejarah etnis tertentu, agama, tokoh, perjuangan, hingga kerajaan. Dan, yang tak kalah penting adalah narasi benda budaya tersebut. Sebab, keterangan sejarah kebanyakan benda budaya di luar negeri sangat minim. Bahkan, sebagian hanya ditulis lokasi asalnya. Misalnya, Central Java.

’’Jadi, yang penting bukan hanya koleksinya, tapi juga narasinya. Ini yang membedakan museum dan toko barang antik,’’ jelas Fitra. Senada dengan Fitra, Bonnie juga menggarisbawahi bahwa kandungan ilmu pengetahuan lebih penting daripada nilai suatu barang bersejarah secara nominal. Dengan adanya aktivitas penggalian ilmu pengetahuan tersebut, lanjut Bonnie yang juga terlibat dalam pemulangan keris Kiai Nogo Siluman, Indonesia tidak sebatas menjadi pemburu harta karun.

Layak nya sekuel film Indiana Jones. Yang prosesnya paling sulit, kata Margana, barang-barang hasil jarahan. ’’Barang-barang yang statusnya rumit ini biasanya emas, permata, atau yang punya nilai material tinggi,’’ jelas Margana.

Dari pengalaman Margana, ada identifikasi yang panjang untuk setiap barang yang hendak dikembalikan ke Indonesia. Misalnya, surat menyurat. Jika barang-barang yang diberikan raja-raja berbagai kawasan Indonesia dimaksudkan sebagai hadiah, biasanya ada arsip lengkap.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:55

Iklim Kerja Kaltim Turun, Pengangguran Naik

PERINGATAN: Jumlah pengangguran di Kaltim tahun lalu menunjukkan kenaikan sebesar…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:52

Berhasil Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Bank Dunia Beri Apresiasi Kaltim

BALIKPAPAN–Bank Dunia bakal memberikan kompensasi kepada Pemprov Kaltim sebesar USD…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:09

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Masuk Tahap Finalisasi

Rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:07

GAWAT INI..!! Kasus Meninggal Covid-19 di Kaltim Capai 921, Penularan Semakin Tinggi

SAMARINDA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim merilis…

Jumat, 22 Januari 2021 12:55

Masih Terima Bonus Demografi, Penduduk Kaltim Didominasi Generasi Z dan Milenial

SAMARINDA – Tahun ini, Kaltim masih menerima bonus demografi. Ditandai…

Jumat, 22 Januari 2021 12:43

Polisi Hentikan Kasus Pelanggaran Prokes Raffi, Ini Alasan Polisi

JAKARTA– Kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang menyeret presenter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers