MANAGED BY:
MINGGU
20 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 19 Oktober 2020 15:43
Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian
Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor saat penyerahan kembali keris Diponegoro.

PROKAL.CO,

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di Belanda, di mana persisnya? Kenapa Indonesia tak diberi akses informasi sama sekali? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang dulu berkecamuk di benak Gunawan setelah membaca karya-karya sejarawan Inggris Peter Carey tentang Pangeran Diponegoro.

Diponegoro memang secara khusus menarik perhatian pria yang bertugas di bagian Pokja Perancangan, Penyajian, dan Pengamanan Koleksi Museum Nasional itu. ’’Jadi, rasa penasaran saya akan benda ini (keris Diponegoro) hadir. Apalagi ketika bekerja di museum (sejak 2005),’’ ucapnya ketika diwa wancarai Jawa Pos di Museum Nasional Kamis (15/10).

Dari hasil terus membaca dan mencari tahu, keris Kiai Nogo Siluman yang dimaksud diketahui masih berada di Belanda. Tepatnya di Museum Volkenkunde di Leiden, Belanda. Berdasar sejarah, keris tersebut didapatkan pemerintah Belanda setelah menangkap Pangeran Diponegoro seusai Perang Jawa pada 1825–1830.

Kolonel Jan-Baptist Cleerens kemudian memberikan keris itu sebagai hadiah kepada Raja Willem I pada 1831. Dan, akhirnya, sekitar dua abad kemudian, persisnya 1 Maret lalu, keris itu pulang kampung. Keris berwarna kuning tersebut diserahterimakan secara simbolis kepada Presiden Joko Widodo oleh Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor.

Keris itu kini bersemayam di Museum Nasional. Kepulangannya pun diharapkan menjadi pembuka bagi kembalinya lebih banyak benda bersejarah asal Indonesia yang masih dikuasai Belanda. Rabu pekan lalu komite penasihat yang dibentuk pemerintah Belanda merilis laporan. Intinya, Negeri Kincir Angin harus mengembalikan benda-benda bersejarah yang didapat secara paksa atau ilegal dari negeri-negeri bekas jajahan mereka.

Menurut Lilian Goncalves- Ho Kang You, pengacara HAM dan ketua komite, pemerintah Belanda harus mengakui sisi gelap kolonialisme. ’’Caranya, mengembalikan barang-barang milik negara bekas jajahan yang didapat secara ilegal dan jika negara yang bersangkutan memang memintanya,’’ katanya seperti dilansir Associated Press.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Minggu, 20 Juni 2021 19:42

Soal Pergantian Ketua DPRD Kaltim, Rudy : Untuk Kepentingan Pileg dan Pilpres

Keluarnya surat DPP Golkar tentang pergantian Ketua DPRD Kaltim meramaikan…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:08
SPANYOL VS POLANDIA

Tepikan Morata, Pasang Moreno

SEVILLA– Ada 17 tembakan yang dilepaskan pada matchday pertama kontra…

Sabtu, 19 Juni 2021 14:03

Jong-un Siap Buka Dialog dengan Biden

PYONGYANG– Korea Utara (Korut) membuka peluang untuk kembali berhubungan dengan…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:48

Aturan Jarak Terdekat Rugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…

Sabtu, 19 Juni 2021 13:47

Gubernur Kecele Sikap Menkominfo, Atasi Blank Spot, Pemda Siap Pangkas Birokrasi Investasi

BALIKPAPAN–Harapan agar pusat ikut membiayai 138 desa/kelurahan yang kesulitan akses…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:49

Beredar Surat DPP Golkar, Hasanuddin Masud Gantikan Makmur HAPK Sebagai Ketua DPRD Kaltim

SAMARINDA - Sebuah surat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:25

2 Tersangka Penembak Laskar FPI Kok Tidak Ditahan..? Ini Penjelasan Polri

Mabes Polri tidak mengenakan penahanan kepada 2 anggotanya berinsial FR…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:23
Dokter Minta Segera Tarik Rem Darurat

Covid-19 Kasus Terus Naik, Akhir Juni Diprediksi Membeludak

JAKARTA-Selama beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 di Indonesia terus naik.…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:21

Aturan Jarak Terdekat Merugikan Siswa, Percuma Nilai Tinggi kalau Rumah Jauh dari Sekolah

Jika tidak diterima, siswa yang sudah mendaftar satu kali melalui…

Sabtu, 19 Juni 2021 12:13
Portugal vs Jerman

Stop Tiki Taka Portuguesa

MUENCHEN – Persaingan di grup F Euro 2020 memang dahsyat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers