MANAGED BY:
JUMAT
27 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 19 Oktober 2020 15:43
Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian
Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor saat penyerahan kembali keris Diponegoro.

PROKAL.CO,

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di Belanda, di mana persisnya? Kenapa Indonesia tak diberi akses informasi sama sekali? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang dulu berkecamuk di benak Gunawan setelah membaca karya-karya sejarawan Inggris Peter Carey tentang Pangeran Diponegoro.

Diponegoro memang secara khusus menarik perhatian pria yang bertugas di bagian Pokja Perancangan, Penyajian, dan Pengamanan Koleksi Museum Nasional itu. ’’Jadi, rasa penasaran saya akan benda ini (keris Diponegoro) hadir. Apalagi ketika bekerja di museum (sejak 2005),’’ ucapnya ketika diwa wancarai Jawa Pos di Museum Nasional Kamis (15/10).

Dari hasil terus membaca dan mencari tahu, keris Kiai Nogo Siluman yang dimaksud diketahui masih berada di Belanda. Tepatnya di Museum Volkenkunde di Leiden, Belanda. Berdasar sejarah, keris tersebut didapatkan pemerintah Belanda setelah menangkap Pangeran Diponegoro seusai Perang Jawa pada 1825–1830.

Kolonel Jan-Baptist Cleerens kemudian memberikan keris itu sebagai hadiah kepada Raja Willem I pada 1831. Dan, akhirnya, sekitar dua abad kemudian, persisnya 1 Maret lalu, keris itu pulang kampung. Keris berwarna kuning tersebut diserahterimakan secara simbolis kepada Presiden Joko Widodo oleh Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor.

Keris itu kini bersemayam di Museum Nasional. Kepulangannya pun diharapkan menjadi pembuka bagi kembalinya lebih banyak benda bersejarah asal Indonesia yang masih dikuasai Belanda. Rabu pekan lalu komite penasihat yang dibentuk pemerintah Belanda merilis laporan. Intinya, Negeri Kincir Angin harus mengembalikan benda-benda bersejarah yang didapat secara paksa atau ilegal dari negeri-negeri bekas jajahan mereka.

Menurut Lilian Goncalves- Ho Kang You, pengacara HAM dan ketua komite, pemerintah Belanda harus mengakui sisi gelap kolonialisme. ’’Caranya, mengembalikan barang-barang milik negara bekas jajahan yang didapat secara ilegal dan jika negara yang bersangkutan memang memintanya,’’ katanya seperti dilansir Associated Press.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 26 November 2020 21:22

Mantan Sekda Kukar Edy Subandi Meninggal, Kasus Meninggal Covid-19 di Kaltim Tembus 577

PROKAL.CO, SAMARINDA - Satgas Penanganan COVID-19 di Kaltim melaporkan hari…

Kamis, 26 November 2020 12:46

Istri Edhy Prabowo Belum Menyandang Status Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat mengamankan Iis Rosita Dewi (IRD)…

Kamis, 26 November 2020 12:43

Jadi Tersangka, Edhy Minta Maaf ke Presiden dan Prabowo

 Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyesal terlibat dalam kasus…

Rabu, 25 November 2020 22:07

Positif Covid-19, Walikota Samarinda Syaharie Jaang Isolasi Mandiri di Rumah Jabatan

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang saat ini menjalani isolasi…

Rabu, 25 November 2020 13:32

MYC Deadlock, Ditentukan Mendagri

APBD Kaltim pada tahun depan di angka Rp 11 triliun.…

Rabu, 25 November 2020 13:29

Nasib RUU Ibu Kota Negara Diputuskan Hari Ini

BALIKPAPAN-Urgensi rancangan undang-undang (RUU) tentang ibu kota negara (IKN) kembali…

Rabu, 25 November 2020 11:32

Menteri KKP Edhy Prabowo Kena OTT, Ini Komentar Gerindra

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo terkena operasi tangkap tangan…

Rabu, 25 November 2020 10:50

Ditangkap KPK, Segini Total Harta Menteri Edhy Prabowo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap…

Rabu, 25 November 2020 10:45

OTT Menteri Edhy Prabowo Terkait Ekspor Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap…

Rabu, 25 November 2020 10:36

Menteri KKP Edhy Prabowo Kena OTT KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers