MANAGED BY:
RABU
02 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 19 Oktober 2020 15:43
Nogo Siluman, Kembali Dua Abad Kemudian
Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor saat penyerahan kembali keris Diponegoro.

PROKAL.CO,

DI MANA sejatinya keris Kiai Nogo Siluman? Kalau disimpan di Belanda, di mana persisnya? Kenapa Indonesia tak diberi akses informasi sama sekali? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang dulu berkecamuk di benak Gunawan setelah membaca karya-karya sejarawan Inggris Peter Carey tentang Pangeran Diponegoro.

Diponegoro memang secara khusus menarik perhatian pria yang bertugas di bagian Pokja Perancangan, Penyajian, dan Pengamanan Koleksi Museum Nasional itu. ’’Jadi, rasa penasaran saya akan benda ini (keris Diponegoro) hadir. Apalagi ketika bekerja di museum (sejak 2005),’’ ucapnya ketika diwa wancarai Jawa Pos di Museum Nasional Kamis (15/10).

Dari hasil terus membaca dan mencari tahu, keris Kiai Nogo Siluman yang dimaksud diketahui masih berada di Belanda. Tepatnya di Museum Volkenkunde di Leiden, Belanda. Berdasar sejarah, keris tersebut didapatkan pemerintah Belanda setelah menangkap Pangeran Diponegoro seusai Perang Jawa pada 1825–1830.

Kolonel Jan-Baptist Cleerens kemudian memberikan keris itu sebagai hadiah kepada Raja Willem I pada 1831. Dan, akhirnya, sekitar dua abad kemudian, persisnya 1 Maret lalu, keris itu pulang kampung. Keris berwarna kuning tersebut diserahterimakan secara simbolis kepada Presiden Joko Widodo oleh Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima di Istana Kepresidenan Bogor.

Keris itu kini bersemayam di Museum Nasional. Kepulangannya pun diharapkan menjadi pembuka bagi kembalinya lebih banyak benda bersejarah asal Indonesia yang masih dikuasai Belanda. Rabu pekan lalu komite penasihat yang dibentuk pemerintah Belanda merilis laporan. Intinya, Negeri Kincir Angin harus mengembalikan benda-benda bersejarah yang didapat secara paksa atau ilegal dari negeri-negeri bekas jajahan mereka.

Menurut Lilian Goncalves- Ho Kang You, pengacara HAM dan ketua komite, pemerintah Belanda harus mengakui sisi gelap kolonialisme. ’’Caranya, mengembalikan barang-barang milik negara bekas jajahan yang didapat secara ilegal dan jika negara yang bersangkutan memang memintanya,’’ katanya seperti dilansir Associated Press.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 23:43
APBD 2021 Tanpa MYC

Selain Mendadak Diusulkan, DPRD Anggap Dua Proyek MYC Tak Mendesak Dibangun

Pemprov dan DPRD Kaltim menyepakati APBD 2021 sebesar Rp 11,6…

Selasa, 01 Desember 2020 23:41

Penyuap Ismunandar “Anak Emas” Pemkab Kutim

SAMARINDA–Perkara suap atau gratifikasi yang menyeret Aditya Maharani Yuono dan…

Selasa, 01 Desember 2020 23:37

Groundbreaking IKN Mundur Tahun Depan

BALIKPAPAN–Kekhususan Jakarta akan tetap dipertahankan setelah Undang-Undang Ibu Kota Negara…

Selasa, 01 Desember 2020 11:55

Kali Ini Gubernur Anies Baswedan Positif Covid-19

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu…

Selasa, 01 Desember 2020 11:41

Pemerintah Kembali Larang Acara Kumpul-Kumpul

JAKARTA—Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan meminta agar semua…

Selasa, 01 Desember 2020 11:16
Daerah-Daerah yang Akrab dengan Minuman Beralkohol (1)

Di Desa Sukadana, Menolak Minum Brem Dianggap Tidak Sopan

Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol (Mihol) kini sedang digodok di…

Senin, 30 November 2020 11:24

Calon Ibu Kota Darurat Narkoba

Sebagai daerah calon ibu kota negara (IKN), Penajam Paser Utara…

Senin, 30 November 2020 10:59

Stop Eksploitasi Hutan, Delta Mahakam hingga Mangrove, Calon Ibu Kota Negara Terancam Krisis Air

Jaringan drainase terintegrasi yang dapat menampung curah hujan tinggi saat…

Senin, 30 November 2020 10:57

Waspada Banjir dan Longsor hingga Awal 2021

BALIKPAPAN-Puncak fenomena La Nina akan datang bersamaan dengan puncak musim…

Senin, 30 November 2020 10:56

Mesir Pakai Robot Rawat Pasien Covid-19

ILMUWAN Mesir sedang menguji coba robot pemeriksa Covid-19 yang bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers