MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 17 Oktober 2020 13:18
Tunggu Giliran Vaksinasi, Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan
Rambu wajib masker di Balikpapan.

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Wabah Coronavirus Disease (Covid-19) sudah berlangsung tujuh bulan di Indonesia. Mematuhi protokol kesehatan sebagai adaptasi kebiasaan baru bukan satu-satunya cara memutus rantai penularan pandemi ini, sehingga keberadaan vaksin begitu dinanti sebagai cara yang ampuh.

Pemerintah pusat sebelumnya menjanjikan Kaltim kebagian vaksinasi Covid-19. Namun, distribusi tetap menunggu instruksi pusat. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menerangkan, Benua Etam bakal mendapatkan 3 juta vaksin. “Vaksin itu janji dari pusat. Saat ini belum. Dari pusat ini akan diberikan gratis. Sasarannya nanti sesuai dengan Permenkes (Peraturan Menteri Kesehatan),” terang Hadi.

Kemungkinan vaksin akan diberikan kepada seluruh masyarakat. Seperti dahulu vaksin cacar yang diberikan gratis ke masyarakat. Hanya, kondisinya saat ini berbeda. Sebab, vaksin Covid-19 menjadi barang terbatas. Tidak hanya Kaltim yang menunggu, tetapi juga seluruh Indonesia dan ratusan negara lain di dunia.

Saat ini vaksin yang tengah dikembangkan pemerintah adalah kerja sama antara Biofarma dengan Sinovac, perusahaan farmasi asal Tiongkok. Tetapi, jika ada pihak swasta yang membeli sendiri vaksin misal dari negara lain, itu tidak apa. “Ada yang pesan sendiri ke Rusia, itu boleh saja. Untuk obat, kita kan ikuti standar WHO. Obatnya ya vaksin itu,” ucap Hadi.

Hingga kemarin, angka kasus Covid-19 Kaltim belum melandai. Kaltim selalu masuk 10 besar kasus Covid-19 di Indonesia. Angka infeksi dan kematian pasien positif juga terus tinggi. Saat ini di Kaltim saja sudah ada 11 ribu lebih orang yang terkonfirmasi positif. Soal vaksin ini, ada kabar yang cukup menggembirakan dari Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Febrian Alphyanto Ruddyard.

Dia menyatakan, Indonesia akan mendapat subsidi harga vaksin Covid-19 dari WHO lewat COVAX Facility. Indonesia yang tergabung dalam COVAX dikategorikan sebagai Advance Market Commitment (AMC), sehingga mendapat jaminan harga vaksin yang terjangkau. “Kita mendapat harga subsidi. Lebih murah dari beberapa kelompok negara lain yang dianggap memiliki kemampuan ekonomi yang lebih besar," kata Febrian dalam konferensi pers kemarin (16/10).

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:20

Korupsi Rp 16,8 T, Benny Tjokro Divonis Penjara Seumur Hidup

JAKARTA– Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro divonis…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:51

Gubernur Yakin Serapan Bisa 90 Persen di Ujung Tahun

SAMARINDA- Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kaltim…

Senin, 26 Oktober 2020 17:10

Pemindahan IKN, Menteri Tak Berani Pasang Target

BALIKPAPAN–Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim belum menunjukkan progres…

Senin, 26 Oktober 2020 17:09

Draf UU IKN Katanya Disusun dengan Skema Omnibus Law

ANGGOTA DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim Irwan mengamini, hingga…

Senin, 26 Oktober 2020 17:08

Bus Listrik Indonesia Seharga Rp 2 Miliar

INDUSTRI Kereta Api (Inka) menghabiskan dana sekitar Rp 2 miliar…

Senin, 26 Oktober 2020 17:06

Sulit Mencari Dokter Spesialis, Tenaga Medis Menumpuk di Perkotaan

BALIKPAPAN-Sebaran dokter di Kaltim masih belum merata. Sejumlah rumah sakit…

Senin, 26 Oktober 2020 16:14

Menumpuk di Kota karena Bisa Buka Praktik

DATA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat pada 2019, Kaltim memiliki…

Senin, 26 Oktober 2020 16:12

Kisah Dokter sebagai Garda Terdepan Penanganan Covid-19, Perjuangan Ekstra di Era Corona

Perayaan Hari Dokter Nasional tahun ini terasa berbeda. Bahkan, para…

Senin, 26 Oktober 2020 14:15

Rp 252 Triliun APBD Didepositokan Pemda, KPK Selidiki Modus Deposito APBD

JAKARTA- Kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang menempatkan Anggaran Pendapatan dan…

Senin, 26 Oktober 2020 11:06

Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Publik Takut Berpendapat, Aparat Semena-mena

JAKARTA– Kualitas demokrasi Indonesia dinilai mengalami penurunan. Itulah hasil survei…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers