MANAGED BY:
KAMIS
29 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Sabtu, 17 Oktober 2020 13:02
Serapan Semua Segmen Properti Terdampak Pandemi
ilustrasi

PROKAL.CO,

JAKARTA- Penyerapan produk properti cenderung melambat di masa pandemi. Sebagian segmen seperti penyewaan perkantoran misalnya, terpaksa mengalami penurunan demand karena dampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Masing-masing segmen terus berupaya menggali pasar meski harga juga ikut menurun karena dampak okupansi.

Head of Research JLL Indonesia James Taylor memaparkan bahwa total penyerapan ruang sewa perkantoran di triwulan ketiga adalah kurang lebih 12.200 meter persegi dengan hampir setengah di antaranya dilakukan oleh perusahaan berbasis teknologi. ”Harga sewa untuk bangunan kelas A masih mengalami penurunan sebesar kurang lebih 0,5 persen di triwulan ketiga ini dibandingkan dengan triwulan sebelumnya,” ujarnya, (16/10).

Di sektor ritel, lanjut James, tingkat hunian mengalami sedikit penurunan dibandingkan triwulan kedua sehingga berada di angka 88 persen. Sebagian penyewa memilih untuk tidak beroperasi untuk sementara selama pengetatan kembali PSBB pada pertengahan bulan September. ”Baik pemilik gedung maupun penyewa bekerjasama dalam mengurangi dampak pandemi terhadap bisnis mereka,” tambahnya.

Menurut proyeksi JLL Indonesia, pasokan mal baru di masa yang akan datang diperkirakan bertambah sebesar kurang lebih 360 ribu meter persegi dan beberapa diantaranya diperkirakan akan beroperasi di akhir tahun 2020 dan sepanjang 2021. Di sektor kondominium, tingkat penjualan kondominium berada di level 62 persen tanpa ada pasokan baru yang diluncurkan di pasaran. ”Penyerapan melemah dikarenakan umumnya permintaan di sektor ini didominasi oleh para pembeli yang bertujuan untuk berin-vestasi, namun kini mereka lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas,” tegas James.

Head of Markets JLL Indonesia Angela Wibawa menambahkan bahwa tidak ada penambahan pasokan baru di kawasan CBD pada triwulan ketiga menyebabkan tingkat hunian cenderung stabil di angka 74 persen. Penyerapan di triwulan ketiga ini didominasi oleh perpindahan penyewa dari gedung grade B ke gedung grade A. ”Untuk kawasan Non CBD, terdapat satu gedung perkantoran baru yang selesai dibangun di Jakarta Utara sebesar 20,000 meter persegi. Tingkat hunian di Kawasan Non CBD juga masih stabil di angka 77 persen,” bebernya

Di lain segmen, JLL Indonesia menjabarkan bahwa sektor logistik dan perumahan tapak diprediksi tetap menjadi sektor yang diminati para pengembang lokal dan internasional di Indonesia mengingat besarnya peluang dari sisi sosial-ekonomi. Pengembangan pusat-pusat data (data centres) juga menjadi sektor baru yang ingin diketahui oleh operator serta pengembang. ”Kolaborasi antara pengembang lokal dan asing aktif terlihat dari peluncuran rumah tapak di wilayah Jabodetabek sepanjang tahun ini,” pungkasnya. (agf)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 15:38

Tingkatkan Pendapatan dengan Elektronifikasi

SAMARINDA- Pemerintah berusaha memperbesar pendapatan daerah dengan memperluas Elektronifikasi Transaksi…

Rabu, 28 Oktober 2020 15:22

Libur Panjang Bakal Kerek Okupansi Hotel

BALIKPAPAN- Libur panjang pekan ini diyakini bakal mengerek tingkat penghunian…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:45

Pandemi Malah Bikin Pembatik Tulis Kaltim Bangkit

Pandemi Covid-19 boleh melanda, namun kreativitas dan produktivitas kerja untuk…

Rabu, 28 Oktober 2020 10:23

Berharap Kinerja Batu Bara Pulih, Pasar Asia Tenggara Jadi Bidikan Tahun Depan

Kondisi pasar batu bara tahun depan diproyeksi masih akan terpengaruh…

Senin, 26 Oktober 2020 16:40

Maskapai-Maskapai Berusaha Bertahan di Tengah Pandemi, Ekspansi Layanan hingga Jualan Gorengan

Pandemi membuat banyak negara menutup perbatasan internasional. Pemilik maskapai penerbangan…

Senin, 26 Oktober 2020 16:18

Padukan Kopi dan Bubur Ayam, Tempat Nongkrong Semi-Outdoor

Bisnis kafe atau kedai kopi tengah menjamur beberapa tahun belakangan.…

Senin, 26 Oktober 2020 12:46

Kerajinan Anting dan Tindik Menggeliat

GIANYAR,  – Perajin tindik dan anting di Desa Tampaksiring, Kecamatan…

Minggu, 25 Oktober 2020 10:34

CASH..! Pemuda Ini Beli Motor Yamaha Aerox S Pakai Duit Rp 2.000-an, Nabungnya Lebih Setahun

BALIKPAPAN – Demi memiliki sepeda motor, Wildan pelajar kelas XII…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:34

Siasat Pertamina di Tengah Pandemi, Tak Ada PHK, Stop Distribusi Bukan Solusi

Ada yang tumbang seketika, ada pula yang bertahan dengan berdarah-darah.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:31

Optimisme Pasar Otomotif Tumbuh

/// ADA QR ANGGI PRADITHA/KP PERMINTAAN TERJAGA: Astra Motor Kaltim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers