MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Jumat, 16 Oktober 2020 14:27
Pemerintah Thailand Terbitkan Dekrit Larangan Berdemo
Demo di Thailand

PROKAL.CO,

BANGKOK– Pemerintah Thailand menerbitkan dekrit darurat untuk melarang penduduk melakukan aksi protes kemarin (15/10). Perintah tersebut datang setelah massa yang melakukan aksi terus bertambah dan mulai membuat pihak kerajaan senewen.

Pengumuman yang disiarkan stasiun televisi itu mengatur bahwa massa terdiri atas lima orang atau lebih dilarang melakukan aksi protes. Alasan penerbitan dekrit tersebut antara lain mencegah wabah virus korona, menjaga roda ekonomi negara, dan menjamin keamanan keluarga kerajaan. ”Hentikan semua demo. Jika ada pelanggaran, kami akan segera menindak,” ujar Jubir Kepolisian Thailand Yingyot Thepchamnong seperti yang dilansir Channel News Asia.

Demo yang sebagian besar berjalan damai itu sudah bertahan sejak tiga bulan lalu. Aksi yang dipimpin aktivis pelajar tersebut memprotes status Prayuth Chan-o-cha sebagai perdana menteri setelah dinilai mencurangi pemilu tahun lalu.

Selain membatasi jumlah massa yang berkumpul, Thailand melarang media menerbitkan berita yang dianggap bisa menimbulkan rasa takut atau salah paham. Polisi juga diberi kewenangan untuk menentukan wilayah mana yang tak boleh dilewati masyarakat umum.

Sejak demo Rabu lalu polisi sudah menangkap 20 orang aktivis. Ada tiga pentolan prodemokrasi yang digiring polisi. Yakni pengacara HAM Anon Nampa, aktivis pelajar Parit Chiwarak yang biasa dijuluki Penguin, dan aktivis mahasiswi Panusaya Sithijirawattanakul.

”Situasi saat ini hampir sama seperti saat kudeta,” ujar Tattep Ruangprapaikitseree, salah seorang aktivis yang masih belum tertangkap. Kudeta yang dimaksud Tattep adalah saat Prayuth menggulingkan pemerintahan dan menyatakan dirinya sebagai kepala negara. (bil/c9/bay)


BACA JUGA

Selasa, 27 Oktober 2020 14:14

Produk Prancis Diboikot, Presiden Macron Dikecam

PARIS– Di sejumlah negara di Timur Tengah, produk-produk Prancis menghilang…

Selasa, 27 Oktober 2020 12:02

Molave Hantam Filipina, 12 Nelayan Hilang

MANILA– Badai kembali menerjang Filipina. Ribuan penduduk terpaksa mengungsi akibat…

Selasa, 27 Oktober 2020 11:59

Desakan Muhyiddin Mundur Menguat

KUALA LUMPUR- Muhyiddin Yassin berada dalam tekanan. Banyak pihak yang…

Senin, 26 Oktober 2020 13:54

Habis-habisan Kejar Target Suara, Sehari, Trump Datangi Tiga Swing State

WASHINGTON DC– Presiden AS Donald Trump terlihat berupaya mati-matian. Menjelang…

Senin, 26 Oktober 2020 12:42

Tokoh Paling Berpengaruh Samsung Meninggal

Kematian konglomerat Korea Selatan (Korsel) Lee Kun-hee Minggu (25/10) menarik…

Jumat, 23 Oktober 2020 15:49

Obama Tampil Orasi demi Biden, Kritik Balik Kinerja Trump

WASHINGTON DC– Soal kampanye Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS)…

Jumat, 23 Oktober 2020 15:47

Dekrit Dicabut, Aksi Demo di Thailand Tetap Berlanjut

BANGKOK– Demo di Thailand belum surut. Namun, Perdana Menteri (PM)…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:31

Putra Mahkota Saudi Digugat Tunangan Mendiang Jamal Khashoggi

WASHINGTON DC– Hatice Cengiz belum menyerah. Selasa (20/10), bersama kelompok…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:29

Thailand Mulai Bungkam Media, Siarkan Demo, Dianggap Informasi Palsu

BANGKOK– Pemerintah Thailand terus berusaha menekan gelombang protes prodemokrasi. Kali…

Kamis, 22 Oktober 2020 17:06

Mobil Rp 25 M Jadi Tercepat di Dunia

 KOENIGSEGG Agera RS merupakan mobil produksi paling cepat yang tercatat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers