MANAGED BY:
SELASA
27 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Rabu, 14 Oktober 2020 15:14
Omnibus Law Tak Akomodasi Perusahaan Lokal dan UMKM

PROKAL.CO,

JAKARTA – Omnibus law tidak mendukung cita-cita pemerintah untuk memajukan industri padat karya. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menganggap undang-undang sapu jagat itu tak mengakomodasi perusahaan lokal maupun UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Sebaliknya, regulasi tersebut malah memberi karpet merah investor padat modal.

Tauhid menegaskan, kendala utama sektor UMKM adalah pemasaran. Bukan soal pendaftaran dan perizinan belaka. Seharusnya, omnibus law menjadi kerangka bagi investasi dalam negeri untuk mewujudkan peralihan teknologi pada perusahaan lokal dan UMKM. Boleh sebagian atau seluruhnya.

’’Dengan demikian, gap kapasitas teknologi perusahaan lokal dan perusahaan asing bisa berkurang. Perusahaan lokal dan UMKM tanah air akan berkembang menjadi mitra yang sejajar,’’ papar Tauhid kepada Jawa Pos kemarin (13/10).

Seiring berkembangnya zaman, industri padat karya kian terkikis dengan industri padat modal. Tauhid menyatakan, proporsi investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) di Indonesia dalam lima tahun terakhir cenderung ke sektor tersier. Yakni, jasa dan telekomunikasi.

Sektor itu lebih condong pada industri padat modal yang mengandalkan teknologi dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja. Praktis, multiplier terhadap penyerapan tenaga kerja menjadi rendah.

Sementara itu, peneliti Indef Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut omnibus law tidak memiliki fokus. Di satu sisi, pemerintah ingin ada lembaga pengelola aset (Sovereign Wealth Fund/SWF) yang uangnya bisa dikelola manajemen investasi pada surat berharga. Di sisi lain, pada klaster ketenagakerjaan, hak pekerja dipangkas untuk menarik investasi padat karya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Senin, 26 Oktober 2020 16:40

Maskapai-Maskapai Berusaha Bertahan di Tengah Pandemi, Ekspansi Layanan hingga Jualan Gorengan

Pandemi membuat banyak negara menutup perbatasan internasional. Pemilik maskapai penerbangan…

Senin, 26 Oktober 2020 16:18

Padukan Kopi dan Bubur Ayam, Tempat Nongkrong Semi-Outdoor

Bisnis kafe atau kedai kopi tengah menjamur beberapa tahun belakangan.…

Senin, 26 Oktober 2020 12:46

Kerajinan Anting dan Tindik Menggeliat

GIANYAR,  – Perajin tindik dan anting di Desa Tampaksiring, Kecamatan…

Minggu, 25 Oktober 2020 10:34

CASH..! Pemuda Ini Beli Motor Yamaha Aerox S Pakai Duit Rp 2.000-an, Nabungnya Lebih Setahun

BALIKPAPAN – Demi memiliki sepeda motor, Wildan pelajar kelas XII…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:34

Siasat Pertamina di Tengah Pandemi, Tak Ada PHK, Stop Distribusi Bukan Solusi

Ada yang tumbang seketika, ada pula yang bertahan dengan berdarah-darah.…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:31

Optimisme Pasar Otomotif Tumbuh

/// ADA QR ANGGI PRADITHA/KP PERMINTAAN TERJAGA: Astra Motor Kaltim…

Sabtu, 24 Oktober 2020 12:31

B30 Pangkas Impor Solar Rp 45 T, Petani Sejahtera

KOMITMEN Pertamina dalam membantu pemerintah mengurangi defisit neraca perdagangan begitu…

Sabtu, 24 Oktober 2020 11:30

Diberi Stimulus Rp 215 Miliar, Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan stimulus untuk industri penerbangan senilai Rp…

Jumat, 23 Oktober 2020 23:42

Bangkitkan UMKM, Pertamina Guyur Dana Rp12 Miliar

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Berbagi di saat memiliki banyak uang merupakan…

Jumat, 23 Oktober 2020 14:14

Kuasa Pengguna Anggaran Dituntut Efektif Gunakan Anggaran

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat virus corona, satuan kerja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers