MANAGED BY:
KAMIS
29 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Selasa, 13 Oktober 2020 13:01
Hilangkan Stigma Gangguan Jiwa, Deteksi Lebih Awal
ilustrasi

PROKAL.CO,

PERKIRAAN jumlah penderita gangguan jiwa di dunia sekitar 450 juta orang, termasuk skizofrenia. Ini merupakan data dari World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia) 2017. Gangguan depresi dapat dialami semua kelompok usia. Dari hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, pola prevalensi depresi semakin meningkat seiring usia.

Pada usia 15–24 tahun tercatat prevalensi sebesar 6,2 persen, lalu usia 25–34 tahun sebesar 5,4 persen dan terus meningkat. Tertinggi usia 75 tahun ke atas dengan 8,9 persen. Data Riskesdas 2018 juga menunjukkan jika per seribu rumah tangga, terdapat tujuh rumah tangga dengan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Sehingga jumlahnya diperkirakan sekitar 450 ribu ODGJ berat di Indonesia.

“Kesehatan tanpa kesehatan jiwa (keswa) kan tidak mungkin. Nah, sehat jiwa ini menjadi investasi jangka panjang. Jika sehat fisik tapi tidak jiwanya, ya jadi tidak produktif ‘kan,” ujar dr Jaya Mualimin SpKJ, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) Kalimantan Timur-Utara.

Selama pandemi, Jaya melihat pasien dengan positif Covid-19 banyak mengalami gangguan kecemasan. Mulai tingkat ringan, sedang hingga tidak bisa tidur sama sekali. Bahkan, Jaya juga dihubungi beberapa kawan yang mengeluhkan gejala sulit tidur.

“Saya tanya kenapa? Dia tidak jawab. Setelah diberi obat dan dinyatakan baik-baik saja, baru dia cerita kalau kemarin-kemarin positif Covid-19. Ya alhamdulillah jika obat dari dokter membantu. Sebab, kondisi kesehatan jiwa yang baik tentu akan menaikkan imunitas ‘kan,” papar Jaya.

Sosialisasi kesehatan mental terus digencarkan pemerintah. Diakui Jaya, kesadaran masyarakat terkait keswa memang tidak sebaik kesehatan fisik. Sebagian besar pasien dengan gangguan jiwa baru mengunjungi rumah sakit atau psikiater saat yang dialami sudah bertambah parah.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 29 Oktober 2020 10:48

Sugesti Diri Obat Ampuh Lawan Covid 19 Ala DPD RI Mawarni

SANGATTA - Tidak panik, begitulah kunci Aji Mirni Mawarni ketika…

Senin, 26 Oktober 2020 16:15

Tie Dye Digandrungi, Puff Sleeve Diminati

FESYEN jadi salah satu yang tak pernah mati. Selalu ada…

Senin, 26 Oktober 2020 14:32

Ingin Bermanfaat bagi Orang Lain

BERADA di posisinya sekarang, diakui Felicia Fife, bukan hal mudah.…

Senin, 26 Oktober 2020 14:30

Aisyah Naomisachie, Berkarya lewat Film

BERKARYA bukan hal mudah. Banyak cara dilakukan mengikuti kesukaan masing-masing.…

Senin, 26 Oktober 2020 14:21

Nikmati Peran sebagai Caster

KEBERADAAN player wanita dalam komunitas e-sports memang masih minim. Di…

Senin, 19 Oktober 2020 17:28
Fashionable dengan Batik

Tonjolkan Corak Etnik Kaltim, Sisipkan Nuansa Jawa

Batik jadi budaya khas Indonesia yang telah dikenal hingga mancanegara.…

Senin, 19 Oktober 2020 17:06

Pesona Air Terjun Narkata

Takkan mudah untuk menjamah keindahannya yang bak surga. Perlu upaya…

Senin, 19 Oktober 2020 09:45

Spesial Seafood, Asam Manis Pedas Bumbu Nusantara

Bosan dengan olahan ayam? Ingin coba menu baru? Maka menu…

Senin, 19 Oktober 2020 09:42

Super Green dan Kudapan Labu

HINGGA akhir tahun, promo minuman di Aston Samarinda Hotel &…

Senin, 19 Oktober 2020 09:34
Kenalkan daerah lewat Buku untuk Tingkatkan Literasi

Bangga Karya Sampai Amerika

Budaya membaca buku semakin berkurang. Jangankan untuk membeli, yang gratisan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers