MANAGED BY:
KAMIS
29 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Kamis, 01 Oktober 2020 09:31
Dihantui Badai, Nelayan Diminta Tak ke Tengah Laut, Tangkapan Ikan Turun
Musim badai membuat para nelayan memilih tidak melaut. Padahal jelang akhir bulan September biasanya laut mulai teduh. Tidak ada ombak besar. Akan tetapi, hujan yang turun beberapa waktu belakangan ini membuat angin kencang disertai ombak tinggi. Ombak mencapai 2-3 meter masih terjadi di tengah laut.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-- Musim badai membuat para nelayan memilih tidak melaut. Padahal jelang akhir bulan September biasanya laut mulai teduh. Tidak ada ombak besar. Akan tetapi, hujan yang turun beberapa waktu belakangan ini membuat angin kencang disertai ombak tinggi. Ombak mencapai 2-3 meter masih terjadi di tengah laut.

Diutarakan Kepala TPI Klandasan Herry Saputro, musim selatan kerap terjadi pada bulan Juni hingga September. Bahkan tahun lalu, di bulan yang sama tidak ada masalah ombak. Angin pun tidak terlalu kencang, sehingga nelayan dan pemancing banyak yang ke laut.

"Kita tidak bisa memprediksi kapan ombak mulai membaik. Karena dari alam dan angin sangat memengaruhi. Padahal biasanya akhir September ombak tidak terlalu tinggi," ucapnya.

Melihat kondisi sekarang, para nelayan hanya berada di sekitar pantai, mereka enggan ke tengah laut karena risikonya sangat besar. Itu membuat tangkapan ikan juga menurun drastis. Selama badai, jumlah ikan yang dibawa ke darat/TPI Klandasan turun hingga 50 persen.

Banyak jenis ikan yang mulai kosong. Sedangkan harga ikan kurang lebih masih sama. Pendapatan yang kurang akhirnya membuat nelayan banyak yang memilih berutang ke penggawa. Biasanya mereka akan membayar ketika musim panen tiba. Musim panen bagi nelayan sendiri antara akhir tahun, serta bulan Januari hingga Maret.

Herry berharap, nelayan yang terpaksa melaut harus melengkapi dengan alat keselamatan. Selain itu dapat memerhatikan arus, pasang-surut air dan ombak. Jangan menantang alam.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 28 Oktober 2020 21:53
Statice Dessert Bar and Coffee

Jadikan Dessert Negeri Sakura sebagai Inspirasi

BALIKPAPAN -  Beragam tenant telah hadir di Plaza Balikpapan. Mulai…

Rabu, 28 Oktober 2020 15:40

Tes Psikologi SIM Diberlakukan Lagi

BALIKPAPAN-Salah satu syarat pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) yakni tes…

Rabu, 28 Oktober 2020 15:39

Disporapar Sediakan Tim Gabungan

Pemkot Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan,…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:18

Libur Panjang Objek Wisata Tetap Buka, Jangan Lengah Protokol Kesehatan

Selama momen libur panjang, petugas di tempat wisata tidaknya hanya…

Rabu, 28 Oktober 2020 12:17
Dari Webinar Kaltim Post Bersama Arita Rizal Effendi

Tingkatkan Kemampuan, Ingatkan New Normal dan Urban Farming

Kultur yang ada harus berganti dengan kebiasaan baru. Pandemi memaksa…

Selasa, 27 Oktober 2020 19:28

Antisipasi Covid-19, Pembatasan Massa Saat Kampanye

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Setelah KPU melakukan penetapan pasangan calon (paslon)…

Selasa, 27 Oktober 2020 19:26

Cara DPRD Balikpapan Perketat Protokol, Susun Perda

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Pandemi melanda sekira tujuh bulan terakhir. Jika…

Selasa, 27 Oktober 2020 19:24

Libur Panjang, Protokol Kesehatan di Tempat Wisata Jadi Perhatian

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Momen libur panjang kali ini dalam peringatan…

Selasa, 27 Oktober 2020 19:14

Perjuangan Wahid Melawan Covid-19, Kunci Sembuh Bikin Diri Enjoy dan Bahagia

Maret merupakan awal mula penyebaran Covid-19 terjadi di Balikpapan. Muhammad…

Selasa, 27 Oktober 2020 16:00

Cegah Penyebaran Covid, Fasilitas Umum Disemprot Disinfektan

Pemerintah Kota Balikpapan gencar melakukan penyemprotan disinfektan mulai dari rumah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers